Sering Merasa Terdistraksi? Ini Tips Melatih Mental Agar Tetap Fokus
Tips melatih mental agar tetap fokus | Unsplash/Brett Jordan

Kawan, pernahkah merasa sulit untuk fokus saat mengerjakan sesuatu? Di tengah situasi dunia yang serba terkoneksi ini, seseorang dapat dengan mudah terdistraksi hanya dengan satu notifikasi. 

Misalnya, saat sedang mengerjakan tugas kuliah, tiba-tiba ada pemberitahuan chat Whatsapp dari teman kuliah. Meski isinya tidak begitu penting, Kawan cenderung mudah tergoda untuk melanjutkan obrolan. Atau saat mendapat notifikasi “someone commented your post” dari unggahan Instagram, Kawan dapat langsung penasaran untuk mengeceknya. Sehingga, tugas kuliah tadi terlupakan. 

Hal ini wajar jika terjadi dan sering dirasakan siapa saja. Kemampuan untuk konsentrasi pada suatu hal di tengah-tengah banyaknya gangguan memang menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, fokus bisa menentukan arah kegagalan atau kesuksesan seseorang. 

Kabar baiknya, kemampuan untuk fokus sama seperti melatih otot. Semakin sering kita berlatih untuk fokus, tentu kemampuan kita akan semakin meningkat. Meski tidak mudah, perlu usaha dan waktu tertentu, tapi Kawan bisa melatihnya. 

Melansir dari Very Well Mind, berikut beberapa tips dan trik dari psikolog untuk membantu kita mengembangkan fokus dan konsentrasi. 

Tips Melatih Mental agar Tetap Fokus

Hindari multitasking agar fokus tidak terbagi | Unsplash/XPS

 

  • Buat Penilaian Pribadi untuk Tingkat Fokus Kita

Sebelum mulai berlatih cara untuk meningkatkan fokus, sebaiknya Kawan membuat penilaian terlebih dulu. Susun daftar seberapa kuat mental Kawan untuk fokus saat melakukan sesuatu. 

Contohnya: 

Fokusku sudah baik jika:

  • Mudah untuk merasa waspada (alert)
  • Mampu menetapkan tujuan dan membagi tugas menjadi beberapa bagian yang lebih kecil 
  • Istirahat sejenak, lalu kembali bekerja

Fokusku perlu ditingkatkan jika:

  • Sering melamun di tengah bekerja
  • Mudah terdistraksi
  • Kehilangan track perkembangan 

Jika pernyataan-pernyataan di pilihan pertama lebih sesuai dengan Kawan, artinya, kemungkinan besar kemampuan fokus Kawan sudah cukup baik. Namun, tetap harus terus ditingkatkan dengan banyak latihan.

Jika Kawan lebih banyak memilih pernyataan di pilihan kedua, berarti kemungkinan besar Kawan masih harus banyak melatih konsentrasi. Memang butuh waktu, tapi berlatih kebiasaan-kebiasaan baik tidak ada ruginya, bukan?

  • Jauhkan Gangguan

Mungkin terkesan sepele, tapi ternyata fokus Kawan bisa terganggu oleh hal-hal sederhana, lho. Seperti suara tv yang menyala di ruang keluarga, atau saudara Kawan yang sering tiba-tiba masuk ke dalam kamar. 

Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan meluangkan waktu dan mencari tempat yang cocok untuk sendirian. Alternatif lainnya, bisa dengan mencari lokasi yang tenang yang mana Kawan yakin tidak akan mendapat gangguan di sana. Seperti perpustakaan, ruang kerja di rumah, atau cafe kecil yang jauh dari pusat kota. 

Tentu, tidak semua gangguan bersumber dari eksternal. Kawan bisa jadi merasakan kelelahan, kecemasan, kekhawatiran, atau gangguan internal lainnya. Strategi yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan istirahat yang cukup sebelum bekerja. Atau, berlatih membangun mindset dan suasana positif agar Kawan dapat melawan semua pikiran buruk. 

