Khawatir Berat Badan Semakin Naik? Ini Rekomendasi Diet Mudah dan Aman
Ilustrasi | Foto: Pinterest/ Freepik

Siapa di sini yang mulai merasa panik ketika berat badan badan naik? Apakah GoodMates salah satunya?

Banyak orang merasakan kepanikan karena mulai merasa tidak bisa mengenakan pakaian dengan ukuran biasanya, kesehatan mulai terganggu, kesulitan beraktivitas, dan faktor lainnya. Orang yang mengalami kenaikan berat badan lalu merasa panik biasanya akan segera memutar otak untuk menurunkan berat badan ke semula.

Maka, pilihan utama yang biasa dilakukan untuk menurunkan berat badan adalah metode diet yang memiliki berbagai macam cara. Dalam setiap cara, tentu akan memiliki dampak tersendiri untuk menurunkan berat badan. Jadi, bagi kamu yang saat ini sedang mengalami kenaikan berat badan, jangan khawatir, ya!

Ada banyak metode diet yang bisa kamu lakukan. Pakar diet bernama Amanda Beaver memberikan rekomendasi cara diet yang bisa kamu coba.

1. Diet Rendah Karbohidrat

Kebanyakan orang paling sering melakukan pola diet ini karena polanya menerapkan sistem pengurangan dan pembatasan dalam mengonsumsi karbohidrat. Maka, seseorang akan mempertimbangkan dan menghitung karbohidrat yang akan mereka konsumsi. Selain pengurangan dan pembatasan konsumsi karbohidrat, perlu memenuhi beberapa nutrisi lainnya.

Jangan khawatir, bagi kamu yang tertarik menerapkan pola diet ini, ternyata polanya cukup aman dan mudah dilakukan, lho.

2. Diet Vegan

Dalam melaksanakan diet vegan, seseorang akan memfokuskan dirinya untuk mengonsumsi makanan nabati dan menghindari protein hewani. Selain menurunkan berat badan, metode diet ini dilakukan untuk menghindari lemak jenuh dan mengontrol gula darah agar tetap stabil. Selain berat badan turun, penyakit pun akan menjauh.

3. Diet DASH

Pola diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) merupakan metode diet yang menyarankan untuk mengonsumsi sayur, buah-buahan, dan biji-bijian. Dalam metode diet ini, penting menghindari makanan yang tinggi kolestrol untuk mengontrol tekanan darah serta mencegah hipertensi. Tentu pola diet ini aman karena tubuh akan mengonsumsi makanan yang berserat dan bernutrisi bagi tubuh.

4. Diet Nabati Fokus

Plant based diet atau biasa disebut diet nabati fokus merupakan metode yang dipercaya ampuh membantu menurunkan berat badan dengan cara mengonsumsi utuh buah, sayur, dan biji-bijian. Maka, dapat dipastikan bahwa nutrisi yang didapatkan tubuh akan alami dari makanan nabati. Plant based diet akan memberikan tubuh makanan yang berserat. Hal ini dilakukan supaya metabolisme dalam tubuh meningkat dan memperlancar pencernaan.

Ilustrasi Konsumsi Makanan Sehat | Foto: Pinterest/Ygeiamou.gr

5. Intermittent Fasting

Intermittent fasting atau biasa disebut dengan diet puasa merupakan metode mengatur jadwal. Seseorang yang melakukan metode diet ini menerapkan pola makan yang teratur dan terjadwal sehingga tidak bisa makan di jam yang bukan waktunya. Pola diet dengan berpuasa ini dapat disesuaikan dengan kemampuan tubuh masing-masing. Cara puasa yang biasa dilakukan adalah 16/8 yang berarti 16 jam waktu untuk berpuasa dan 8 jam waktu untuk makan.

6. Diet Volumetrics

Pola diet volumetrics merupakan metode yang lebih mengutamakan porsi makanan yang besar dengan tidak membatasi makanan yang dikonsumsi. Pada pola diet ini, semua makanan dapat dikonsumsi karena prinsip pola makanannya lebih memerhitungkan jumlah kalori. Maka dapat dikatakan volume makanan boleh banyak, asalkan jumlah kalori yang dikonsumsi sedikit.

Nah inilah metode-metode diet yang dapat GoodMates lakukan apabila mengalami kenaikan berat badan. Jadi, GoodMates tidak perlu khawatir lagi saat berat badan tiba-tiba naik!

 

Referensi: CNN Indonesia

I am currently studying at Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur with a focus on the scientific disciplines of Communication. Active in organization on campus and off campus. Able to be responsible in any situation and conditions.I love collaborating and making connection and open to talk about anything topics. I like to trying new things that related to education,relations/communication, gender equality, and local development.