Serba-Serbi Drama Kehidupan Mahasiswa Baru, Pernah Mengalami?
Potrait mahasiswa ospek | GEOTIMES

Tidak terasa, ya, kampus-kampus sekarang akan kembali menerima mahasiswa baru alias maba untuk menjadi bagian dari keluarga di kampus tercinta. Tentu saja, bukan hal mudah karena harus dilalui dengan berbagai tes sebagai seleksi masuk.

Namun, jangan salah, Goodmates! Tes yang diadakan merupakan gerbang utama untuk bisa masuk ke 'halaman' kampus impian. Kelak, masih ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan sebelum benar-benar resmi menjadi mahasiswa.

Bahkan, ada kemungkinan kamu akan mengalami 'drama-drama' yang hanya dialami oleh mahasiswa baru saja. Tenang, itu adalah hal yang biasa, kok! Jangan panik, kita kenali terlebih dahulu serba-serbi drama mahasiswa baru yang mungkin pernah Goodmates alami juga.

Menjadi mahasiswa baru tandanya kita akan mulai beradaptasi dengan lingkungan kampus yang pastinya berbeda dengan lingkungan sekolah sebelumnya. Hal yang sangat biasa jika kita kelak akan mengalami 'drama kecil' pada masa pengenalan lingkungan baru.

Namun, akan lebih baik jika kita sebagai mahasiswa baru mengenal lebih dekat drama tersebut agar tidak terlalu terkejut, bukan? Kalau begitu, mari kita simak informasinya.

Ospek universitas, fakultas, dan jurusan

Drama Mahasiswa Baru | Unsplash - Priscilla Du Preez
Drama Mahasiswa Baru | Unsplash - Priscilla Du Preez

Orientasi dan pengenalan kampus alias ospek adalah tradisi wajib yang harus diikuti oleh para mahasiswa baru. Tidak hanya mengenal kampus, dengan mengikuti ospek juga kamu akan segera mengenal teman baru dan juga kakak tingkat.

Eits, kamu harus tahu bahwasannya ospek tidak hanya dilakukan sekali saja. Ada beberapa kampus yang mengadakan dua bahkan sampai tiga kali ospek berdasarkan fakultas atau jurusan yang kamu ambil.

Untuk ospek universitas atau yang biasa disebut ospek kampus, itu merupakan penggabungan antara fakultas kamu dan fakultas lain. Untuk ospek fakultas, itu adalah ospek yang menggabungkan seluruh mahasiswa di satu fakultas saja.

Nah, untuk Goodmates yang memasuki fakultas tanpa jurusan, selamat! Kamu tidak perlu mengikuti ospek jurusan. Sebab hanya melibatkan mahasiswa pada jurusan tertentu saja.

Menghadapi kakak tingkat yang terkadang banyak tingkah

Sudah bukan rahasia lagi jika salah satu ketakutan mahasiswa baru saat menjalankan ospek adalah menghadapi kakak tingkat yang banyak tingkah. Namun, bukan berarti kakak tingkat tersebut menyebalkan, ya, Goodmates!

Setiap kakak tingkat yang masuk ke dalam kepanitiaan ospek dituntut untuk menyesuaikan perannya. Walaupun terkesan jahil, mereka akan tetap memberikan arahan yang baik, kok! Karena itu sudah menjadi tugasnya.

Sstt, bahkan ada juga kakak tingkat yang jahil karena ingin melakukan pendekatan alias PDKT dengan mabanya. Tetapi jika Goodmates menemukan kakak tingkat yang tingkahnya sudah melanggar peraturan, kamu punya hak untuk melaporkannya ke mentor atau pihak kampus agar bisa segera di tindak.

Perang mencari mata kuliah

Masa ospek selesai, hal selanjutnya yang akan Goodmates hadapi adalah pembelajaran secara teori. Tetapi sebelumnya, ada hal yang perlu Goodmates lakukan, yaitu mengisi kartu rencana studi atau yang biasa disebut KRS.

Mungkin untuk beberapa kampus, di semester satu KRS masih di kelompokan sehingga tidak perlu pusing mencari mata kuliah apa yang perlu kamu pelajari terlebih dahulu. Namun, tidak sedikit juga yang harus 'perang' mengisi KRS agar mendapat mata pelajaran serta dosen yang diinginkan, lho.

Perang KRS menjadi hal yang sengit dilakukan sebelum perkuliahan di mulai. Hal tersebut dikarenakan mahasiswa diperbolehkan untuk memilih mata kuliah seperti apa yang ingin di ikuti dan mahasiswa juga diperbolehkan memilih kelas sesuai dosen kesukaannya. Jika telat memilih? Goodmates mungkin akan sedikit 'apes' karena bisa jadi akan berhadapan dengan dosen yang killer. 

Salah masuk kelas

Nah, drama yang satu ini sudah banyak dirasakan oleh sebagian mahasiswa baru. Tidak seperti saat SMA yang hanya memiliki satu kelas, di kampus kamu harus mencari kelas yang sesuai dengan mata kuliah yang diambil.

Goodmates harus sangat teliti dalam mencari kelas. Jika tidak, kamu bisa salah masuk kelas dan kehadiranmu nanti tidak akan dicatat oleh dosen. Rugi bukan, sudah masuk kelas tetapi tidak dianggap di kelas karena salah masuk kelas.

Presentasi, paper, ulangi!

Di SMA, guru berperan aktif dalam memberikan pembelajaran. Namun di dunia perkuliahan, Goodmates akan menemukan bahwa dosen tidak selalu memberikan pengajaran secara full. 

Kebanyakan dari mereka akan memberikan tugas berupa presentasi kelompok atau paper secara individu. Tujuannya agar mahasiswa mau membaca buku referensi dan juga memahami secara menyeluruh mengenai mata kuliah yang diajarkan. Jadi, jangan heran jika kehidupan perkuliahan semester awal Goodmates akan dipenuhi oleh presentasi dan tugas paper. 

Bagaimana Goodmates, sudah siap untuk melangkah sebagai mahasiswa baru? Tetap semangat, ya!