Penasaran? Berikut 6 Pelajaran Utama Dalam Mempelajari Jurusan Ilmu Komunikasi
Ilustrasi mahasiswa jurusal ilmu komunikasi | Foto: universitas123

Ada banyak jurusan yang ditawarkan di perguruan tinggi untuk menunjang karier dan minat para mahasiswa. Salah satunya jurusan yang paling populer, yaitu jurusan ilmu komunikasi. Goodmates, mungkin salah satu peminatnya.

Tak bisa dipungkiri, jurusan ilmu komunikasi memang selalu banyak peminat dari tahun ke tahun. Bukan tanpa sebab, pasalnya jurusan ini mempelajari hal-hal yang sebenarnya sudah kita pelajari sehari-hari terkait komunikas.

Namun ternyata, komunikasi yang kita gunakan sehari-hari memiliki teori yang lebih kompleks lagi. Komunikasi secara umum memang didefinisikan sebagai proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada penerima pesan. Komunikasi juga identik dengan kemampuan berbicara.

Namun, tahukah Goodmates kalau yang dipelajari di jurusan ilmu komunikasi tidak sebatas keahlian berbicara? Berikut beberapa pelajaran yang akan kamu dapatkan saat berada di jurusan ilmu komunikasi.

1. Public Relation

Ilustrasi public relation | Foto: Unplash/christine

Public relation (PR) merupakan kegiatan mengelola dan menjalin hubungan dengan pihak eksternal sebagai sasaran dengan menggunakan komunikasi. Dalam prospek kerja, seorang PR dapat bekerja di berbagai bidang, karena setiap instansi dan perusahaan pasti memerlukan Divisi public relation.

Tugas dari seorang PR di antaranya membina hubungan baik dengan pihak eksternal, membangun dan mempertahankan citra, serta bertanggung jawab atas penyampaian segala informasi dari instansi dan perusahaan.

Maka dari itu, ketika berkuliah di jurusan Ilmu Komunikasi mahasiswa yang mengambil konsentrasi public relation umumnya mendapat tugas membuat MoU, press release, dan press conference.

2. Content Writing

Ilustrasi menulis sebagai content writing | Foto: Unplash/Christine

Content Writing dan copywriting merupakan keahlian yang relevan dengan marketing communication. Meskipun memiliki basic skill yang sama, yaitu menulis, content Writing dan copywriting ternyata memiliki perbedaan.

Dalam bidang marketing communication, content writing digunakan untuk melakukan kegiatan marketing yang bersifat menarik, seperti kepenulisan konten pada blog dan media sosial. Hal ini karena content writing bertujuan untuk menjangkau market atau audiens yang lebih luas.

Kemudian copywriting lebih digunakan untuk mendongkrak penjualan. Gaya kepenulisan copywriting bersifat persuasif dan berkaitan dengan kegiatan periklanan. Copywriting umumnya dijumpai pada halaman penjualan (sales page).

Dewasa ini, banyak perusahaan merekrut penulis yang mampu melakukan content writing sekaligus copywriting untuk alasan efisiensi. Penulis yang demikian disebut dengan istilah impactful writer, yang berarti orang dengan kemampuan menulis konten yang menarik, mudah dipahami sekaligus mampu meyakinkan target marketing untuk membeli produk perusahaan.

3. Creative Production

Photographer bagian dari creative production | Foto: Unplash/Man

Creative production merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan multimedia kreatif, seperti pembuatan desain grafis, editing audio video, fotografi, sinematografi, dan lain-lain.

Creative production nantinya dalam dunia kerja dapat diimplementasikan di berbagai perusahaan, production house (PH), dan creative advertising agency.

4. Jurnalistik

Jurnalistik | Foto: Unsplash/Markus

Jurnalistik merupakan kegiatan mencari dan meliput fakta kemudian melaporkannya menjadi sebuah berita. Dalam jurusan Ilmu Komunikasi dipelajari jurnalistik mulai dari dasar, seperti etika jurnalistik, hingga tata cara kepenulisan berita jurnalistik yang efektif.

Pada masa sekarang, jurnalistik tidak sebatas berita yang dimuat pada media cetak saja. Akan tetapi, sudah merambah ke jurnalistik media online. Bahkan, beberapa media online memiliki kanal khusus untuk memuat citizen journalism dari masyarakat.

5. Broadcasting

Broadcasting | Foto: Unsplash/Ralph

Broadcasting merupakan kegiatan penyiaran melalui media massa. Dalam jurusan Ilmu Komunikasi kegiatan penyiaran yang dilakukan antara lain, broadcasting pertelevisian (presenter, host) dan penyiaran melalui radio.

Selain menjadi penyiar acara, dalam broadcasting juga terdapat jobdesk lain seperti, camera person, audioman, produser, dan sebagainya. Broadcasting dapat melatih kemampuan dalam berbicara, berpikir dan bereksplorasi.

6. Manajemen

Ilustrasi manajemen | Foto: Unsplash/Jo

Dalam jurusan Ilmu Komunikasi, mahasiswa juga dapat mempelajari manajemen. Di antaranya manajemen media massa dan management event (MICE, Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions). Keahlian manajemen tersebut diimplementasikan dalam proyek atau tugas bersama yang tentunya dapat melatih skill leadership dan teamwork dari mahasiswa.

Ternyata jurusan Ilmu Komunikasi mempelajari beragam keahlian, ya? Hal tersebut bisa dijadikan pertimbangan saat Goodmates hendak memilih jurusan di perkuliahan. Good luck, Goodmates!