Ramuan Herbal Alami untuk Perkuat Daya Tahan Tubuh Selama Ramadan
Ilustrasi ramuan herbal | Foto: Katherine Hanlon/Unsplash

Selama menjalani ibadah puasa Ramadan, tubuh secara otomatis beralih ke dalam mode "energy conservation". Maksudnya, sel-sel imun yang sudah rusak atau tua akan mengalami proses daur ulang, guna memproduksi sel muda yang lebih optimal dalam melawan infeksi dan memperbaiki imunitas.

Di satu sisi, puasa juga bisa menyebabkan turunnya daya tahan tubuh akibat perubahan pola makan beserta jadwal tidur. Oleh sebab itu, mengonsumsi ramuan herbal alami adalah pilihan tepat untuk membuat daya tahan tubuh tetap dalam kondisi prima.

Lantas, bahan apa sajakah itu? Berikut ramual herbal alami yang bisa kamu coba saat Ramadan.

1. Jintan Hitam

Habbatussauda | Foto: Detik.com

Goodmates, apakah kamu pernah mendengar sebutan habbatussauda? Dalam bahasa Indonesia, tanaman herbal ini mempunyai nama jintan hitam.

Terdapat kandungan zat farmakologi aktif di dalamnya. Mulai dari carvacrol, thymol, dan thymoquinone mampu menjaga daya tahan tubuhtetap prima.

Berdasarkan penelitian pula, jintan hitam merupakan ramuan yang terbilang ampuh dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cara kerjanya sendiri dengan memaksimalkan produksi dan respons sel darah putih (leukosit), guna menangkal infeksi sekaligus zat asing yang masuk ke dalam tubuh.

Baca juga: Strategi Jitu Turunkan Berat Badan Selama Bulan Ramadan

2. Kulit Manggis

Kulit Manggis | Foto: Halodoc

Kamu mungkin sudah mengenal kulit manggis berkat iklan di televisi yang sempat populer di masyarakat. Lebih dari itu, ternyata bagian buah ini mengandung zat xanthone yang bersifat sebagai antioksidan dalam tubuh, lo.

Zat tersebut bermanfaat untuk menangkal radikal bebas sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan penyakit. Di samping itu, kandungan alami dalam kulit manggis juga dapat mencegah kulit kering yang sering terjadi selama Ramadan karena kurangnya cairan.

3. Jahe

Jahe | Foto: Julia Topp/Unsplash

Tanaman herbal asli Cina ini mempunyai properti antibakteri dan antimikroba yang berguna dalam menangkal berbagai virus. Kandungan bahan alaminya juga bisa memperkuat daya tahan tubuh agar terhindar dari penyakit musiman, misalnya batuk dan flu.

Jahe sendiri dapat kamu manfaatkan dalam bentuk akar, bubuk, ataupun suplemen. Mengonsumsi jahe secara rutin sanggup mempercepat kinerja otak dan melawan efek penuaan.

Baca juga: Jangan Langsung Tidur! Lakukan Kegiatan Produktif Ini Setelah Sahur

4. Kunyit

Kunyit | Foto: Prchi Palwe/Unsplash

Sebagai jenis rimpang dengan kemampuan menjaga daya tahan tubuh, kunyit tidak kalah manjur untuk menjaga pertahanan tubuh kamu saat menjalankan puasa.

Kunyit dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang berperan sebagai ‘pasukan utama’ terhadap beragam jenis infeksi, baik yang bersumber dari virus maupun bakteri. Selain itu, zat curcumin pada kunyit juga mampu melindungi saluran pencernaan dari gangguan mikroorganisme patogen.

Keuntungan tersebut tentunya sangat berguna sewaktu berpuasa. Sebab, perubahan jam tidur dan pola makan selama bulan Ramadan kerap kali membuat pertahanan tubuh melemah sehingga seseorang lebih rentan terserang penyakit.

5. Kayu Manis

Kayu Manis | Foto: Rens/Unsplash

Rempah kayu manis atau cinnamon sering orang gunakan dalam masakan karena menghasilkan aroma yang harum. Tidak cuma rasa nikmatnya, tanaman ini ternyata mempunyai segudang khasiat bagi kesehatan.

Berbekal unsur zat besi, magnesium, dan kalium di dalamnya, tidak mengherankan jika kayu manis tergolong ke dalam kategori ramuan herbal peningkat daya tahan tubuh. Kayu Manis juga mampu menstabilkan gula darah sehingga ramah untuk penderita diabetes.

Baca juga: Tingkatkan Iman, Ini Buku Nonfiksi Keagamaan untuk Anak Muda

6. Pala

Nutmeg | Foto: Health Line

Ramuan herbal pala biasanya bermanfaat sebagai olahan manisan buah maupun sebagai rempah penyedap makanan. Di sisi lain, kadar mineral dan vitaminnya yang tinggi membuat pala berguna untuk mengendalikan tekanan tubuh, menjaga kesehatan tubuh, serta mengatasi gangguan susah tidur (insomnia).

Lebih dari itu, pala ampuh mempertahankan kekebalan tubuh bersamaan dengan mengatasi penyakit pernapasan sehingga aman untuk anak-anak. Citarasa khas dari bumbu pala pun sangat cocok untuk berpadu dengan aneka menu sarapan pagi, seperti susu hangat, smoothie buah atau sayuran, sampai oatmeal.

7. Bawang Putih

Bawang Putih | Foto: Sanjay Dosajh/Unsplash

Tahukah kamu bahwa selain berfungsi sebagai bumbu masakan, bawang putih juga efektif untuk menjaga daya tahan tubuh? Sebuah studi menyatakan bawang putih terbukti manjur untuk meredakan gejala hidung tersumbat dan flu.

Adapun konsumsi bawang putih secara rutin juga bisa melindungi tubuh dari berbagai logam berat beracun. Tentu saja hal itu bisa membahayakan kesehatan organ tubuh. Maka, bawang putih menjadi solusinya.

Referensi: Hello Sehat | Fimela | Tokopedia