Suka Pecahkan Misteri? Kenali Deretan Film Bergenre Whodunit
ilustrasi deketif yang sedang memecahkan kasus misteri. | Sumber: audible.com

Kamu merupakan penggemar dari kasus-kasus milik Sherlock Holmes? Menyukai kisah-kisah menegangkan penuh misteri karangan Agatha Christie? Jika kamu penggemar keduanya, mungkin kamu akan suka dengan genre film whodunit.

Genre film whodunit dapat dikatakan tidak terlalu setenar genre lain contohnya romansa, komedi, drama, laga, dan lainnya. Merangkum penjelasan oleh Novel Suspects, genre film whodunit menawarkan kasus misteri seperti puzzle yang menantang untuk diselesaikan.

Sebagai pembaca atau penonton, tidak hanya menikmati jalan cerita, kita juga dapat berperan sebagai pemecah kasus tersebut sebab seluruh petunjuk yang didapatkan tokoh detektif juga ditunjukan kepada pembaca atau penonton.

Dilansir dari Kumparan, whodunit berasal dari singkatan “who has done it” atau “siapa yang melakukannya”. Terdapat genre lain yang merupakan antitesis dari genre whodunit yaitu howcatchem atau singkatan dari “how catch ‘em” (bagaimana cara menangkap mereka).

Kedua genre ini memiliki perbedaan jalan cerita bagaimana mengungkapkan pelakunya. Bila whodunit merahasiakan pelaku hingga akhir film dan menunjukan trik pembunuhan serta motifnya, howcatchem mengungkapkan pelaku sejak awal film dan mencari tahu bagaimana cara menangkap pelaku melalui kumpulan bukti-bukti yang ada.

Knives Out: Misteri kematian penulis novel kaya raya

film Knives Out. | Sumber: Lionsgate/Okezone
film Knives Out. | Sumber: Lionsgate/Okezone

Selain dikenal dengan perannya sebagai Captain America, Chris Evans baru saja memainkan film bergenre whodunit pada 2019 lalu. "Knives Out" akan menawarkan penonton misteri kematian Harlan Thrombey, seorang penulis novel misteri kaya raya.

Para tersangka yang merupakan tamu sekaligus anggota keluarga dari Harlan Thrombey pun menjadi tersangka dan harus menghadapi interogasi dari Benoit Blanc, seorang detektif swasta yang diperankan oleh aktor kawakan yang juga memerankan tokoh James Bond, Daniel Craig.

Memecahkan kasus pembunuhan di kereta api bersama Hercule Poirot

film Murder on The Orient Express. | Sumber: Apple TV
film Murder on The Orient Express. | Sumber: Apple TV

Dari pesta ulang tahun, kita beralih pada kasus pembunuhan di sebuah kereta api. Film arahan sutradara Kenneth Branagh ini merupakan film yang diadaptasi dari novel milik Agatha Christie dengan judul yang sama.

"Murder on The Orient Express" akan menampilkan salah satu karakter Agatha Christie, si detektif dengan tampilan kumisnya yang khas, Hercule Poirot. Hmm, bagaimana bisa, ya, dalam sebuah kereta api yang berjalan terdapat pembunuhan? Apakah pelakunya dapat melarikan diri? Atau justru merupakan penumpang kereta tersebut? Film yang rilis pada tahun 2017 lalu ini siap memberikan kamu unsur plot twist-nya.

Crooked House sajikan plot twist di akhir cerita

film Crooked House. | Sumber: www.agathachristie.com/Kompas
film Crooked House. | Sumber: www.agathachristie.com/Kompas

Di tahun yang sama, "Crooked House" menjadi film kedua yang diadaptasi dari novel milik Agatha Christie. Aristide Leonides, seorang pebisnis kaya raya telah meregang nyawa di rumahnya. Sophia salah seorang cucunya meminta detektif swasta Charles Hayward untuk menyelidiki kematian tersebut.

Seperti "Knives Out", seluruh anggota keluarga pun harus menghadapi interogasi dari Charles Hayward. Film yang disutradarai Gilles Paquet-Brenner ini siap memberikan plot twist pada akhir cerita. Mungkin kamu juga akan terkejut dengan pelaku dan alasannya membunuh Aristide.

Satu per satu terbunuh, siapa pelakunya?

film And Then There Were None. | Sumber: Fiction Advocate
film And Then There Were None. | Sumber: Fiction Advocate

Masih merupakan adaptasi dari novel karangan Agatha Christie, "And Then There Were None" tidak akan menampilkan Hercule Poirot untuk memecahkan kasus, melainkan akan mengajak penonton tenggelam pada ketegangan di sebuah rumah pada pulau terpencil berisikan sepuluh orang. Dua orang di antaranya merupakan pelayan di rumah tersebut, sedangkan delapan lainnya diundang oleh tuan rumah dengan nama “U. N. Owen”.

Thomas selaku pelayan kemudian memutar rekaman berisikan tuduhan pada kesepuluh orang tersebut mengenai pembunuhan yang mereka lakukan. Tuan rumah yang tak kunjung datang menambah ketegangan yang mulai muncul saat satu per satu, saat anggota rumah tersebut terbunuh. Penonton akan dibuat semakin bergidik dengan sajak anak-anak berjudul “Ten Little Indians” yang menjadi rujukan jalan cerita film ini.

Film yang masih memiliki layar hitam-putih ini rilis pada tahun 1945, dan terus diadaptasi hingga kini. Jalan cerita dan akhir cerita film ini memiliki perbedaan dengan novel karangan Agatha Christie. Meski begitu, kamu tetap akan menikmati misteri yang dibawa dengan lantunan latar musiknya yang menambah ketegangan film.

Itu dia beberapa rekomendasi film dengan genre whodunit. Selamat memecahkan misteri saat menonton nanti, Goodmates!

Referensi: Novel Suspects | Kumparan | CNN Indonesia | Kompas | Agatha Christie | Baca Terus