Panduan Menu Sahur dan Buka Puasa yang Sehat dan Bergizi
Menu sahur dan menu buka puasa yang sehat | Foto: Ello/Unsplash

Momen sahur dan berbuka puasa menjadi salah satu momen berharga bagi sebagian orang. Pada waktu sahur, orang akan bangun lebih pagi untuk menyantap makanan yang akan menjadi bekal selama seharian menjalani puasa.

Momen buka puasa seolah menjadi garis finish seseorang setelah berhasil melewati tantangan berpuasa satu hari penuh. Rasanya melegakan bisa menuntaskan dahaga dan rasa lapar.

Mengingat keduanya merupakan waktu-waktu yang penting kala ramadan, menyiapkan menu sahur dan buka puasa menjadi tidak boleh sembarangan, lo, Goodmates.

Hidangan yang ada saat sahur akan memiliki andil besar untuk menentukan kelancaran puasa sepanjang hari. Ibaratnya, santapan saat sahur akan menjadi bekal bagi kamu. Maka dari itu, perlu menu sahur yang terdiri dari makanan bergizi, penuh vitamin, dan bernutrisi.

Begitu pula saat berbuka puasa, jangan sampai menjadikan momen buka puasa sebagai ajang balas dendam. Apalagi jika kamu menyantap semua makanan yang ada sekaligus.

Bukannya mendapat nikmat buka puasa, justru hal ini tidak sehat untuk tubuh kamu dan bisa membuat pencernaanmu sakit. Untuk mencegahnya, berikut rekomendasi menu sahur dan buka puasa yang sehat dan bergizi.

Menu Sahur yang Sehat

ilustrasi menu sahur yang sehat | Foto: Shutterstock/Suara
Ilustrasi menu sahur yang sehat | Foto: Shutterstock/Suara

Agar ibadah puasa berjalan lancar, terdapat beberapa hal yang perlu kita perhatikan saat menghidangkan menu sahur. Sahur sendiri tidak hanya mampu mengurangi perasaan lapar dan haus selama berpuasa, tapi juga bisa mencegah sakit kepala, mual, hingga tubuh gemetar.

Dalam menghidangkan menu sahur, kamu membutuhkan protein rendah lemak, seperti telur, ikan, dan ayam. Protein bisa tercerna secara perlahan sehingga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dan tidak mudah merasa lapar.

Baca juga: Wajib Tahu! Berikut Panduan Aman Berpuasa Bagi Penderita GERD

Protein juga mampu membuat kadar gula darah stabil selama berpuasa. Selain protein rendah lemak, kamu perlu menyantap buah-buahan.

Tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup selama berpuasa. Menyantap buah-buahan bisa sekaligus menyiasati kebutuhan tubuh akan asupan cairan tersebut.

Seperti buah yang mengandung banyak air, yakni semangka, melon, pir, atau apel. Bisa juga dengan buah-buahan yang tinggi serat seperti pisang bisa membantu kamu merasa kenyang lebih lama.

Begitu pula untuk mengonsumsi sayuran. Sama seperti buah, sayur mengandung vitamin dan mineral yang sangat kamu butuhkan saat puasa termasuk vitamin A, vitamin C, vitamin E, zat besi, magnesium, kalium, dan asam folat.

Berdasarkan asupan yang harus ada saat sahur, kamu bisa mengolahnya menjadi berbagai macam masakan. Misalnya sayur capcai, sup kacang merah, membuat aneka jus dari buah-buahan dan sayuran, membuat salad, aneka masakan ayam atau ikan, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Resep Makanan Tanpa Minyak Bisa jadi Menu Sahur dan Buka Puasa

Menu Buka Puasa yang Sehat

ilustrasi menu buka puasa yang sehat | Foto: Ruangberita
Kurma sebagai menu buka puasa | Foto: Ruangberita

Nah, saat waktu berbuka puasa tiba, usahakan menahan diri jangan sampai kalap ingin menyantap semua hidangan berbuka puasa. Kamu bisa memulai dengan minuman hangat dan makanan yang manis terlebih dahulu.

Misalnya menyantap buah kurma yang kaya akan kandungan gula alami, serat, dan mineral. Menyantap kurma juga mirip seperti kebiasaan Nabi Muhammad SAW.

Biasanya saat waktu berbuka puasa, banyak orang akan menghidangkan takjil. Beberapa takjil buka puasa yang sehat selain kurma adalah air putih, susu, jus buah, atau smoothies sehat tanpa gula tambahan. Kemudian, ada juga kolak pisang dan ubi tanpa santan.

Selain itu, kamu juga perlu waspada karena ada beberapa menu makanan dan minuman buka puasa yang perlu kamu hindari, yaitu makanan pedas. Mengonsumsi makanan pedas saat kondisi perut dalam keadaan kosong bisa menyebabkan rasa mulas dan sakit perut.

Baca juga: Ada dari Indonesia! Inilah 5 Universitas Islam Terbaik di Dunia

Belum lagi senyawa capsaicin yang terkandung di dalam cabai, bisa membuat dinding lambung iritasi saat perut dalam keadaan kosong. Senyawa ini juga bisa membuat usus besar tidak dapat menyerap air secara maksimal.

Kemudian, hindari minuman bersoda, minuman dingin, dan kopi. Minuman bersoda yang memiliki kandungan asam berkarbonasi bisa membuat perut kembung dan merasa mual. Kopi juga bisa meningkatkan asam lambung dan memicu dehidrasi karena memiliki efek diuretik.

Masih suka langsung mengkonsumsi es buah saat berbuka puasa? Kamu perlu berhati-hati Goodmates. Pasalnya, meminum es saat perut masih dalam keadaan kosong bisa merusak selaput lendir dan memicu kontraksi pada lambung.

Hal itu tentu saja berbeda dengan minuman hangat yang bisa memperlancar proses pencernaan makanan dan meningkatkan metabolisme. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk memperhatikan menu saat buka puasa dan sahur agar tubuh tetap sehat selama Ramadan.

Referensi: Hello Sehat | SehatQ | Kompas