Sedang Belajar Makeup? Berikut Tips Makeup Bagi Pemula
Make Up | Unsplash - Manu Camargo

PENULIS: Anisa Fitri Maulida

Menggunakan riasan atau make-up merupakan hal yang tidak boleh dilakukan terutama untuk para kaum hawa. Tidak mengherankan, sesuai dengan namanya, make-up menjadi kunci untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Tidak hanya itu, menggunakan make-up dinilai sebagai salah satu cara untuk mendongkrak penampilan yang lebih rapi dan juga professional, serta memberikan impresi yang luar biasa positif kepada orang yang melihat.

Tidak hanya untuk acara penting saja, penggunaan make-up saat ini mengandung banyak arti, bahkan banyak beauty influencer yang saat ini menggunakan make-up sebagai cara untuk 'berdiri' dan juga mengemukakan issue yang ada. Mereka menggunakan make-up sebagai hak untuk berbicara.

Penggunaan make-up yang dinilai penting menjadikan banyak orang mulai merias diri atau menggunakan alat make-up. Namun tak jarang juga mereka merasa bingung dengan langkah yang harus dilakukan agar merias diri menjadi lebih menarik, dan juga sesuai dengan fungsinya.

Apakah Kawan menjadi salah satu yang saat ini sedang bimbang kala menggunakan make-up? Jangan khawatir! Kawan datang ke tempat yang tepat. Mari merapat, biar Goodside berikan tips pemula make-up yang wajib diketahui.

Gunakan Pelembab

Pelembab | Unsplash - Alexandra Tran
Pelembab | Unsplash - Alexandra Tran

Menggunakan pelembab sebelum mengaplikasikan riasan adalah hal penting yang harus Kawan ingat, nih. Tidak hanya memberikan proteksi kulit sebab bahan kimia yang dikandung oleh make-up, pelembab juga dapat membuat kulit terhidrasi.

Dengan menggunakan pelembab pun dapat membuat make-up jadi lebih menempel hingga hasil yang didapatkan akan menjadi natural, dan tidak crack sama sekali. Sebab kulit yang terhidrasi akan menjadi kunci berhasilnya penggunaan make-up. 

Jangan lupa menggunakan pelembab yang sesuai dengan tipe kulit Kawan, ya.

Pilih Base yang Tepat

Base Make-up | Hitesh Dewasi
Base Make-up | Hitesh Dewasi

Setelah memastikan pelembab telah digunakan, langkah yang harus diperhatikan adalah base make-up. Namun sebelum Kawan menggunakan base, wajib untuk memperhatikan kebutuhan kulit dan juga kebutuhan menggunakan make-up.

Jika Kawan ingin menggunakan make-up yang tahan lama dengan tingkat coverage yang tinggi, Kawan bisa memilih foundation sebagai base. Namun jika Kawan ingin sesuatu yang lebih ringan, bisa menggunakan BB Cream atau CC Cream yang lebih ringan lagi, namun tida semua BB dan CC Cream memilki tingkat coverage yang tinggi dibandingkan foundation, ya.

Namun untuk para pemula, disarankan untuk menggunakan BB Cream atau CC Cream terlebih dahulu sebab formulanya yang lebih ringan, dan juga penggunaannya tidak terlalu rumit.

Tipis-Tipis Saja

Make-up Tipis | Unsplash - Chalo Garcia
Make-up Tipis | Unsplash - Chalo Garcia

Kesalahan bagi para pemula adalah menggunakan make-up terutama base dengan cara berlebihan dengan anggapan akan menutupi noda-noda di wajah. Padahal penggunakan make-up yang berlebihan akan membuat wajah Kawan terlihat dempul, dan bahkan terlihat seperti badut lho!

Sebaliknya, Kawan harus menggunakan make-up secara tipis namun bertahap (layering). Hal tersebut akan membuat riasan menjadi terlihat lebih natural, namun juga tetap memberikan coverage yang tinggi alias tetap dapat menutupi noda-noda di wajah. 

Gunakan Corrector Jika Perlu

Color Corrector | Guesehat
Color Corrector | Guesehat

Jika menggunakan teknik layering tidak dapat menutupi noda atau mata panda, itu tandanya Kawan harus menggunakan corrector. Fungsi corrector tak lain dan tak bukan adalah untuk menutupi noda yang tak dapat ditutupi oleh base make-up seperti foundation, BB Cream, ataupun CC Cream.

Tidak hanya itu, menggunakan corrector akan membuat wajah terlihat lebih cerah. Namun hal tersebut bergantung kepada warna corrector yang Kawan gunakan. Dilansir dari Wolipop, Kawan bisa menggunakan color corrector berwarna oranye jika Kawan memiliki kekurangan pada kantung mata, hal tersebut berfungsi untuk menetralisir warna di bawah mata agar tidak menjadi abu-abu saat dikombinasikan dengan concealer.

