Rahasia Meraih Beasiswa ala Nabila
Ilustrasi | Foto: Freepik.com

#FutureSkillsGNFI

Kejarlah ilmu sampai ke negeri China, pepatah itu sering sekali kita dengar, maknanya bahwa kita harus mencari dan menuntut ilmu sejauh mungkin, bahkan sampai ke negeri China. Tak bisa dipungkiri ketika menuntut ilmu, berbagai hal harus disiapkan, termasuk biaya. Terkadang pula biayanya tidak sedikit.

Dilansir dari Kemendikbudristek dalam databooks Katadata, angka putus sekolah mencapai 75.303 siswa pada 2021. Menurut Muhammad Firman (dalam Dewi, dkk. 2011), faktor ekonomi atau ketidakmampuan membiayai sekolah adalah faktor utama alasan putus sekolah.

Kesulitan ekonomi bukanlah penghalang seseorang dalam menuntut ilmu, berbagai beasiswa ditawarkan untuk mendukung setiap insan penerus bangsa dalam meraih cita-cita. Hal tersebut dialami oleh salah seorang mahasiswi Universitas Brawijaya, Nabila Qulum Nuraini.

Faktor ekonomi sebagai salahsatu faktor putus sekolah I Foto: Pixabay
Faktor ekonomi sebagai salahsatu faktor putus sekolah I Foto: Pixabay

Perempuan yang kerap dipanggil Nabila ini, sekarang sedang menempuh semester 6 jurusan ilmu hukum fakultas hukum dengan konsentrasi hukum ekonomi dan bisnis. Anak bungsu dari 3 bersaudara ini aktif mengikuti berbagai kegiatan baik internal maupun eksternal kampus.

Sementara di dalam kampus, Nabila mengikuti Komunitas Debat Fakultas Hukum (KDFH) menjabat sebagai Bendahara 2. Lalu, kegiatan di luar kampus, ia mengikuti komunitas Kejar Mimpi Malang menjabat sebagai anggota Divisi Event Organizer. Nabila pun aktif mengikuti Studi Independen di MariBelajar.

Padatnya aktivitas Nabila ternyata tidak mengganggu prestasi akademiknya. Sampai saat ini, IPK yang diraihnya yaitu 3,89. Nabila juga menjadi salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia sejak semester 4. Alasan Nabila ingin mendaftarkan diri mengikuti beasiswa adalah program yang ditawarkan dapat meningkatkan baik soft skill dan hard skill serta dana yang ditawarkan dapat membantu meringankan beban orangtuanya untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester.

Program penunjang skill dari beasiswa Bank Indonesia, antara lain Capacity Building, Leadership Camp, GenBi Virtual Academy, dan GenBi Nation. Karena beasiswa ini diselenggarakan Bank Indonesia, Nabila merasa satu langkah lebih maju karena materi yang diberikan berhubungan dengan konsentrasi yang ia ambil sekarang.

Memakai PDH GenBi I Foto: Dokumentasi Nabila

Sebelumnya, saat SMA, ternyata Nabila juga telah meraih beasiswa di sekolahnya. Alumni SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur ini, meraih beasiswa bersama 50 siswa lainnya. Alhasil, selama 3 tahun bersekolah, mulai dari biaya sekolah dan biaya hidup di asrama ditanggung oleh sekolah. Semangat gigih Nabila dalam meraih beasiswa berhasil ia teruskan di bangku perkuliahan.

Nabila juga memberikan rahasia yang ia terapkan selama ini untuk lolos beasiswa :

  1. Perhatikan Syarat, Ketentuan, dan Timeline Beasiswa

Penting sekali untuk memperhatikan secara detail apa yang menjadi syarat, ketentuan dan timeline beasiswa. Agar berkas-berkas serta kesiapan diri secara mental bisa maksimal, sehingga peluang untuk lolos beasiswa semakin besar.

  1. Raih IPK yang Aman

Untuk IPK sendiri, menurut Nabila tidak ada standar khusus harus berapa karena tergantung syarat dan ketentuan dari penyelenggara beasiswa. Yang terpenting diatas 3, akan tetapi jika ingin aman ia menyarankan kalau bisa diatas 3,5.

  1. Aktif Mengikuti Kegiatan Selain Kuliah

Jangan cuma kupu-kupu alias kuliah pulang, kuliah pulang. Akan tetapi aktiflah kegiatan selain berkuliah, seperti organisasi, berjualan online, magang ataupun volunteer. Keaktifan tersebut menjadi poin plus buat kamu.

  1. Kenali Diri Sendiri

Hal ini penting karena saat proses seleksi beasiswa pasti ada sesi wawancara. Dan pertanyaan mengenai kelebihan dan kekurang juga pasti ditanyakan, kita harus tahu siapa diri kita, minat kita seperti apa. Yang terpenting, jujur terhadap diri sendiri. Tidak usah melebih-lebihkan bahkan sampai berbohong mengenai diri sendiri.

  1. Buat Motivation Letter secara Jujur

Motivation Letter juga merupakan poin penting dalam proses seleksi beasiswa. Nabila banyak mencari berbagai referensi di internet dan yang paling penting, sama seperti poin sebelumnya, jujur. Tulisan yang kita buat adalah tanggungjawab kita.

Nah, itulah kisah dan rahasia Nabila dalam meraih beasiswa. Semoga dapat menginspirasi kamu untuk meraih beasiswa. Selain beasiswa Bank Indonesia, banyak sekali beasiswa lain yang ditawarkan, mulai dari Bidikmisi, Brilian, Djarum dan lainnya.

Kesempatan sudah ada, tinggal kamu mau atau tidak meraihnya. Bagi kamu yang mau bertanya lebih dalam mengenai beasiswa, bisa follow akun Instagram Nabila di @nabilaqulum.

Learn Today, Lead Tomorrow, Be The Best!

 

Referensi: Databooks Katadata I Media Neliti

do what you love, love what you do <3