Suka Duka Kuliah Sambil Bekerja
Ilustrasi | kompasiana.com

#FutureSkillsGNFI

Masa putih abu adalah masa yang paling menggembirakan. Masa saat banyak sekali kenangan terukir, mulai percintaan, pertemanan, maupun masa menemukan jati diri yang sebenarnya. Memasuki umur tersebut, kita harus siap menghadapi dunia orang dewasa. Kita harus dapat melewati masa sulit, mental kita pun yang menjadi sasarannya.

Pada tahun terakhir putih abu, kita berhadapan antara pilihan untuk melanjutkan kuliah atau bekerja. Jika sudah punya pasangan bisa pula menikah. Mungkin memang ada yang beranggapan bahwa menikah muda masih terlalu dini, tapi jodoh tidak ada yang tau, kan Goodmates?

Sebagian besar pasti ada yang memilih untuk bekerja. Mungkin karena faktor keuangan, sehingga harus terpaksa untuk mencari nafkah lebih cepat untuk membantu meringankan beban orang tua. Sebagian lainnya, merasa sudah lelah dan malas untuk berpikir dan belajar sehingga memutuskan untuk bekerja saja. Lebih enak, dapat penghasilan pula.

Pada awalnya pasti kita memikirkan hal yang menyenangkan. Senangnya bekerja, menerima gaji dan bisa membeli apa saja yang kita mau. Namun saat memasuki dunia pekerjaan, kita menerima banyak beban tanggungjawab, belum lagi adanya target atau lingkungan pekerjaan yang belum sesuai dengan kita, sehingga tekanan datang dari segala arah.

Ilustrasi | Foto: Pexels.com

Jika kita memilih kuliah, jangan asal masuk jurusan ya Goodmates karena jurusan memengaruhi ke depannya nanti, lho. Selain itu, kuliah di universitas mana saja sama kok, yang membedakan adalah bagaimana kita menjalankan kuliah dengan belajar giat.

Oleh karena itu, jangan mengejar universitas dan malah jurusan yang kamu ambil tidak sesuai dengan dengan keinginan dan passion kamu. Sudah membayar biaya yang mahal, malah disiakan begitu saja. Lagipula, jika salah jurusan kan, impian kita jadi terombang-ambing, apalagi malah kamu jenuh dan tidak menikmati dunia perkuliahanmu.

Ada juga yang memilih berkuliah sambil bekerja. Wah, ngggak kebanyang kan Goodmates, sibuknya kehidupan menjalani dua hal sekaligus. Ditekan kesana kemari. Gimana sih kehidupan kuliah sambil bekerja itu?

Jelas bisa terbayangkan betapa capeknya. Fokus ke satu hal saja terkadang susah, apalagi melakukan dua hal, bukan? Dari hasil wawancara saya bersama teman saya yang memilih untuk berkuliah sambil bekerja, saya lebih membuka mata bahwa memang tidak ada hal yang mudah. Namun jika kita mengerjakannya dengan ikhlas, pasti dapat terselesaikan. Kira kira apa sih suka duka kuliah sambil bekerja?

“Suka nya berkuliah sambil bekerja adalah mendapatkan ilmu dari dua sisi yang berbeda, dari sisi pendidikian dan dari sisi pengalaman, karena saat kita bekerja kita bukan sekadar mendapatkan gaji tetapi juga mendapatkan ilmu. Justru bagi saya, ilmu itu lebih banyak saya dapat dari pengalaman,” ujar Dina.

Seperti kata pepatah, sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui, mungkin begitulah kira-kira kuliah sambil bekerja. Dan ya benar sekali, di dunia pekerjaan ada banyak sekali ilmu yang dapat kita peroleh jika kita peka dan mengamati sekeliling, tentu kita dapat belajar banyak hal. Intinya, kita harus pandai mencuri ilmu jika kita ingin mendapatkan pengalaman yang lebih.

“Kalau duka nya banyak, seperti pernah stres, di umur kita yang sekarang sedang rentan mengalami masa quarter of crisis, tabrakan jadwal kuliah sama kerja sering mungkin. Terus, waktu luang untuk diri sendiri terkadang berkurang. Bahkan, pernah merasakan menyerah tetapi alhamdulilah dapet petunjuk dari Allah untuk tetap semangat,” ujar Dina.

Banyak sekali memang duka nya, tetapi jika punya niat, kita akan dapat mengerjakannya dengan senang hati meski tekanan menghantui. Jadi, jangan lupa untuk bersyukur dan kurangi mengeluh ya Goodmates.

Memang banyak sekali yang menjalani kuliah sambil bekerja, mungkin terkadang ingin berkuliah, tetapi terhalang oleh permasalahan keuangan. Oleh karena itu, saat terpikir di benak Goodmates untuk kuliah sambil bekerja, pikirlah ulang. Goodmates harus memiliki niat dan tekad yang kuat.

Bagi para mahasiswa yang turut bekerja, mereka hebat karena dapat mengemban beban tanggungjawab yang tidak mudah. Demi semangat ingin mewujudkan impiannya, mereka semua menghapus pikiran tersebut, lebih berfokus pada apa yang ingin dicapai.

Itulah suka dukanya berkuliah sambil bekerja, Goodmates. Bagi yang sedang bekerja, berkuliah, atau melakukan keduanya, tetap semangat. Jangan putus asa, ya. Fighting!

 

Referensi: Wawancara