  • Batasi Fokus

Apakah Kawan beranggapan kalau multitasking itu adalah solusi yang tepat agar semua tugas cepat selesai? Sebaiknya Kawan hindari kebiasaan ini, ya. Mengerjakan beberapa hal sekaligus dapat mengurangi produktivitas dan membuat Kawan lebih sulit fokus pada hal-hal detail yang penting. 

Pasalnya, kemampuan manusia untuk memberi perhatian pada sesuatu ternyata sangat terbatas. Jika Kawan memaksakan otak untuk fokus pada beberapa hal berbeda, kerja otak malah jadi berantakan. 

Jadi, cobalah untuk mengatur prioritas pekerjaan Kawan. Jika ada pekerjaan yang lebih penting dan mendesak, segera selesaikan. Namun jika ada tugas yang deadline-nya masih lama, Kawan bisa mengatur waktunya nanti. 

  • Jalani Momen Saat Ini

Kawan akan sulit untuk tetap fokus jika terus terbayang-bayang dengan masa lalu, khawatir dengan masa depan, atau mengabaikan momen saat ini karena alasan tertentu. Mungkin, Kawan pernah mendengar, pentingnya “being present” atau hadir di saat ini. 

Artinya “present” adalah mengurangi semua gangguan, baik fisik (seperti notifikasi) atau psikologis (seperti kecemasan), dan berusaha untuk menikmati momen saat ini. 

Mengapa Kawan harus menerapkan hal ini? Alasannya, karena Kawan hidup di masa sekarang yang mana bisa dikontrol. Kawan tentu tidak bisa mengubah masa lalu, dan masa depan belum pasti. Tetapi, langkah Kawan hari ini dapat membantu menghindari terjadinya kesalahan yang sama di masa lalu, dan dapat membuka jalan untuk masa depan yang lebih baik. 

  • Berlatih Mindfulness

Saat ini, mindfulness menjadi topik yang banyak diperbincangkan. Hampir sama dengan poin sebelumnya, mindful berarti memberikan perhatikan dengan berfokus pada satu tujuan saat ini, dan tidak ke masa lalu atau masa depan. 

Bagaimana cara melatih mindfulness? Kawan bisa melakukan meditasi sejenak saat mengerjakan sesuatu. Bisa juga dengan mengambil napas dalam-dalam sambil benar-benar fokus di setiap napas. Aktivitas pernapasan ini bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, sehingga Kawan dapat meminimalisir diri dari pikiran yang mengganggu dan mengembalikan fokus. 

  • Istirahat Sejenak

Apakah Kawan pernah mencoba untuk fokus pada satu hal dalam rentang waktu yang sangat lama? Misalnya, tidak berhenti mengerjakan tugas UTS kuliah dari pukul 8 pagi sampai 9 malam? Setelah beberapa saat, fokus Kawan bisa terganggu dan dapat berpengaruh ke mental serta fisik. Tak hanya itu, kinerja Kawan juga akan menurun. 

Penelitian menyebutkan, mengambil istirahat sejenak di tengah-tengah bekerja secara berkala, akan berdampak sangat baik bagi tubuh dan pikiran. Tidak perlu berlama-lama, 10-15 menit melakukan peregangan, minum, makan camilan, atau memejamkan mata, sudah sangat berguna, lho. 

  • Terus Berlatih

Terakhir, ingatlah bahwa membangun fokus dalam diri bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dalam semalam. Bahkan, atlet profesional membutuhkan banyak waktu dan juga latihan untuk memperkuat keterampilan konsentrasi mereka.

Jadi, mulailah dengan melatih diri agar tetap mindful saat mengerjakan berbagai tugas. Yakinkan diri bahwa dengan latihan terus-menerus, Kawan pasti bisa meningkatkan performa diri. 

Bagaimana, sudah siap untuk melatih mental agar tetap fokus?

 

Referensi:

https://www.verywellmind.com/things-you-can-do-to-improve-your-mental-focus-4115389