Selain HTML dan Phyton, Mari Mengenal Bahasa Pemrograman Lainnya
Ilustrasi bahasa pemrograman. | Sumber: Clément Hélardot/Unsplash

Kini, hampir seluruh aspek di kehidupan kita dibantu oleh teknologi. Termasuk aplikasi yang sehari-hari kamu gunakan. Tahukah kamu bahwa di balik penggunaan aplikasi di gawai dan websites yang kamu kunjungi tersebut, terdapat bahasa pemrograman di baliknya agar aplikasi atau situs tersebut dapat berjalan dengan baik.

Mengingat kebutuhannya yang sangat besar, mempelajari bahasa pemrograman dapat memberikan peluang kerja yang lebih luas untuk kamu. Kemampuan ini tentunya akan dicari oleh perusahaan-perusahaan yang butuh mengembangkan aplikasi atau websites miliknya.

Beragam bahasa pemrograman dan fungsinya

ilustrasi bahasa pemrograman. | Sumber: Florian Olivo/Unsplash
 Ilustrasi bahasa pemrograman. | Sumber: Florian Olivo/Unsplash

Terdapat banyak sekali bahasa pemrograman di dunia. Setiap bahasa pemrograman memiliki kelebihan, kekurangan, kegunaan dan tantangannya masing-masing.

Pertama adalah bahasa C. dikutip dari Bitlabs Blog, bahasa ini pertama kali mulai dikembangkan pada tahun 1972 dan mungkin merupakan bahasa program tertua. Awalnya digunakan untuk mendukung sistem operasi UNIX. Dari bahasa C mulai muncul bahasa program lainnya yang lebih canggih seperti C++, C#, JavaScript dan lainnya.

C++ merupakan versi yang telah ditingkatkan dari bahasa C. Bahasa program satu ini memiliki beberapa keuntungan yang dirangkum dari Hackr.io seperti kemudahan mengakses objek yang disembunyikan atau diblokir oleh bahasa pemrograman lain, mengeksekusi program lebih cepat daripada kebanyakan bahasa pemrograman, membentuk dasar untuk memahami bahasa pemrograman yang lebih kompleks, hingga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi multi-perangkat dan multi-platform,

Adapula C# yang dibaca sebagai C-sharp dikutip dari Full Stack Academy merupakan bahasa program yang direkomendasikan untuk membangun video games 3D dan 2D yang menggunakan mesin game Unity yang populer. Buat kamu yang tertarik mengembangkan teknologi VR, cocok nih mulai mempelajari bahasa C#.

Program java yang tak asing

Selanjutnya adalah bahasa program Java yang mungkin pernah kamu dengar. Dilansir dari Bitlabs Blog, Java telah dikembangkan sejak tahun 1990 dan telah mengalami banyak testing dan updating sehingga banyak diminati oleh para developer.

Java merupakan bahasa pemrograman utama dalam pengembangan aplikasi Android dan digunakan pada video game, aplikasi smartphone, hingga aplikasi web yang dibuat dengan Java.

Kemudian ada JavaScript, yang disebut-sebut sebagai bahasa pemrograman paling populer digunakan di kalangan developer. Melansir dari Full Stack Academy, berdasarkan Stack Overflow’s 2020 Developer Survey, JavaScript menjadi bahasa pemrograman paling populer di kalangan developer selama delapan tahun berturut-turut.

Dikembangkan sejak tahun 1995, JavaScript awalnya bernama LiveScript dan diiklankan sebagai “younger brother” dari Java sebelum akhirnya berdiri sendiri. Meski banyak orang yang masih susah membedakan JavaScript dan Java karena sedikit kesamaan yang mereka miliki, keduanya sebenarnya berbeda.

Ternyata di balik tampilan media sosial yang kamu gunakan, terdapat andil dari bahasa pemrograman di baliknya. Pasalnya, JavaScript sangat penting untuk mengembangkan front-end web. Sebagian besar situs web populer seperti Facebook, Twitter, YouTube, Gmail, hingga Netflix mengandalkan JavaScript untuk membuat halaman web interaktif dan dinamis untuk pengguna.

Menurut Full Stack Academy, karena memiliki sintaksis yang fleksibel dan bisa berfungsi di semua browser utama, menjadikan JavaScript sebagai bahasa pemrograman paling ramah untuk pemula.

Mempelajari bahasa pemrograman selain dapat menambah skill baru juga dapat kamu jadikan sebagai hobi yang bermanfaat. Ke depannya, tidak menutup kemungkinan bahwa keahlian mengolah bahasa pemrograman akan terpakai di dunia kerja.

Referensi: Bitlabs Blog | Simpli Learn | Full Stack Academy | Hackr.io | Computer.org