Strategi Jitu Sukses Turunkan Berat Badan Selama Puasa
Ilustrasi diet | Foto: Total Shape/Unsplash

Tidak sedikit orang yang kurang memperhatikan asupan makanan dan minuman selama menjalani ibadah puasa. Dengan begitu, kenaikan berat badan menjadi sesuatu yang sulit kita hindari.

Di satu sisi, bulan Ramadan dapat menjadi momen yang tepat buat kamu untuk mempunyai target menurunkan berat badan, tetapi belum kesampaian.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui tips-tips diet saat puasa supaya sukses memperoleh tubuh yang ideal. Lantas, bagaimana caranya? Berikut strateginya.

1. Atur Pola Makan Seimbang

Ilustrasi makanan seimbang | Foto: Brooke Lark/Unsplash

Kamu wajib memenuhi asupan nutrisi tubuh dengan baik jika ingin sukses diet saat berpuasa. Mulai dari karbohidrat, kentang, oatmeal, nasi merah, atau nasi putih merupakan pilihan tepat sebagai sumber energi.

Tambahkan lemak sehat yang bersumber dari salmon, daging merah tanpa lemak, alpukat, serta minyak zaitun. Kamu juga harus mengonsumsi makanan kaya protein, seperti telur, ikan, tahu, tempe, dan sebagainya.

Selain itu, perbanyak sayuran hijau dan buah yang tinggi serat untuk memperlancar pencernaan. Sebagai catatan, hindari juga jenis makanan gorengan yang berminyak karena mengandung kadar lemak jenuh cukup tinggi.

Baca juga: Daftar Aplikasi untuk Sukseskan Program Diet Selama Berpuasa

2. Kurangi Makanan dan Minuman Manis

Ilustrasi makanan manis | Foto: Rod Long/Unsplash

Aneka hidangan manis kerap menjadi favorit sebagai teman berbuka. Mereka yang berpuasa memang memerlukan asupan gula untuk mengembalikan energi yang hilang seharian. Akan tetapi, mengonsumsi makanan dan minuman terlalu banyak justru akan berdampak buruk, lo.

Produksi hormon insulin tubuh mengalami penurunan selama berpuasa. Padahal insulin berperan untuk mengubah gula menjadi sumber energi. Apabila kandungan gula yang berlebihan itu tidak berubah, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak sehingga kamu pun bisa gemuk.

Solusinya, kamu bisa mendapatkan gula alami dari buah-buahan, seperti kurma. Di samping menjadi sunah berbuka puasa, kurma mempunyai kandungan serat, mangan, dan kalium yang tinggi.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Ilustrasi minum air putih | Foto: Nigel Msipa/Unsplash

Pastikan kamu tetap memenuhi asupan cairan selama menjalankan diet di bulan puasa, setidaknya 8 gelas per hari. Kamu dapat menerapkan teknik 2-2-2-2, yaitu masing-masing dua gelas saat sahur, ketika berbuka puasa, sesudah Tarawih, serta sebelum tidur.

Melansir dari sebuah studi dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, minum air putih yang cukup mampu meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Semakin cepat metabolisme tubuh bekerja, tentu semakin banyak pula kalori dan lemak yang terbakar.

Baca juga: Jaga Bumi dengan Terapkan Green Ramadan

4. Tidak Makan Berlebihan

Ilustrasi makan berlebihan | Foto: Adrian Prastyanto/Unsplash

Banyak orang yang makan terlalu banyak sebagai siasat "balas dendam" setelah menahan lapar dan dahaga seharian. Meskipun begitu, kamu yang tengah menjalani program diet wajib berhati-hati. Sebab, porsi makan yang berlebihan malah berpotensi meningkatkan berat badan.

Kamu bisa menggunakan piring yang ukurannya lebih kecil dan mengambil makanan secukupnya, baik ketika sahur ataupun buka puasa. Menyantap hidangan dalam batas wajar merupakan tips ampuh supaya diet kamu berjalan efektif dan membuahkan hasil.

5. Rutin Berolahraga

Ilustrasi berolahraga | Foto: Anupam Maharatu/Unsplash

Aktivitas fisik seperti olahraga justru menjadi cara efektif menjaga kondisi tubuh tetap prima. Tak hanya itu, olahraga bisa membantu menurunkan berat badan, khususnya buat kamu yang sedang diet.

Namun, perhatikan tingkat intensitas dan waktu yang tepat untuk berolahraga supaya tidak menguras terlalu banyak energi. Pagi hari setelah salat subuh, sore sebelum berbuka, maupun malam hari sehabis Tarawih merupakan waktu yang cocok untuk melakukannya.

Biasakan rutin berolahraga selama 30 menit setiap harinya agar dietmu berjalan efektif. Kalau merasa belum sanggup, kamu bisa memulainya secara selang-seling.

Baca juga: Jaga Kesehatan Tubuh, Penting Perhatikan Kalori Saat Puasa

6. Tidur yang Cukup

Ilustrasi tidur yang cukup | Foto: Bruce Mars/Unsplash

Kurang tidur dapat mengacaukan sistem metabolisme sehingga tubuh tidak mampu membakar cadangan lemak secara optimal. Di samping itu, kadar hormon ghrelin juga akan mengalami peningkatan yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Kondisi inilah yang sering membuat seseorang jadi kalap dan makan berlebih sewaktu berbuka.

Untuk mendapatkan tidur malam yang cukup dan berkualitas, usahakan jangan begadang dan mengonsumsi makanan berat sebelum tidur. Tidak hanya itu, kamu boleh mengambil tidur siang sejenak selama 15--20 menit guna memperoleh energi dan fokus.

Itulah beberapa strategi yang bisa kamu lakukan untuk diet selama puasa. Jika mau melakukan puasa, pastikan juga kondisi tubuh kamu, ya. Jangan terlalu memaksakannya.

Referensi: Halodoc | Hello Sehat | SehatQ