Pentingnya Asuransi Pendidikan untuk Anak
Ilustrasi | Foto: Freepik

Masih banyak orang tua yang mempertanyakan seberapa penting asuransi pendidikan untuk anak. Padahal, pendidikan merupakan bekal di masa depan anak. Pendidikan yang baik, akan membantu anak untuk berkembang dan mempelajari kehidupan secara terarah dan berkualitas.

Maka dari itu, kita perlu mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan anak mulai sekarang. Terutama dana pendidikan.

Kita-kira berapa lama lagi anak memasuki usia sekolah dan berapa biaya yang sudah dipersiapkan?

SEKILAS TENTANG ASURASI PENDIDIKAN

Asuransi pendidikan anak memiliki nilai perlindungan ekonomis yang diberikan pada produk keuangan ini. Dari segi setoran dananya, premi asuransi disetorkan secara rutin, dan selebihnya bisa disesuaikan antara perusahaan dengan nasabah sesuai perjanjian diawal pendaftaran.

Namun hal yang harus diperhatikan adalah biaya asurasi, biaya akuisisi, biaya pengelolaan dana, serta biaya pengalihan dana.

Oleh karena itu, orang tua yang mempunyai asuransi pendidian anak, rata-rata mempunya tujuan lebih dari 5 tahun, karena di waktu tersebut asuransi pendidikan dapat dicairkan.

FUNGSI DAN KEUNGGULAN ASURANSI PENDIDIKAN

Menurut Valencia Fabian, BA, CFP sebagai Financial Planner Finansialku.com, selain menjadi proteksi untuk melengkapi tabungan pendidikan anak, asuransi pendidikan juga memiliki beberapa fungsi dan keunggulan. Fungsinya ialah :

#1 Antisipasi Risiko Orang Tua Meninggal Dunia

Dengan adanya asuransi, maka dana pendidikan yang telah disiapkan akan terjamin hingga masa depan anak.

Apabila nasabah meninggal dunia, maka santunan uang akan diberikan untuk keluarga. Namun, jika dalam masa pertanggungan terjadi risiko, maka dana pendidikan akan tetap cair.

#2 Mengejar Laju Inflasi

Biaya pendidikan memang selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Sehingga sangat penting untuk kita melakukan perhitungan yang tepat untuk mencapai tujuan keuangannya.

Misalnya, Ibu Dina akan menghitung dana pendidikan anaknya untuk kuliah S1 dengan kondisi saat ini, anak masih bayi (< 1 tahun).

Uang pangkal yang diperlukan Rp 40 juta, dan SPP saat ini Rp 1 juta. Sementara uang yang bisa Ibu Dina investasikan setiap bulannya Rp 800 ribu. Berdasarkan perhitungan tersebut, biaya pendidikan S1 diprediksi akan menjadi Rp 574 juta-an, dengan asumsi kenaikan biaya pendidikan 10% per tahun.

Ibu Dina bisa mencapai tujuan untuk memenuhi biaya pendidikan S1 jika menginvestasikan sekitar Rp 750 ribu per bulan.

KEUNGGULAN

Selain fungsi diatas, asuransi pendidikan juga mempunyai dua keunggulan, yaitu:

#1 Tabungan Siap Pada Waktu yang Dibutuhkan

Dana dapat cair sesuai dengan waktu anak kita masuk sekolah.

Contohnya, dana bisa diambil saat anak masuk TK, kemudian saat masuk SD, begitu seterusnya tergantung masa kontrak yang ditentukan dari awal.

Sebagai orang tua, pasti ada ketenangan setelah dana pendidikan anak terpenuhi. Setuju?

#2 Jaminan Perlindungan Finanisal Pendidikan

anak yang ditunjuk sebagai ahli waris tetap akan mendapatkan dana pendidikan, seandainya ditengah jalan nasabah mengalami risiko.

Hasil investasi selama dia menyisihkan tabungan juga menjadi hak nasabah atau ahli waris yang ditentukan.

Kesimpulannya, ASURANSI PENIDIDKAN ITU PENTING!

Asuransi menjadi proteksi tambahan yang dapat memberikan jaminan pendidikan. Jika orang tua mengalami risiko kehidupan dan tak mampu lagi bersama buah hati tercinta, maka akan ada kesiapan finansial yang telah dipersiapkan sebelumnya.

 

Referensi: Finansialku