Seberapa Penting Peran Mentor dalam Mencapai Kesuksesan?
Perempuan dan laki-laki sukses |Foto: August Deichelieu/Pexels

Pernahkah kamu merasa bingung harus melakukan apa saja untuk mencapai berbagai target dan tujuan hidupmu? Mencoba melakukan hal-hal besar itu sulit. Mencoba melakukannya sendirian, mungkin menjadi lebih sulit lagi. Itulah mengapa kita perlu bimbingan orang lain, salah satunya bimbingan dari mentor.

Mentor adalah seseorang yang memiliki pengetahuan tertentu yang dapat mendidik dan memotivasi orang lain dalam pengembangan keterampilan, kompetensi, dan tujuan hidup tertentu.

Mentor juga dapat dikatakan sebagai seorang penasihat atau panutan, yang bersedia meluangkan waktunya untuk terlibat dalam pertumbuhan diri dan pengembangan profesional bagi orang lain.

Ada banyak tokoh besar dunia, seperti Steve Jobs, Mark Zuckerberg, Bill Gates yang melibatkan mentor dalam perjalanan kariernya. Kira-kira, seberapa penting peran mentor sehingga bisa membantumu dalam mencapai kesuksesan?

Mentor membantu untuk keluar dari zona nyaman

Bisa jadi, selama ini kamu terlalu lama berada di zona nyaman. Kondisi tersebut membuatmu tidak sadar bahwa ada banyak potensi besar di dalam dirimu yang bisa dikembangkan.

Mentor berperan untuk memberikan dorongan agar kamu dapat mencapai batas tertentu sehingga kamu tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Mentor membantu mengurangi rasa stres

Ilustrasi stres | Foto: Conttonbro/Pexels

Hubunganmu dengan mentor tidak sekadar antara orang yang memberikan saran dan menerima saran. Mentor bertindak sebagai orang yang terpercaya yang dapat kamu andalkan untuk mendengar, memberikan dukungan, membantu membedah permasalahanmu, dan memberikan solusi.

Tentu saja dalam penyelesaiannya masalah tersebut tetap menjadi tanggung jawabmu. Setidaknya. kamu tidak kesulitan karena sudah mendapatkan saran dari mentor dan tidak merasa sendirian.

Mentor memberikan tip & trik dari pengalaman mereka

Perempuan berdiskusi | Foto:Fauxels/Pexels

Saat seseorang sedang membangun karir pertamanya, diperlukan sudut pandang dari orang lain yang sudah memiliki pengalaman. Seorang mentor tentu sudah memiliki pengalaman berkarir lebih dulu dari kamu, sehingga mereka layak untuk memberikan pandangannya kepadamu.

Misalnya, kamu gugup karena akan wawancara kerja. Kamu bisa meminta mentor untuk memberikan tips & trik wawancara kerja sehingga kamu dapat tampil maksimal. Sangat membantu, bukan? Lalu, bagaimana caranya agar bisa mempunyai mentor? Berikut beberapa tahapan yang harus kamu lakukan. 

1. Tentukan tujuan dan kebutuhan

Ilustasi tujuan | Foto:Skitterphoto/Pexels

Sebelum Goodmates memutuskan untuk mencari mentor, tentukan lebih dulu apa yang menjadi tujuan dalam hidupmu. Berdasarkan tujuan-tujuan tersebut, cari tahu apa saja yang menjadi kebutuhanmu.

Apakah ada kemampuan yang ingin kamu tingkatkan, kemampuan yang ingin kamu pelajari, dan kebutuhan-kebutuhan yang menjadi penunjang tercapai tujuan hidupmu. 

2. Amati lingkungan sekitar

Setelah kamu memahami apa yang menjadi tujuan dan kebutuhanmu, saatnya mulai mengamai lingkunganmu. Mentor tidak harus memiliki usia yang lebih tua darimu. Mentor bisa berasal dari keluarga, kolega, teman, atasan, dosen, alumi kampus, hingga teman-teman di komunitas.

3. Hubungi calon mentor dan bangun kedekatan

Ilustrasi menghubungi mentor | Foto: Tatiana Syrikova/Pexels

Terakhir, mulailah menghubungi calon mentor yang potensial untuk membimbingmu. Kamu bisa menghubunginya melalui whatsapp, email, atau kontak lainnya yang kamu miliki.

Gunakan bahasa yang sopan dan pastikan kamu sudah menyampaikan pesan secara singkat, jelas, dan padat. Ingatlah bahwa hubunganmu dengan mentor akan berkembang seiring waktu. Kamu tidak perlu terburu-buru untuk untuk membangun kedekatan dengannya.

Dengan memiliki mentor, kamu jadi tidak terlalu meraba-raba apa yang sebenarnya harus dilakukan untuk mencapai target dan tujuan hidupmu. Selain itu, kamu juga harus terbuka dengan kritik dan berkomitmen untuk berproses bersama mentor. Bagaimana Goodmates, tertarik untuk memiliki mentor?

Referensi: Forbes | Ekrut | Skill Academy | WEWAW Indonesia | Koinworks|Topkarir