Peduli Lingkungan, Inilah 4 Perusahaan Dunia yang Miliki Kebijakan Eco Friendly
IKEA, salah satu perusahaan dunia berkonsep ramah lingkungan | Foto: Alexander Isreb/Pexels

Isu pemanasan global dan kerusakan bumi yang tak kunjung usai menuntut perhatian kita untuk mengoptimalkan usaha penyelamatan bumi. Salah satunya dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan (eco friendly).

Untungnya, dalam skala besar sudah ada berbagai perusahaan besar yang turut berpartisipasi dalam menjaga bumi melalui kebijakan-kebijakannya.

Bagi perusahaan-perusahaan ini, kesuksesan usaha mereka tidak hanya terukur dari berapa banyak profit yang mereka hasilkan, tetapi dampak positif yang bisa mereka beri kepada lingkungan. 

Sebagai konsumen, Goodmates bisa mendukung kebijakan eco friendly tersebut dengan cara membeli dan menggunakan produk dari perusahaan ramah lingkungan.

Nah, dalam artikel ini GoodSide akan membagikan lima perusahaan dunia yang peduli lingkungan sebagai referensi Goodmates dalam mengenali perusahaan dengan konsep serupa.

1. IKEA

IKEA | Foto: icondigital/Pixabay

Siapa yang tak kenal IKEA? Perusahaan furnitur dan perabot rumah tangga asal Swedia yang berdiri sejak 1943 ini berhasil melebarkan sayapnya di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. IKEA pertama kali masuk di negara kita pada 2014 di kawasan Alam Sutera, Tangerang.

Sebagai perwujudan aksi peduli lingkungan, produksi furnitur di IKEA terbuat dari kayu yang berasal dari tukang kayu yang menganut konsep keberlanjutan (menebang kayu dengan memerhatikan kelangsungan hidup pohon tersebut).

Sementara untuk memenuhi kebutuhan kapas, IKEA hanya menerima kapas dari pertanian yang memiliki kebijakan Better Cotton, yaitu kegiatan pertanian yang meminimalisir penggunaan air hingga pestisida.

Baca juga: Takut Lowbat Saat Mudik? Simak Tips Hemat Baterai Smartphone

2. Patagonia

Kebijakan 1% For the Planet Patagonia | Foto: wooshsunnies.com

Goodmates yang gemar berolahraga atau berkegiatan outdoor pasti tidak asing dengan produk-produk pakaian olahraga (active wear).

Adapun salah satu merk yang terkenal dan mendunia adalah Patagonia. Perusahaan pakaian ini memiliki kebijakan “1% for The Planet” yang sudah terlaksana sejak 1985 silam. 

Melalui kebijakan tersebut, Patagonia mendedikasikan satu persen dari penjualan untuk usaha perbaikan lingkungan. Selain itu, Patagonia juga memastikan produk-produknya tahan lama sehingga menghasilkan lebih sedikit sampah dan jejak karbon.

Baca juga: Tinggal Menghitung Hari, Intip Persiapan Menyambut Lebaran di Berbagai Negara

3. Unilever

Jajaran produk Unilever | Foto: kuponberhadiahunilever.blogspot.com

Familiar di berbagai negara, Unilever merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Fast Moving Consumer Goods (FMCG). Maka, tak heran bila perusahaan ini memproduksi berbagai jenis barang mulai dari sabun mandi, shampo, bumbu masak, hingga produk kecantikan. 

Di Indonesia sendiri, perusahaan Unilever memproduksi sekitar 40 brand dengan 9 pabrik yang tersebar mulai dari Jababeka hingga Surabaya. Perusahaan ini memiliki kebijakan bernama The Unilever Compass yang salah satu targetnya adalah untuk menciptakan planet yang lestari.

Untuk mewujudkannya, Unilever sudah melakukan berbagai kegiatan peduli lingkungan. Seperti pengadaan Bank Sampah bagi masyarakat hingga kampanye #GenerasiPilahPlastik untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilah hingga mendaur ulang sampah.

Baca juga: Onew SHINee Berkunjung, Kimbab Family Kenalkan Masakan Indonesia

4. Adobe

Kantor Adobe | Foto: itworks.id

Bergeser ke produk elektronik, Goodmates pasti juga tak asing dengan nama perusahaan Adobe. Berkantor pusat di California, Adobe mengembangkan berbagai software seperti Adobe Acrobat dan Adobe Photoshoot yang telah memudahkan pekerjaan digital jutaan orang di seluruh dunia. 

Pada tahun 2014, Adobe menerima penghargaan sebagai perusahaan teknologi paling ramah lingkungan dari Newsweek. Perusahaan ini memang memiliki komitmen untuk menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan air di perusahaannya, hingga pengurangan plastik di packaging produknya.

Upaya tersebut Adobe lakukan untuk mencapai target zero energy atau menekan penggunaan energi seminimal mungkin pada bangunan perusahaannya. Tentunya, hal ini memiliki dampak yang besar bagi kelestarian lingkungan.

Itulah contoh empat perusahaan multinasional yang memiliki komitmen tinggi untuk menjaga lingkungan dengan berbagai kebijakan . Semoga hal ini dapat menginspirasi kita semua untuk lebih giat menyesuaikan gaya hidup ramah lingkungan.

Referensi: 99 Designs | Virgin | Unilever