Namun jika Kawan memiliki kekurangan yaitu pada kemerahan di wajah, Kawan bisa menggunakan color corrector berwarna hijau untuk menyamarkan kemerahan sebelum menggunakan concealer. Namun jika hanya noda hitam saja, Kawan bisa langsung menggunakan concealer saja.

Ingat! Jika Kawan ingin hasil yang natural tanpa ingin mencerahkan bagian apapun, pilih concealer yang tingkat warnanya sesuai dengan warna kulit. 

Pilih Bedak Sesuai dengan Tipe Kulit

Bedak | Raphael Lovaski
Bedak | Raphael Lovaski

Memilih bedak adalah hal yang perlu diperhatikan juga, sebab jika salah memilih bedak akan memberikan efek buruk bagi wajah dan juga merusak make-up. Bisa-bisa riasan menjadi lebih kaku, bahkan bisa sangat berminyak, wajah juga bisa semakin kering, atau bahkan jadi berjerawat.

Dilansir dari SehatQ, ada baiknya jika Kawan memiliki tipe kulit berminyak gunakan bedak tabur yang memiliki partikel lebih kecil dan lebih bagus untuk menyerap minyak. Sementara untuk tipe kulit kering, dapat menggunakan bedak padat sebab lebih banyak mengandung minyak sehingga baik untuk kulit kering.

Warna Eyeshadow Netral Saja

Eyeshadow Warna Netral | Unsplash - Meg
Eyeshadow Warna Netral | Unsplash - Meg

Bagi Kawan pemula yang ingin menggunakan eyeshadow, ada baiknya jika menggunakan warna yang netral terlebih dahulu sebelum bereksperimen menggunakan warna lain. Dilansir dari Orami, menggunakan warna eyeshadow yang netral akan memberikan efek riasan yang lebih natural.

Tidak hanya itu, menggunakan warna netral akan sesuai dengan riasan apa saja sehingga Kawan tidak perlu khawatir merasa salah saat menggunakan riasan mata berwarna netral. Sebab jika Kawan salah menggunakan eyeshadow, akan berakibat pada riasan mata seperti mata terlihat sayu, redup, dan lainnya.

Menggunakan riasan mata juga tidak harus selalu dibuat serasi oleh outfit yang kita kenakan kok, Kawan. Namun jika sudah merasa pro dan ingin mencoba bermain di warna lain, Kawan bisa menggunakan warna cerah untuk bereksperimen.

Warna netral yang bisa Kawan gunakan adalah cokelat, beige, mocca, dan warna teduh lainnya.

Waspada Memilih Warna Lipstick

Warna Lipstick | Dermeva
Warna Lipstick | Dermeva

Make-up rasanya tidak lengkap jika tidak menggunakan lipstick sebagai final touch atau sentuhan terakhir. Namun jika Kawan perhatikan lagi, saat ini ada begitu banyak brand yang mengeluarkan lipstick dengan begitu banyak warna. Kira-kira, apa yang harus diperhatikan ya?

Kawan pemula wajib memperhatikan warna lipstick yang digunakan. Sebab jika salah memilih warna lipstick, akan membuat riasan menjadi kurang maksimal, dan bahkan bisa juga membuat penampilan terlihat lebih pucat, atau bahkan terlihat 'tidak nyambung'.

Warna lipstick dapat Kawan sesuaikan dengan warna kulit. Untuk Kawan yang memiliki warna kulit yang lebih cerah, dapat menggunakan warna nude, pink, atau merah cerah. Untuk Kawan yang memiliki kulit sawo matang, dapat menggunakan warna cokelat, oranye, atau juga merah tua.

Hack yang Pemula Bisa Gunakan

Tips ini merupakan opsional jika Kawan membutuhkannya. Biasanya tips ini digunakan saat sedang terburu-buru, atau bahkan sedang tidak memiliki alat make-up kala dibutuhkan. Beberapa diantaranya jika Kawan membutuhkan shading untuk membuat rahang dan tulang hidung menjadi lebih tirus, Kawan bisa menggunakan pensil alis, atau eyeshadow berwarna cokelat.

Jika Kawan kehabisan pensil alis, Kawan bisa menggunakan eyeshadow berwarna hitam, atau cokelat tua untuk mengisi alis Kawan. Namun jika ternyata yang kehabisan adalah eyeliner, Kawan bisa menggunakan eyeshadow untuk membuat liner yang tipis, bahkan cara tersebut sering digunakan oleh MUA di Korea Selatan, lho. 

Bagaimana Kawan? Semoga saja tips ini dapat memberikan insight bagi Kawan para pemula. Namun harus diingat, kunci agar make-up terlihat bagus adalah percaya diri, dan berlatih terus menerus. Semangat!

Referensi: Wolipop | SehatQ | Orami