Berbagai Sekolah Kedinasan Indonesia, Lulus Bisa Langsung jadi CPNS!
Mahasiswa sekolah kedinasan | Foto: Ceramah Motivasi

Melanjutkan pendidikan tinggi dapat kamu jalankan melalui berbagai pilihan institusi, salah satunya sekolah kedinasan. Apabila ingin mendapat kesempatan lebih besar untuk bekerja di ranah pemerintahan, tempat tersebut adalah jawabannya.

Mengutip dari portal SSCASN Sekolah Kedinasan 2021 milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang mempunyai ikatan dinas dengan sejumlah lembaga pemerintahan sebagai penyelenggara pendidikan.

Banyak sekali calon mahasiswa yang berlomba-lomba memasuki perguruan tinggi kedinasan (PTK). Tanggungan biaya kuliah dan biaya hidup, serta peluang emas bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) menjadi daya tariknya.

Terdapat berbagai macam sekolah kedinasan populer yang dapat kamu pilih untuk melanjutkan perkuliahan. Apa sajakah itu? Berikut daftarnya.

1. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)

Mahasiswi STAN | Foto: Kilas24

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) merupakan kampus kedinasan yang sudah eksis sejak 1952. Dari tahun ke tahun, STAN selalu menjadi pilihan paling favorit bagi calon mahasiswa Indonesia.

Baca juga: Kunci Sukses Hidup, Simak Cara Membangun Grit

Kampus yang satu ini merupakan lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berada di bawah pengawasan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan RI.

Kamu dapat memilih program mulai dari jenjang D-I sampai D-IV dengan fokus utama Akuntansi dan Perpajakan. Berikut rincian jurusannya.

  1. Jurusan Akuntansi
  • D-III Akuntansi
  • D-IV Akuntansi

    2. Jurusan Pajak:

  • D-I  Pajak
  • D-III Pajak
  • D-III PBB/Penilai

    3. Jurusan Kepabeanan dan Cukai:

  • D-I Kepabeanan dan Cukai
  • D-III Kepabeanan dan Cukai

    4. Jurusan Manajemen Keuangan

  • D-I Kebendaharaan Negara
  • D-III Kebendaharaan Negara
  • D-III Manajemen Aset

Program D-1 berlangsung selama 1 tahun di Kampus STAN Jakarta dan Balai diklat keuangan di Palembang, Medan, Cimahi, Malang, Yogyakarta, Balikpapan, Makassar, dan Manado. Di sisi lain, program D-III berjalan selama 3 tahun di Kampus PKN STAN Jakarta saja.

Setelah lulus, mahasiswa akan menjadi CPNS yang bekerja di instansi pemerintah sektor keuangan. Contohnya di kantor pajak, bea cukai, ekonomi kreatif, dan sebagainya.

2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Para taruna IPDN | Foto: Rumah123

Lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Departemen Dalam Negeri RI ini bertujuan untuk mempersiapkan kader-kader di tingkat pusat maupun daerah.

Baca juga: Anti Bosan Saat Meeting, Zoom Hadirkan Fitur Avatar

IPDN menyediakan jenjang pendidikan vokasi, akademik, profesi, serta pascasarjana yang tergabung ke dalam tiga fakultas, antara lain:

  1. Fakultas Hukum Tata Pemerintahan
  • D4 Kependudukan dan Catatan Sipil
  • D4 Praktik Perpolisian Tata Pamong
  • D4 Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik

    2. Fakultas Politik Pemerintahan

  • S1 Politik Indonesia Terapan
  • D4 Kebijakan Publik
  • D4 Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    3. Fakultas Manajemen Pemerintahan

  • S1 Manajemen Pemerintahan
  • S1 Manajemen Sumber Daya Manusia
  • S1 Manajemen Keuangan
  • S1 Manajemen Pembangunan
  • D4 Keuangan Daerah
  • D4 Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil
  • D4 Manajemen Sumber Daya Aparatur

Lulusan kampus ini nantinya akan langsung memperoleh penugasan pertama di berbagai tempat di seluruh Indonesia, khususnya daerah perbatasan.

Para alumni juga berpeluang untuk merintis karier pada instansi pemerintahan menuju jenjang yang lebih tinggi, seperti kepala daerah (gubernur, walikota, bupati, dan sebagainya).

3. Politeknik Statistika (Polstat) STIS

Mahasiswa STIS | Foto: Twitter

Pencinta dunia statistik, data, matematika, serta komputer harap merapat. Sebab, kampus STIS bisa menjadi pilihan kuliah yang tepat buat untuk kamu.

Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri merupakan lembaga yang membawahi langsung perguruan tinggi yang sudah berdiri sejak tahun 1958 ini. Terdapat tiga jurusan yang tersedia oleh STIS, yaitu:

  • D-III Statistika
  • D-IV Statistika 
  • D-IV Komputasi Statistik

Jika mahasiswa menempuh program D-IV, kelak mereka akan lulus dengan gelar S.ST. (Sarjana Sains Terapan). Sementara itu, lulusan program D-III bergelar A.Md. (Ahli Madya). Keduanya sama-sama akan menjadi ASN yang bertempat di lingkungan BPS di seluruh Indonesia.

4. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

Upacara kampus STIN | Foto: Indonesia College

Kehadiran perguruan tinggi ini bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa yang mempunyai kemampuan akademik, serta keahlian profesional utamanya dalam bidang intelijen.

Para taruna akan belajar lebih dalam terkait ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi intelijen supaya dapat menerapkannya demi menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

Kampus STIN yang berlokasi di Sentul, Jawa Barat ini mendapatkan pengawasan langsung oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

Baca juga: Belajar Jaga Sikap Saling Menghargai dari Kasus Will Smith dan Chris Rock

Terdapat dua program studi yang bisa kamu pilih, yaitu Agen dan Analisis dengan masa studi selama 4 tahun. Setelah lulus, mahasiswa akan memperoleh gelar S.In. sekaligus bekerja untuk BIN.

5. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Penyambutan mahasiswa Poltek SSN | Foto: Indonesia College

Bagi kamu yang menyukai dunia internet dan keamanan data, tidak ada salahnya untuk melirik perguruan tinggi kedinasan ini.

Poltek SSN yang dulunya bernama STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara) ini berada di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adapun beberapa program studi yang tersedia, antara lain:

  • D-IV Rekayasa Kriptografi
  • D-IV Rekayasa Keamanan Siber
  • D-IV Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi

Masa perkuliahan di sini adalah selama 4 tahun dengan gelar D-IV, untuk kemudian menjadi CPNS dan bekerja di BSSN atau instansi pemerintahan sesuai dengan formasi yang tersedia.

Referensi: KampusAja| Pintek.id | Ruang Mahasiswa