Ingin Hidup Lebih Bahagia? Terapkan Seni Hidup Minimalis Ala Francine Jay
Ilustrasi Wanita Menikmati Hidup Minimalis | Sumber : Freepik

#FutureSkillsGNFI

Seni Hidup Minimalis karya Francine Jay merupakan bacaan non-fiksi berjenis motivasi yang berisi kiat-kiat hidup minimalis. Menurut Jay, cara hidup minimalis dapat membuat anda bahagia dengan memaksimalkan ruang, memiliki lebih banyak waktu dan energy, serta menjaga rumah tetap rapi. Terdapat empat bagian dalam buku ini, yaitu Dasar Pemikiran, STREAMLINE, Ruangan ke Ruangan, dan Cara Hidup. Penulis akan lebih berfokus mengupas bagian STREAMLINE, yaitu Start over, Trash, treasure, or transfer, Reason for each item, Everything in its place, All surfaces clear, Modules, Limits, If ones comes in, one goes out, Narrow down, Everyday maintenance.

Buku Seni Hidup Minimalis (Francain Jay) | Sumber : Dokumentasi Pribadi

Pertama, Start Over, yaitu awal untuk memulai meminimaliskan kehidupan anda. Hal yang paling sulit untuk mengerjakan suatu kegiatan adalah memulainya. Asumsi bahwa membersihkan rumah akan membosankan dan melelahkan akan terus berkeliaran sebelum anda benar-benar membersihkan rumah. Saat sudah memulainya, anda akan semakin bersemangat melakukan tahapan selanjutnya. Kunci dari tahap ini adalah mengeluarkan semua barang dari unit yang anda pilih. Anda dapat memilih barang yang perlu disimpan, alih-alih memilih barang yang perlu untuk dibuang.

Kedua, Trash, Treasure, dan Transfer. Setelah menyortir barang, anda perlu memisahkan barang ke tiga kategori, yaitu buang, simpan, atau berikan. Buang semua barang yang benar-benar sampah, seperti makanan basi, baju robek, kalender lama, serta barang rusah yang tidak dapat diperbaiki. Buang dalam hal ini berarti daur ulang sebisa mungkin. Transfer atau berikan akan lebih baik dilakukan jika barang tersebut dapat bermanfaat bagi orang lain. Treasure atau simpan berlaku untuk barang yang anda sukai, baik secara estetika maupun fungsi.

Ketiga, reason for each item. Saat anda memutuskan menyimpan suatu barang, anda harus benar-benar mempertimbangkan alasan bahwa barang itu harus dipertahankan. Ada barang yang layak simpan, namun ternyata memiliki fungsi seperti barang lainnya. Anda harus menghindari adanya duplikat barang. Tanyakan juga kepada diri anda apa manfaat dan seberapa sering barang itu digunakan.

Keempat, Everything in its place. Anda perlu menyediakan tempat besar untuk menampung barang-barang anda agar tidak berserakan. Terdapat tiga kategori tempat penyimpanan, yaitu inner circle, outer circle, dan deep storage. Inner circle yaitu tempat mudah terjangkau untuk anda menyimpan barang yang sering digunakan, seperti sisir, sikat gigi, dan laptop. Outer circle untuk sedikit lebih sulit dijangkau dan untuk menyimpan barang dengan frekuensi pemakaian jarang. Sementara, deep storage berada di luar ruangan tempat anda berkegiatan, seperti loteng dan gudang.

Kelima, All surfaces clean. Permukaan datar sangat menarik untuk anda menaruh banyak barang. Padahal, permukaan seharusnya tidak dibiarkan dalam kondisi berantakan dan semrawut. Tanpa permukaan yang rapi dan bersih, anda tidak memiliki ruang untuk melakukan hal apapun. Bayangkan bahwa permukaan adalah tempat licin dan miring sehingga anda tidak dapat meninggalkan barang terlalu lama.

Ruangan Minimalis dengan Permukaan Bersih | Sumber : Freepik

Keenam, Modules, yaitu teknik membagi membagi suatu sistem yang kompleks menjadi subsistem yang lebih kecil dan spesifik. Pertama, kumpulkan barang yang memiliki spesifikasi sama atau mirip. Kedua, sortir barang tersebut dengan pastikan hanya menyimpan barang yang anda gunakan. Terakhir, barang-barang harus dimasukkan ke dalam wadah agar tidk berserakan. dengan mengumpulkan semua barang, anda menjadi tahu berapa banyak barang yang anda miliki.

Ketujuh, Limits atau menerapkan batas. Menerapkan batas akan membantu anda memiliki kendali akan hal yang anda miliki. Menjadi minimalis awalnya terasa mengekang, namun anda akan merasa bahwa batas sebenarnya membebaskan. Anda perlu menghindari pembelian banyak barang tambahan di luar kebutuhan pokok. Membatasi diri juga akan memberikan lebih banyak waktu bagi anda dan mengurangi pengeluaran anda.

Kedelapan, If one comes, one goes out. Jay mengumpamakan rumah dn barangnya sebagai ember air. Membersihkan rumah akan mengurangi jumlah air di dalamnya, namun air tidak akan berkurang apabila terdapat aliran air yang masuk lagi. Agar tidak tumpah, menambahkan aliran baru harus disertai dengan menyedot air didalamnya. Setiap kali anda membeli barang baru, barang lama yang serupa harus dikeluarkan.

 

Kesembilan, Narrow down atau kurangi. Upaya membersihkan barang harus ditingkatkan ke tahap yang lebih tinggi. Anda dapat mengurangi barang-barang dengan cara kreatif, misalnya menyimpan barang multiguna dari pada barang yang hanya mempunyai satu fungsi. Contohnya, anda dapat menggunakan sofa yang sekaligus menyediakan laci penyimpanan di bawahnya. Anda harus mengurangi rasa sentimental saat mengurangi suatu barang, misalnya saying membuang barang yang memiliki kenangan. Anda juga dapat mengurangi barang dengan mengubahnya menjadi versi digital, seperti foto.

Kesepuluh, Everyday maintenance. Setelah menerapkan semua kiat-kiat di atas, hal paling penting adalah konsistensi. Kegiatan STREAMLINE tidak boleh hanya dipandang sebagai satu kegiatan saja, melainkan sebuah perubahan keseluruhan gaya hidup. Setiap barang yang disingkirkan meringankan beban anda dan keseluruhan proses ini adalah bersenang-senang.

Kiat-kiat yang dibagikan oleh Francine Jay di atas sangat berguna bagi anda, terutama anda yang memiliki permasalahan pada pengelolaan barang. Anda akan termotivasi dan terpacu untuk segera merapikan barang-barang anda. Jay telah menyusun tips-tips yang sangat berguna dengan bahasa yang ringan disertai contoh nyata. Kekurangannya adalah terdapat tumpang tindih di antara tips-tips tersebut sehingga banyak terjadi pengulangan makna. Keseluruhannya, buku ini sangat layak dan bermanfaat untuk mengisi waktu luang anda.

 

Referensi: Buku Seni Hidup Minimalis (Francain Jay)