Pentingnya Meditasi untuk Meringankan Beban Pikiran
Ilustrasi © Unsplash/Sage Friedman

Pernahkah kamu merasa lelah, stres, dan menyadari gejala-gejala depresi? Terkadang orang-orang yang mengalami hal tersebut tidak sadar dan cenderung mengacuhkannya. Padahal, munculnya rasa lelah, stres, sampai depresi ini menandakan ada sesuatu di dalam kehidupan kita yang tidak sehat dan harus segera diubah. 

Bagi kamu yang tengah berperang di tengah hustle culture, kondisi ini pasti sering ditemui membebani kepalamu. Hal tersebut adalah perasaan manusiawi ketika seseorang tengah merasa muak dengan situasi, merasa bahwa diri kita terlalu menghabiskan waktu pada pekerjaan tanpa adanya waktu untuk senang-senang. Semua hal yang awalnya mampu membuat kamu senang tidak lagi berfungsi, dan kamu merasa perlu diobati.

Kamu bisa datang dan konsultasi kepada pihak profesional seperti psikolog maupun psikiater untuk ditangani lebih jauh. Namun, terdapat satu cara yang dapat kamu lakukan untuk mencoba mengobati diri sendiri. Cara tersebut dinamakan meditasi.

Dilansir dari jurnal kesehatan mental Clinical Psychological Science, meditasi adalah sebuah teknik untuk mendorong atau meningkatkan kesadaran atau fokus seseorang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesehatan psikologis seseorang dan melatih konsentrasi. Meditasi mengandalkan ketenangan seseorang dan juga lingkungan di sekitarnya, ditambah metode pernafasan yang benar.

Dua jenis Meditasi

Terdapat dua jenis meditasi, dikutip dari Headspace. Meditasi dengan jenis concentrative meditation dan mindfulness meditation. Kedua jenis ini dapat disesuaikan dengan apa yang kamu rasakan, dan apa kira-kira manfaat dan solusi yang tepat untukmu.

Secara detailnya, concentrative meditation atau meditasi konsentratif adalah meditasi dengan tujuan utama kita untuk memusatkan semua perhatian pada sesuatu yang spesifik. Hal ini dilakukan sambil mengabaikan semua suara di sekitar kita.

Jadi, kita fokus pada apa yang sebenarnya kita rasakan dalam situasi tersebut. Tipe meditasi ini cocok dilakukan ketika kita sedang menghadapi ujian dan penting sekali untuk fokus pada satu objek.

Ilustrasi © Unsplash/Hans Vivek
Ilustrasi © Unsplash/Hans Vivek

Di sisi lain, mindfulness meditation adalah meditasi yang menargetkan masalah yang berbeda, dengan menyatakan di mana kamu menyadari dan melibatkan diri kamu pada saat ini, dan membuat diri kamu terbuka, sadar, dan menerima. Tipe ini berguna ketika kamu sedang berada di tengah depresi.

Untuk situasi lelah, stres, hingga depresi, mindfulness meditation lebih tepat dilakukan. Meditasi ini mengajarkan kita bagaimana lebih terbuka dan menerima. Seperti namanya, mindful artinya praktik untuk lebih fokus sehingga dapat menerima situasi tanpa menghakimi.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, meditasi dapat mempengaruhi fisik dan mental manusia. Dilansir dari Very Well Mind, dalam segi fisik meditasi mampu menurunkan frekuensi pernapasan dan detak jantung yang dapat membantu merilekskan badan, pereda sakit kepala, merubah pola gelombang otak, dan pengurangan stres. Untuk psikologis, meditasi dapat mengelola beberapa masalah dengan lebih baik seperti depresi, gangguan tidur, kecemasan, dan tekanan darah tinggi.

Meditasi juga mampu meningkatkan keterampilan manajemen stres yang lebih baik, meningkatkan tingkat kesadaran diri, meningkatkan kekebalan tubuh, memori, dan kesejahteraan emosional. Semuanya berhubungan dengan ketenangan akan yang tubuh rasakan ketika bermeditasi. Manfaatnya terasa ke semua bagian tubuh kita.

Meditasi perlu diasah

Perlu diingat bahwa meditasi adalah salah satu keahlian yang dimiliki manusia dan dapat terus diasah. Belajar bermeditasi membutuhkan konsistensi dalam latihan untuk mendapatkan kenyamanan yang diinginkan.

Tidak ada yang namanya meditasi yang sempurna. Terkadang fokus yang kita coba berikan dalam meditasi tersebut malah membuat kita terlalu fokus dengan mimpi kita, atau bisa saja kita lupa cara bernafas ketika terlalu fokus.

Namun, karena hal terpenting dalam meditasi adalah konsistensi, perjalanan yang kamu tempuh dalam mempelajari teknik meditasi yang baik pada akhirnya akan lebih penting daripada tujuan akhirmu nanti.

Terkadang, pikiran kita bisa menjadi tempat yang rumit dan aneh. Penting bagi kita untuk tetap nyaman dengan diri kita sendiri, termasuk memiliki pikiran yang sangat baik saat berlatih meditasi.

Referensi: Clinical Psychological Science | Very Well Mind | Headspace