Pentingnya Mengenal dan Terapkan Self-Love Agar Hidup Lebih Baik
Self love | Pexels/Hassan OUJBIR

Tak jarang, ketika orang mendengar kata self-love, dikira sebagai narsis semata. Padahal, self-love adalah hal yang penting dalam hidup. Mencintai diri sendiri sangatlah dibutuhkan dalam menghadapi segala permasalah dalam hidup yang terjadi.

Self-love berbeda dengan orang yang narsis. Narsisme lebih kepada perilaku orang yang mencintai dirinya secara berlebihan, cenderung egois, dan menganggap dirinya yang paling benar. 

Sementara, orang yang memiliki self-love adalah dia yang  mampu menghargai dirinya sendiri, mampu berteman dengan dirinya sendiri, dan berusaha untuk menjadi individu yang lebih baik untuk dirinya serta orang lain. 

Mengenal self-love

Ilustrasi self love | Pexels/Tranmautritam

Mencintai diri sendiri atau self-love juga merupakan kondisi ketika kamu dapat menghargai diri sendiri dengan cara mengapresiasi diri. Dalam hal ini, adalah saat Kawan mengambil keputusan dalam perkembangan spiritual, fisik, serta psikologis. 

Dengan, mencintai diri sendiri, tandanya kamu menghargai kesejahteraan dan kebahagian diri sendiri. Self-love juga dapat menghindarkan diri menjadi people pleaser dan tahu akan batasan-batasan atau people boundaries untuk diri sendiri.

Selain itu, kamu juga semakin merasa purposeful dalam karier dan lebih merasa semangat dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada. Pada dasarnya, dalam mencintai diri sendiri, kamu harus menempatkan diri sebagai prioritas dan tidak mengorbankan diri untuk kesenangan orang lain semata. Namun, hal ini bukan berarti egois.

Langkah menuju self-love

Ilustrasi | Pexels/Tim Mossholder

Kemampuan dalam mencintai dan menerima diri sendiri dipengaruhi oleh empat aspek yang saling berkaitan satu sama lain. Berikut keempat aspek tersebut.

1. Self-awareness (kesadaran diri) 

Ketika ingin meningkatkan self-love, kamuharus terlebih dahulu sadar (aware) dengan diri sendiri. Sadar di sini adalah harus mengenal dan memahami karakter, apa yang menjadi kelemahan dan kekuatan. 

Mungkin terkesan biasa, tetapi cobalah bertanya pada diri sendiri. Apakah saat ini kamu sudah mengetahui tujuan hidup, personal value, dan lima tahun ke depan ingin menjadi apa? 

Mengenal diri sendiri adalah langkah awal dalam menemukan dan mengembangkan self-love. Dengan mengenal diri sendiri, kamu akan bisa menentukan arah, ke mana kamu akan menuju. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah dalam menyesuaikan kondisi emosi dan caramu bersikap kepada orang lain. 

2. Self-worth (harga diri) 

Harga diri adalah suatu prinsip yang dimiliki oleh seseorang ketika ia sudah mengenal dirinya sendiri. Self worth akan hadir ketika seseorang sudah menyadari bahwa dirinya tak perlu lagi mengikuti standar penilaian orang lain. 

Hal ini dikarenakan kamu telah mengetahui apa yang menjadi standar untuk dirinya sendiri. Individu yang telah memiliki kemampuan ini, dapat diperkirakan telah memiliki self love yang tinggi dalam dirinya. 

Dengan memiliki self worth sama saja dengan kamu telah menghargai diri sendiri dengan apapun keputusan yang Kawan ambil.  Kamu tak perlu memenuhi kriteria apapun untuk berhak merasa berharga. 

3. Self-esteem (kepercayaan diri) 

Self-esteem adalah penilaian dan evaluasi kita terhadap diri sendiri, baik apa yang menjadi kekuatan kita serta kelemahan kita. Self-esteem dapat meningkat, jika kamu telah memiliki self-worth yang baik. 

Berbagai cara dapat kamu lakukan dalam meningkatkan self-esteem. Cobalah untuk berhenti membanding-bandingkan diri kamu dengan orang lain dan berbuatlah baik pada sesama. 

4. Self care (perawatan diri) 

Perawatan diri atau self care adalah suatu tindakan yang dilakukan seseorang dalam menjaga kesehatan dirinya, baik secara fisik maupun mental. Self care dapat kamu lakukan melalui berbagai aktivitas dan kegiatan yang kamu sukai. 

Kegiatan ini juga berguna dalam menyeimbangka hidup dengan memenuhi kebutuhan dalam mempertahankan kehidupan, kesehatan dan kesejahteraan. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan menonton film di akhir pekan, berolahraga, mendengarkan musik, atau makan enak bersama orang-orang terkasih. 

Mulailah ubah kebiasaan kamu yang kerap menilai diri secara negatif, dengan lebih mencintai diri sendiri.  Jadilah sahabat bagi dirimu sendiri dan berhenti untuk selalu mengkritik diri. Namun, fokuslah pada pengembangan diri agar menjadi lebih baik. Mulailah untuk berlatih mencintai dan menerima diri sendiri. 

Referensi: satupersen | glints