Tetap Bugar Saat Puasa? Ikuti Langkah Olahraga yang Tepat
Ilustrasi tips berolahraga di bulan Ramadan | Foto: Goqii

#FutureSkillsGNFI

Ramadan merupakan bulan yang identik dengan ibadah puasa, yaitu kegiatan menahan makan dan minum sampai dengan terbenamnya matahari. Bulan ini pun juga banyak muslim dunia nantikan kehadirannya.

Meski begitu, terkadang sebagian orang juga merasa kurang bersemangat dan tidak fit di bulan Ramadan. Mereka jadi lebih sering beristirahat dan membatasi aktivitas harian sehingga membuat tubuh jadi lebih kaku.

Hal demikian dapat mengurangi efisiensi makna puasa tersebut. Untuk mengatasi hal itu, olahraga menjadi salah satu kuncinya. Dengan berolahraga, kita akan menjadi lebih bertenaga dan bersemangat dalam menjalankan ibadah puasa.

Namun, Goodmates harus tahu bahwa olahraga di bulan Ramadan tidak boleh kamu lakukan secara sembarangan. Olahraga yang berlebihan justru akan menimbulkan penyakit dan mengganggu ibadah puasa. Ini dia tips olahraga yang bisa Goodmates terapkan.

1. Memilih Olahraga yang Tepat

Bersepeda
Ilustrasi bersepeda | Foto: Merdeka

Tidak semua olahraga dapat kamu lakukan di pada saat sedang berpuasa, lo. Melakukan olahraga berlebihan justru dapat menyebabkan kita dehidrasi dan malah akan memaksa kita untuk membatalkan puasa.

Adapun olahraga yang dapat menjadi pilihan Goodmates, seperti bersepeda, renang, joging, atau berjalan santai. Namun, olahraga-olahraga ini juga tidak boleh kamu lakukan dengan intensitas yang tinggi. Kamu cukup melakukannya selama 15 sampai 30 menit untuk menjaga tubuh agar tetap bugar.

Olahraga yang melatih kekuatan otot, seperti push-up, squats, dan mengangkat dumbbells juga menjadi pilihan yang tepat. Alasannya, olahraga tersebut hanya fokus pada bagian tubuh tertentu saja dengan gerakan yang lebih sederhana.

Baca juga: Waspada Skoliosis dan Bahayanya bagi Kesehatan

2. Memilih Waktu yang Tepat

Olahraga malam
Ilustrasi olahraga malam hari | Foto: Liputan6

Di samping olahraga yang tepat, waktunya pun juga harus sesuai. Berolahraga pada siang hari yang terik tentu bukan pilihan yang tepat karena dapat menyebabkan dehidrasi.

Oleh karena itu, dalam hal ini ada tiga waktu yang dapat Goodmates pilih, yaitu sore hari sebelum berbuka puasa, malam hari, dan pagi hari setelah sahur. 

Sore hari menjadi waktu yang tepat untuk olahraga karena waktunya yang berdekatan dengan berbuka puasa. Rasa lelah setelah berolahraga sore dapat hilang saat memasuki waktu berbuka. Olahraga di sore hari juga dapat menjadi waktu ngabuburit yang menyenangkan.

Malam hari juga menjadi waktu yang tepat. Hal ini karena tubuh telah memperoleh kembali asupan makanan dan minuman. Berikan jeda kira-kira satu jam sebelum berolahraga guna memberikan waktu kepada tubuh untuk mencerna makan.

Pagi hari setelah sahur bisa pula menjadi pertimbangan Goodmates untuk berolahraga. Suhu udara yang tidak terlalu panas dapat mencegah kelelahan dan dehidrasi.

Olahraga pagi juga cocok untuk meregangkan tubuh sebelum beraktivitas. Namun, ingatlah bahwa olahraga yang kamu lakukan tetap harus berintensitas ringan atau sedang.

Baca juga: Melihat Eksistensi Organisasi Saat Pandemi

3. Makan dan Minum yang Cukup

makan dan minum yang cukup
Ilustrasi makan dan minum yang cukup | Foto: Muslimobsession

Olahraga merupakan aktivitas yang membutuhkan energi. Oleh karena itu, asupan nutrisi dalam tubuh juga harus terjaga. Konsumsi makanan dan minuman yang cukup saat sahur dan sehabis berbuka menjadi kuncinya.

Hal sederhana yang dapat kamu lakukan adalah dengan banyak minum air putih. Konsumsi air minum yang cukup akan membantu dalam mengurangi risiko dehidrasi. Mengonsumsi makanan sumber protein, karbohidrat, dan lemak juga kamu butuhkan untuk mengganti pasokan energi.

Makanan-makanan yang merupakan sumber protein, karbohidrat, dan lemak antara lain yogurt, buah-buahan, oatmeal, roti atau sereal gandum utuh, hingga telur rebus. Konsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air juga dapat membantu tubuh terhidrasi.

Baca juga: Cara Cermat Atur Keuangan Anti Boros

4. Istrahat yang Cukup

Istrahat yang cukup
Ilustrasi Istrahat yang cukup | Foto: Entorlando

selama bulan Ramadan, energi yang ada di dalam tubuh akan lebih sedikit daripada hari-hari biasanya. Oleh karena itu, istrahat yang cukup sangat kamu butuhkan. Waktu yang cukup untuk beristirahat adalah sekitar 6 sampai 8 jam.

Selain tidur yang cukup, Goodmates juga perlu mengenali kondisi tubuh sendiri. Mengenali kondisi tubuh akan sangat membantu dalam menentukan jenis olahraga dan porsi yang sesuai dengan kekuatan tubuh.

Setelah porsi dan jenis olahraga, Goodmate juga dapat melanjutkannnya dengan membuat jadwal agar olahraga dapat kamu lakukan secara rutin.

Itulah tips-tips berolahraga yang dapat Goodmates terapkan saat puasa. Jangan sampai olahraga yang Goodmates lakukan membatalkan ibadah puasa, ya. Oleh karena itu, dalam hal ini sangat penting untuk mengenal kondisi tubuh dan menahan diri.

Referensi: Akurat | IDN Times | Halodoc