Rekomendasi Film Animasi Klasik Penuh Makna untuk Segala Usia
The Iron Giant | Foto: Google

#FutureSkillsGNFI

Pernahkah kalian merasa terlalu tua dan tidak cocok menonton film animasi lagi? Padahal, siapa bilang film animasi hanya cocok dinikmati oleh anak-anak? Sekalipun sudah dewasa, kita juga sebaiknya tetap menonton film animasi karena ternyata film animasi justru memiliki lebih banyak kelebihan dibanding film live-action yang mampu membuatnya cocok untuk dinikmati segala lapisan usia.

Kelebihan film animasi dibanding live-action adalah keleluasaannya (flexibility). Animasi memiliki potensi keleluasaan yang tak terbatas dalam mengekspresikan suatu cerita.  Animasi mampu memvisualisasikan dunia fisik maupun simbolisme hingga abstrak dan geometri. Keleluasaan tersebut memberi kesempatan bagi para pembuat film untuk memiliki kebebasan seluas-luasnya dalam berkreasi mengikuti kemana imajinasi mereka pergi, karena hampir apapun dapat divisualisasikan melalui animasi tanpa perlu khawatir mengenai seberapa tidak masuk akalnya itu di dunia nyata.

Film animasi juga dapat menggunakan simbolisme dengan lebih bebas dan efektif serta mampu menggabungkan berbagai teknik, gaya komunikasi maupun strategi pemaparan narasi cerita. Inilah yang memungkinkan beberapa film animasi untuk mengeksplor tema yang dalam dengan leluasa dan lebih menarik dibanding film live-action namun tetap dapat diadaptasi supaya cocok bagi berbagai rentang usia.

Ada begitu banyak film animasi yang dirilis setiap tahunnya. Namun, terdapat beberapa film animasi yang benar-benar bagus tetapi sayangnya tidak mendapat cukup banyak perhatian maupun diketahui oleh banyak orang sekalipun memiliki kualitas visual yang memanjakan mata dan memiliki  cerita yang dalam. Berikut merupakan rekomendasi film-film animasi yang tidak banyak diperbincangkan maupun diketahui orang namun sangat layak untuk ditonton oleh semua usia karena kualitas visual dan kedalaman ceritanya yang memiliki makna mendalam.

 

  1. The Prince of Egypt (1998)

 

Sebelum mendapatkan perhatian luas melalui film Shrek, studio animasi Dreamworks merilis film animasi epik yang merupakan adaptasi dari cerita exodus Nabi Musa dan para pengikutnya dari penindasan Raja/Firaun Ramses 2 di Mesir. Animasi visual dan akting pengisi suaranya sangat mengesankan. Ceritanya juga mengangkat tema serius mengenai tema sejarah yang dipenuhi drama dan intrik terkait kekeluargaan, pemerintahan, politik, diskriminasi serta hubungan emosional Musa dan Ramses yang tadinya sempat menjadi saudara tetapi akhirnya berpisah karena ego Firaun dan panggilan hati Musa untuk menyelamatkan umatnya yang tertindas. Sungguh sebuah tema yang sangat jarang diangkat dalam film animasi dewasa ini. Selain itu, film ini juga memiliki soundtrack yang legendaris, yaitu When You Believe yang dinyanyikan oleh Whitney Houston dan Mariah Carey, yang mampu membakar semangat karena menceritakan kegigihan umt Nabi Musa untuk dapat keluar dari penindasan Firaun di Mesir.

 

 

  1. Anastasia (1997)

 

Anastasia merupakan film pertama garapan 20th Animation Studios yang rilis di kala Disney gencar membuat film mengenai putri raja. Anastasia juga diangkat dari legenda kerajaan Rusia mengenai seorang putri raja namun berbeda dengan film-film Disney kala itu, Anastasia memiliki cerita yang lebih kelam dan memiliki porsi aksi yang lebih banyak dari film-film Disney mengenai putri raja. Inilah yang membuat Anastasia terasa segar karena menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari film-film sejenisnya. Diceritakan Anastasia merupakan satu-satunya anggota kerajaan Rusia yang bertahan hidup dari serangan Rasputin dan pada akhirnya harus menghadapi sang penyihir jahat tersebut.

  1. The Iron Giant (1999)

 

Sebelum terkenal dengan Ratatouille dan The Incredibles, sutradara Brad Bird sempat membuat film animasi yang tidak kalah seru namun sayangnya tidak banyak diperbincangkan publik yaitu The Iron Giant. Film animasi dengan genre science fiction tersebut mengambil latar Amerika Serikat saat Perang Dingin yaitu tepatnya pada tahun 1957. Film ini mengisahkan mengenai seorang bocah laki-laki bernama Hogarth Hughes yang berteman dengan alien berwujud robot raksasa dari planet lain. Namun, seorang agen federal dari militer paranoid terhadap keberadaan robot tersebut dan ingin melenyapkannya sehingga membuat Hogarth harus mencegah rencana tersebut. Persahabatan Hogarth dan robot tersebut yang sangat menyentuh hingga bagaimana perkembangan karakter robot tersebut dalam memilih jalannya untuk menjadi lebih manusiawi merupakan hal yang membuat cerita dari film ini tak terlupakan.

  1. An American Tail (1986)

 

Film ini menceritakan mengenai perjuangan seekor tikus kecil untuk berkumpul kembali bersama keluarganya setelah terpisah dalam perjalanan mereka dari Rusia untuk mengungsi ke Amerika Serikat guna mengejar kehidupan yang lebih layak. Menonton film ini merupakan sebuah perjalanan rollercoaster emosional dari awal hingga akhir, namun juga sarat akan aksi dan petualangan. Meskipun memiliki tokoh-tokoh imut, namun sebenernya film ini memiliki tema yang berat karena merupakan alegori dari permasalahan pengungsi dan memaparkan mengenai pro dan kontra terkait American Dream.

  1. Treasure Planet

 

Treasure Planet merupakan salah satu film animasi terbaik dari Disney, namun sayangnya juga merupakan yang paling terlupakan di antara film-film animasi Disney yang lain. Padahal film ini memiliki kualitas animasi yang sangat indah. Ceritanya juga menyentuh serta penuh aksi dan petualangan intergalaksi yang seru. Film ini juga memiliki pesan moral yang sangat membakar semangat yaitu bahwa percaya pada kemampuan diri sendiri dan mimpi-mimpi yang kita yakini bahkan saat orang lain meragukan kemampuan kita adalah pelajaran yang lebih berharga daripada ribuan semesta.

 

 

Referensi:

Studio Pigeon <https://studiopigeon.com/blog/8-reasons-why-animation-is-not-only-for-children/>

Gizmodo <https://gizmodo.com/why-saying-animation-is-only-for-kids-is-bullshit-1561023216>

Post Instagram Hugh Verheylewegen <https://www.instagram.com/hughv302/>