Ketahui 4 Negara dengan Jam Sekolah Terpendek
Ilustrasi situasi belajar | Foto: Unsplash

Memiliki jam sekolah yang pendek adalah dambaan sebagian besar pelajar. Mengingat, menghabiskan waktu berjam-jam untuk sekolah terasa sangat membosankan. Terlebih jika di hari itu sedang ada jadwal mata pelajaran yang tidak disukai.

Banyak pelajar menginginkan waktu lebih banyak untuk mengisi dengan kegiatan lain, tidak hanya belajar di sekolah. Kegiatan-kegiatan seperti bermain, bersenda gurau bersama teman, hingga beberapa kegiatan produktif harus tertunda akibat padatnya jam sekolah.

Di Indonesia sendiri, jam sekolah cenderung panjang. Biasanya, pelajar di Indonesia akan pergi ke sekolah pukul 07.00 pagi dan pulang di antara pukul 14.00 hingga 15.00. Beberapa kali guru kerap memberikan tugas tambahan untuk dikerjakan di rumah.

Ini menjadi salah satu faktor yang membuat sekolah adalah tempat yang menyebalkan bagi sebagian orang. Namun, ada beberapa negara dengan jam sekolah yang cenderung pendek. Mau tahu apa saja? Simak penjelasan berikut.

1. Finlandia

Illustrasi belajar | Foto: Unsplash

Finlandia sejak dahulu memang dikenal sebagai negara dengan sistem pendidikan paling maju di dunia. Uniknya, di negara ini memiliki jam sekolah yang pendek. Anak-anak di Finlandia mulai sekolah saat sudah berumur 7 tahun.

Jam sekolah dimulai pukul 08.00 atau 09.00 pagi dan berakhir pada 13.00 hingga 14.00 siang. Setiap 45 menit waktu pelajaran, setiap murid akan mendapatkan waktu istirahat selama 15 menit.

Itu berarti bahwa dalam satu hari, murid-murid di Finlandia hanya belajar di kelas hanya 3 jam 45 menit. Meskipun memiliki jam sekolah yang pendek, Finlandia menempati urutan kedua sebagai negara dalam hal kemampuan membaca, sains, dan matematika.

2. Russia

Situasi belajar | Foto: Unsplash

Russia juga termasuk dalam negara dengan jam sekolah yang pendek. Murid-murid di Russia hanya menghabiskan waktu 470 jam sekolah dalam setahun.

Di Russia, murid belajar di sekolah hanya 5 hari dalam seminggu. Dimulai pada pukul 08.00 pagi dan 13.00 hingga 14.00 siang. Namun di Russia, murid-murid akan mendapatkan waktu libur sekolah yang cukup panjang, yakni sekitar 4 bulan. Hal ini membuat Russia menjadi salah satu negara dengan jam sekolah paling pendek di dunia.

3. Irlandia

Illustrasi situasi belajar | Foto: Unsplash

Di Irlandia, murid-murid hanya bersekolah selama 183 hari selama setahun. Bahkan untuk tingkat TK, waktu belajar di sekolah hanya berlangsung pada 167 hari dalam setahun.

Para murid di Irlandia hanya menghabiskan waktu sekitar 5 jam 40 menit di sekolah. Itu sudah termasuk kegiatan di kelas, istirahat, dan makan siang. Ini membuat Irlandia menjadi salah satu negara dengan jam sekolah terpendek.

Meski demikian, Irlandia tercatat di peringkat 17 dari 65 negara dalam hal membaca, matematika, dan sains, menurut Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi.

4. Islandia

Illustrasi situasi belajar | Foto: Unsplash

Dan negara terakhir adalah Islandia. Anak-anak di Islandia mulai wajib bersekolah pada usia 6 hingga 16 tahun. Biasanya murid-murid di Islandia belajar di sekolah lokal. Jika bersekolah diluar distrik, biasanya mereka akan tinggal di asrama.

Dalam satu tahun, murid-murid di Islandia hanya belajar selama 170 hari. Setiap murid pergi ke sekolah selama 5 hari dalam seminggu.

Uniknya, selama sekolah wajib, seluruh kebutuhan biaya sekolah dan buku digratiskan. Islandia juga termasuk negara yang memiliki pendidikan maju. Ini karena Islandia duduk di peringkat 13 dalam hal membaca, sains, dan matematika dibandingkan dengan 64 negara lain.

Itu beberapa negara dengan jam sekolah yang cenderung pendek. Bahkan beberapa negara tersebut jarang mendapatkan tugas tambahan yang harus dikerjakan di rumah. Dari sisi akademis, negara-negara tersebut juga tergolong memiliki pendidikan yang maju.

Referensi: Detik | Sindonews