Pentingnya Cek Label Kemasan Makanan untuk Kamu yang Sedang Diet
Kandungan Nilai Gizi dalam Kemasan Makanan © Unsplash/Ekaterina Minaeva

Bagi orang-orang yang ingin beralih ke berat dan bentuk badan yang ideal, maupun memulai pola makan yang lebih sehat, sering menjadikan diet sebagai salah satu solusinya. Dilansir dari Halodoc, diet merupakan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang cara dan sumber makanannya diatur. Diet berguna untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Tentunya, diet berhubungan dengan nutrisi yang diterima tubuh. Dikutip dari buku yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO), diet dan nutrisi menjadi faktor yang sangat penting dalam memaksimalkan fungsi tubuh agar menjadi  tetap sehat. Tanpa adanya nutrisi yang baik, diet tidak akan pernah terwujud.

Seperti obat, diet juga dapat menjadi sebuah anjuran dari dokter untuk menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk memastikan nutrisi yang kita konsumsi ke dalam tubuh sesuai dengan porsi yang diberikan. Apabila nutrisi tersebut tidak dapat dikontrol, maka program diet kita akan dinyatakan gagal.

Perhatikan label kemasan makanan

Nutrition Facts © Unsplash/Ekaterina79
Nutrition Facts © Unsplash/Ekaterina79

Salah satu hal yang termudah untuk mengontrol nutrisi yang masuk ke dalam tubuh kita adalah dengan melihat label kemasan makanan. Biasanya, di bagian belakang atau samping kemasan makanan, terdapat nilai gizi atau nutrition facts yang menjadi tempat kamu mencari nutrisi akan sesuatu yang akan kamu konsumsi. Semua yang kamu perlukan akan tertera di sana.

Informasi nilai gizi atau yang biasanya ditulis nutrition facts adalah label pada kemasan makanan atau minuman yang mencantumkan informasi terkait kandungan gizi produknya. Nilai gizi inilah yang kemudian dapat menjadi bahan pertimbanganmu untuk mengonsumsinya atau tidak. Nilai gizi penting bagi orang yang sedang membatasi kalori ataupun tidak bisa mengonsumsi suatu bahan tertentu, misalnya karena alergi.

Banyaknya informasi yang tertera pada bagian nilai gizi di setiap kemasan makanan ditambah banyaknya istilah-istilah yang tidak diketahui orang awam. Terkait gizi tentunya dapat menyulitkan atau bahkan membuat orang malas dan tidak peduli pada keberadaan label nilai gizi. Padahal, nilai gizi dapat membantumu untuk menempuh gaya hidup yang lebih sehat, loh. Untuk itu, perlu sekali mempelajari bagaimana cara untuk membacanya dengan benar.

Di dalam label nilai gizi pasti tertera jumlah sajian per kemasan. Bagian ini diperuntukkan untukmu mengetahui berapa sajian atau satu porsi dari satu kemasan yang kamu beli. Misalnya tertulis “2 sajian per kemasan”, maka satu kemasan bisa menjadi dua sajian.

Cari tahu nilai kalori per kemasan

Mengapa jumlah sajian per kemasan ini perlu diperhatikan? Karena kandungan gizi yang dicantumkan di kemasan tersebut merupakan jumlah dari satu sajian, bukan satu kemasan. Maka dari itu, apabila kamu menghabiskan satu kemasan produk yang tertulis “2 sajian per kemasan”, tandanya kamu mengonsumsi gizi dengan dua kali lipatnya. 

Selanjutnya adalah kalori total per sajian. Kalori adalah sumber energi bagi tubuh manusia, dan bisa berasal dari mana saja. Perhatikan kalori apa saja yang ada di dalam label kemasan makanan, misalnya kalori keseluruhan, dan kalori lemak. Jumlah kalori tersebut adalah jumlah asupan kalori yang diterima tubuh kita.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) kadar kalori dapat digolongkan rendah apabila jumlah kalori mendekati angka 40, digolongkan sedang ketika mendekati atau sekitar 100, dan tergolong tinggi apabila mendekati atau sekitar 400. Untuk seseorang yang tengah melakukan diet, tentunya kandungan kalori harus benar-benar diperhatikan. Hal ini disebabkan dari kandungan kalori yang kebanyakan berasal dari lemak.

Terakhir, adalah menilik Angka Kecukupan Gizi (AKG). Dalam bagian ini, seseorang harus mengenali gizi apa yang akan dikonsumsi. Satu gizi memiliki nama yang bermacam-macam, untuk itu kita perlu berhati-hati.

Contoh dari kandungan gizi tersebut, dilansir dari Hello Sehat, adalah dalam satu kotak jus jeruk yang terdiri dari satu sajian. Produk ini mengandung vitamin C yang setara dengan 50 persen AKG per sajian. Dengan mengonsumsi satu kotak jus jeruk tersebut, seseorang telah memenuhi 50 persen kebutuhan vitamin C per hari.

Begitulah cara paling mendasar dalam menganalisis label kemasan makanan. Meskipun sedikit merepotkan, tetapi dengan cara ini kamu telah melakukan langkah yang sehat untuk tubuh kamu sendiri. Maka dari itu, yuk mulai cek label kemasan makananmu!

Referensi: Hello Sehat | Halodoc | WHO