Pollution Pods, Pameran Pencemaran Udara di Glasgow
Pollution Pods © Somerset/Peter Macdiarmid

Seperti yang kita ketahui, orang-orang tengah berusaha keras untuk bekerja sama menyelamatkan semua kehidupan di planet ini dari kepunahan. Berbagai cara telah dilakukan, mulai dari perjanjian-perjanjian antar negara, sampai gerakan yang dilakukan secara individual. Berbagai penemuan juga timbul dari waktu ke waktu yang dapat meminimalisir penyebab rusaknya lingkungan.

Di antara penemuan-penemuan tersebut, terdapat satu penemuan unik yang mungkin sudah pernah kamu dengar namanya. Penemuan yang satu ini diciptakan atas Pakta Iklim Glasgow, sebagai pembaruan untuk Perjanjian Iklim Paris dari 2015. Pakta ini dibuat melalui Konferensi Para Pihak 26 (COP26) selama 2 minggu pada November 2021.

Penemuan itu adalah Pollution Pods. Pollution Pods adalah beberapa kubah geodesik yang kualitas udara, bau, dan suhunya secara akurat menciptakan kembali polusi di lima lokasi berbeda di tiga benua, yaitu London, Beijing, São Paulo, New Delhi, dan Tautra, semenanjung terpencil di Norwegia. Michael Pinsky membuat pod ini pada tahun 2017 untuk menguji apakah seni dapat mengubah persepsi orang, dan tindakan di sekitar, perubahan iklim. 

Pollution Pods sekaligus Pakta Iklim Glasgow ini sendiri didukung oleh 190 negara dan berfungsi sebagai seperangkat prinsip dan tujuan untuk tindakan terhadap perubahan iklim. Meskipun tidak ada mekanisme penegakan, tetapi perjanjian tersebut berfungsi sebagai pengungkit tekanan politik internasional.

Perjanjian tersebut membuat para penandatangan kembali ke tahun 2022 dengan rencana yang lebih kuat dan lebih rinci. Gunanya, untuk mengurangi emisi mereka pada akhir dekade ini dan pada pertengahan abad ini.

Instalasi seni untuk perubahan

Polusi © Unsplash/Patrick Herrera
Polusi © Unsplash/Patrick Herrera

Berwujud lima kubah geodesik yang saling berhubungan, pengunjung akan berjalan memasuki pod satu per satu. Dimulai dari pod pertama di Tautra, wilayah pesisir di Norwegia. Dilanjutkan dengan menghirup udara Nordik yang segar, beraroma garam laut dan pohon pinus.

Selanjutnya, pengunjung akan memasuki pod yang merepresentasikan kondisi udara di kota-kota seperti London, New Delhi, Beijing dan São Paulo. Beberapa di antaranya menderita tingkat polusi udara yang tinggi, dihadapkan dengan kabut tebal yang berbau karet terbakar dan asap transportasi. Tentunya hal tersebut berbeda dengan dua pos sebelumnya.

Instalasi itu menarik puluhan ribu pengunjung. Ketika mereka diwawancarai di jalan keluar, mereka menyampaikan perasaan mereka yang marah dan sedih, dengan peningkatan kesadaran kualitas udara di seluruh dunia. Kesadaran tersebut mampu membuat mereka lebih peduli lagi terhadap kualitas udara dan lingkungan mereka sendiri.

Studi yang menyertainya, sebuah proyek ilmiah empat tahun yang dilakukan oleh Universitas Sains dan Teknologi Norwegia berjudul Climart. Proyek ilmiah ini kemudian membuktikan bahwa seni dapat menjadi alat yang ampuh dalam mengubah persepsi, pemahaman, dan perilaku masyarakat terhadap perubahan iklim. Hal ini terbukti dari proses wawancara yang dilakukan di Pollution Pods.

Pinsky selaku pembuat instalasi ini merupakan bagian dari gerakan seniman yang menanggapi ancaman perubahan iklim dengan karya mereka. Menjelang Konferensi Internasional Perubahan Iklim PBB COP26 yang berlangsung di Glasgow pada November 2021, gerakan tanggapan kreatif yang dipimpin oleh kaum muda terhadap perubahan iklim ini mulai meningkat. Menjangkau melalui seni visual, teater, media interaktif dan sosial untuk mempromosikan kesadaran tentang krisis iklim di kalangan kaum muda.

Untuk Michael Pinsky, yang tujuannya dengan Polusi Pods adalah untuk menginspirasi orang untuk berpikir kritis tentang penggunaan mobil mereka telah sukses. Baginya, solusi yang paling terlihat untuk perubahan iklim dapat datang dari kebijakan pemerintah dari atas ke bawah, diikuti dengan tanggapan pihak kreatif dalam hal menyebarkan kesadaran, menangkap gerakan, dan mengumpulkan pengikut yang lebih luas.

Diluncurkan menjelang COP26, Pollution Pods sedang dikembangkan sebagai bagian dari program British Council The Climate Connection. Tujuannya untuk menyatukan orang– khususnya kaum muda di seluruh dunia untuk membantu menghadapi tantangan perubahan iklim.

Program pendidikan dan penjangkauan sekolah merupakan bagian tidak terpisahkan. Tujuannya untuk melibatkan generasi muda dengan solusi masa depan untuk planet ini.

Referensi: BBC | Climate Acceptance Studios | Free Xenon