Scientist Rebellion Gaungkan Darurat Pemanasan Global, Kita Wajib Lakukan Ini
Scientist Rebellion dalam aksinya tahun lalu | Foto: Scientist Rebellion/Facebook

Scientist Rebellion merupakan nama dari aksi kelompok ilmuwan peduli lingkungan yang ingin mengungkap keparahan dampak perubahan iklim bagi bumi kita saat ini. Kelompok ini sempat menyita perhatian publik di minggu pertama April 2022.

Lebih tepatnya ialah ketika sekitar 1.000 ilmuwan di lebih dari 25 negara menggelar aksi demonstrasi. Tujuannya agar para pemimpin dunia melakukan aksi nyata dalam menangani dampak perubahan iklim.

Adapun hal yang melatarbelakangi aksi tersebut adalah keluarnya laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) yang menyimpulkan bahwa saat ini kenaikan jumlah karbon dioksida di atmosfer sudah berada di level membahayakan.

Jika tidak tertangani dengan baik, besar kemungkinan dampak-dampak yang lebih signifikan akan terjadi di bumi. Misalnya akan hilang keragaman hayati secara drastis, hingga beberapa bagian bumi menjadi tak layak huni akibat cuaca ekstrim dan suhu panas.

Akibat kejadian tersebut, tagar #LetTheEarthBreath menjadi viral di sosial media berikut dengan imbauan-imbauan aksi perlindungan bumi. Tentu, seruan aksi dukungan memerlukan aksi nyata agar tercipta dampak perubahan yang nyata pula.

Untuk itu, dalam artikel ini GoodSide akan membagikan hal-hal apa saja yang bisa kita lakukan sebagai seorang individu untuk menyelamatkan bumi dari dampak perubahan iklim.

1. Mengurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi

Memanfaatkan transportasi umum untuk menyelamatkan lingkungan | Foto: Ketut Subiyanto/Pexels

Menggunakan kendaraan pribadi memang efisien untuk mencapai tempat tujuan. Sayangnya, di Indonesia sendiri, sektor transportasi dari kendaraan bermotor menyumbang emisi gas karbon dioksida terbanyak menurut laporan tahun 2015.

Untuk mengakalinya, Goodmates bisa berjalan kaki atau bersepeda jika menuju tempat dengan jarak dekat. Sementara untuk perjalanan jauh dan bisa terencana sejak jauh-jauh hari, Goodmates bisa menggunakan kendaraan umum untuk bepergian.

Terlebih, fasilitas transportasi umum saat ini mulai banyak mengalami peningkatan kenyamanan dan layanan. Jika mobilitas Goodmates memang hanya bisa terlaksana dengan kendaraan pribadi, Goodmates bisa mempertimbangkan membeli kendaraan bertenaga listrik yang tidak akan meninggalkan jejak karbon.

Baca juga: Bahaya! Rebahan Setelah Makan Bisa Picu Masalah Kesehatan

2. Belanja Bahan Ramah Lingkungan

Membawa tas belanja sendiri dapat mengurangi sampah plastik | Foto: Laura James/Pexels

Untuk menyelamatkan bumi, tentu kita perlu mengubah kebiasaan hidup, termasuk kebiasaan belanja. Contoh kecilnya dengan membawa tas belanja sendiri saat berbelanja ke pasar atau supermarket. Kebiasaan ini dapat mengurangi sampah plastik yang mencemari lingkungan.

Selain itu, jika Goodmates tengah berbelanja alat elektronik seperti lampu, carilah kemasan berlogo Energy Star yang mengindikasikan kalau produk tersebut lebih hemat energi.

Pelajari pula perusahaan-perusahaan yang mendukung aksi perlindungan bumi. Tujuannya agar Goodmates dapat memberi dukungan dengan menjadi konsumen produk perusahaan tersebut.

Lebih lanjut, GoodSide menganjurkan untuk menggunakan atau mendaur ulang barang yang masih bisa Goodmates gunakan sebelum membeli barang baru. Tak hanya menolong bumi dari tumpukan sampah dan energi, aksi belanja ramah lingkungan juga dapat membantu Goodmates menghemat uang, lo!

Baca juga: Hewan Penolong Kehidupan, Apa Saja Peran Lebah Bagi Kehidupan?

3. Mengurangi Sampah Makanan

Mindful eating, memerhatikan apa dan berapa jumlah makanan yang kita konsumsi dapat membantu selamatkan bumi | Foto: Pavel Danilyuk/Pexels

Menurut penelitian tahun 2017, Indonesia merupakan penghasil sampah makanan terbesar nomor dua di dunia. Tentunya, peringkat tersebut patut kita khawatirkan mengingat sampah lingkungan dapat mencemari lingkungan dari gas metana yang ia hasilkan.

Selain itu, tumpukan sampah makanan dapat mencemari air dan merusak ekosistem. Dalam jumlah yang masif, tumpukan sampah ini dapat menimbulkan kelongsoran yang memakan korban jiwa.

Baca juga: Jaga Bumi dengan Terapkan Green Ramadan

Untuk mengurangi sampah makanan, Goodmates harus berusaha untuk menghabiskan makanan. Caranya dengan mengenali porsi makan yang sanggup kita habiskan, serta mengolah atau membeli makanan yang memang sesuai selera agar tidak terbuang sia-sia. 

Itulah hal-hal sederhana yang bisa mulai kita biasakan untuk membantu menyelamatkan bumi yang semakin memanas. Aksi satu orang saja tidak akan menciptakan perubahan berarti, kita harus melakukannya bersama-sama. Yuk, bisa yuk!

Referensi: Inside Climate News | State of the Planet | CIMSA UI