Cari Tahu Perginya Data yang Sudah Kita Hapus
Ilustrasi recycle bin, data yang sudah terhapus | Foto: Ilmusi

Recycle bin yang ada di komputer merupakan penyelamat bagi kita yang pernah secara sengaja atau tidak sengaja menghapus suatu data. Lewat recycle bin, data yang sudah terhapus itu bisa kita akses kembali. Namun, ke mana perginya data yang sudah kita hapus selain di recyle bin?

Jika data yang ada di recycle bin kosong dan sudah terhapus semua, ke mana perginya data-data tersebut? Lewat artikel ini, GoodSide akan menjawab pertanyaan kamu berdasarkan sistem operasi windows yang umumnya banyak masyarakat gunakan.

Data Terhapus Tidak Hilang

Ilustrasi papan keyboard | Foto: Vinciworks

Data yang sudah terhapus sebenarnya tidak benar-benar hilang dari hard drive, yang hilang hanya akses untuk membuka data tersebut. Menghapus data itu seperti layaknya menghapus tinta pulpen menggunakan tipex. Tulisan tersebut masih ada di bawah tinta putih tipex, tetapi kita tidak bisa lihat.

Untuk penjelasannya, sistem operasi windows secara khusus akan melacak semua data yang ada di hard drive. Hal ini mereka lakukan dengan bantuan yang kita kenal sebagai istilah pointer. Setiap data atau folder yang ada di hard disk memiliki pointer, yang akan memberitahu windows letak data tertentu yang ada di hard disk.

Saat kita menghapus data, windows menghapus pointer dan mengubah status lokasi data. Dari sudut pandang sistem data, data tidak lagi ada di hard drive dan sektor yang semula berisi data tersebut akan menjadi ruang kosong.

Mungkin Goodmates memiliki pertanyaan baru, mengapa komputer tidak langsung menghapus data tanpa harus berakhir di recycle bin? Alasan sederhananya karena menghapus pointer jauh lebih cepat daripada menghapus semua data yang ada di sektor tertentu.

Sebagai contoh, menghapus data sebesar 10GB jauh lebih sulit, daripada membuat data 10GB. Menghapus data 10GB membutuhkan waktu sebanyak saat membuatnya.

Satu-satunya waktu data tersebut benar-benar terhapus adalah ketika data baru tertulis di atas sektor yang tidak memiliki pointer ke data yang akan terhapus.

Cara Hapus Data Permanen

Ilustrasi data | Foto: Pexels

Barangkali Goodmates berencana untuk menjual atau membuang laptop dan komputer yang sudah rusak. Sebelum itu, penting sekali untuk memastikan bahwa kamu tidak memiliki data penting atau rahasia yang tersisa.

Tenang saja, data tersebut bisa kamu hapus secara permanen. Langkah pertama sangatlah mudah. Semakin sering kamu memasukkan data-data baru, data lama yang sudah terhapus akan semakin tertimbun dan hilang dengan sendirinya.

Akan tetapi, cara ini bisa gagal jika data tersebut masuk ke bagian yang tidak bisa terakses oleh komputer. Maka, data tersebut tidak akan tertimbun oleh data-data yang baru. 

Langkah lain yang bisa kamu lakukan ialah dengan melakukan penghancuran fisik pada perangkat yang kamu miliki. Cara ini tidak ideal apabila kamu mempertimbangkan untuk menjual hard drive, tetapi ini satu-satunya cara untuk memastikan bahwa data yang kamu miliki aman.

Langkah Kembalikan Data

Ilustrasi wanita yang kehilangan data | Foto: Andrea Piacquadio/Pexels

Pada dasarnya, saat memberikan hak kepada sistem operasi untuk menimpa area disk tersebut, hal itu hanya menghapus asosiasi dengan data bukan data itu sendiri.

Oleh karena itu, beberapa data dapat kamu pulihkan menggunakan perangkat lunak khusus atau keterampilan yang sesuai. Kamu bisa menggunakan jasa Data Recovery Specialist. 

Demikian penjelasan mengenai serba-serbi data yang sudah terhapus di komputer. Sebelum menghapus data, sebaiknya pertimbangkan lagi esensi dari data tersebut. Dengan begitu, kamu tidak akan kewalahan jika data yang kamu hapus ternyata sangat penting.

Referensi: Tech Republic | Life HackerNY Times