Tanamkan Rasa Nasionalisme melalui Acara Parade Surya Senja di Kabupaten Magetan
Sumber foto : Instagram Diskominfo Magetan

#FutureSkillsGNFI

Pemerintah Kabupaten Magetan kini kembali menggelar acara Parade Surya Senja setelah beberapa tahun tidak terlaksana akibat pandemi Covid-19. GoodMates sudah tahu belum apa sih acara Parade Surya Senja itu?

Parade Surya Senja merupakan kegiatan penurunan bendera merah putih yang dilaksanakan setiap sebulan sekali pada tanggal 17 di Alun-alun Magetan. Acara Parade Surya Senja ini diikuti oleh ratusan pelajar SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Magetan.

Acara ini diawali dengan penampilan kesenian daerah oleh beberapa pelajar di Magetan seperti atraksi drumband oleh SMK PGRI, Reog Yoso Manggolo oleh SMK Yosonegoro, Pencak silat oleh SMP Muhammadiyah dan beberapa penampilan lainnya. Setelah penampilan kesenian selesai kemudian dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera.

Menurut Suyatno, Kepala Bagian Operasi Lalu Lintas Kapolres Magetan, “Tujuan yang jelas dari Acara ini yaitu untuk menghormati bendera. Dengan adanya acara Parade Surya Senja ini diharapkan dapat menumbuhkan dan menanamkan rasa nasionalisme kepada para pemuda."

Seperti yang tercantum dalam UU No. 24 Tahun 2009, bendera merah putih merupakan identitas nasional bangsa Indonesia yang harus dijaga keberadaannya. Bendera merah putih merupakan sebuah simbol identitas yang dapat menggambarkan suatu negara dan membedakannya dengan negara lain.

Maka dari itu, untuk menghormati para pahlawan yang telah gugur, kita harus tetap menghargai jasanya dengan ikut upacara bendera. Bendera merah putih atau sering disebut sebagai Bendera Pusaka dijadikan sebagai identitas bangsa karena memiliki filosofi tersendiri, yaitu warna merah memiliki makna pemberani dan putih berarti suci.

Rasa nasionalisme sangat diperlukan dalam keberlangsungan sebuah negara. Sebuah bangsa akan menjadi maju apabila para pemudanya memiliki semangat rasa nasionalisme yang tinggi. Nasionalisme merupakan sebuah wujud cinta dan hormat terhadap bangsa sendiri.

Pada zaman modern yang dekat dengan kemajuan teknologi ini banyak pengaruh budaya asing masuk bertentangan dengan nasionalisme bangsa. Terjadinya hal tersebut karena ketahanan nasional akan lemah dan mudah ditembus oleh pihak luar, dengan kata lain bangsa Indonesia telah dijajah oleh generasi mudanya yang tidak menghargai bangsanya sendiri. Bukan dijajah dalam arti fisik, melainkan dijajah secara mental dan ideologinya. Hal tersebut apabila dibiarkan begitu saja dapat memudarkan memudarkan rasa nasionalisme suatu bangsa.

Maka dari itu, perlu berbagai upaya untuk meningkatkan semangat nasionalisme pada generasi pemuda terutama pada pelajar. Banyak sekali upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nasionalisme pemuda, di antaranya dengan diadakan pembiasaan melalui upacara bendera dan menyanyikan lagu nasional untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah airnya sendiri.

Tidak hanya itu, nasionalisme dapat pula diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang hormat kepada bangsa. Dengan adanya semangat nasionalisme yang tinggi, akan memudahkan terwujudnya cita-cita suatu bangsa. Adanya rasa nasionalisme dapat mempererat tali persaudaraan antar anggota masyarakat, diharapkan dengan adanya nasionalisme masyarakat hidup dengan rukun, harmonis dan tidak terpecah belah.

Menjaga nasionalisme sama juga dengan menjaga kehormatan bangsa sendiri. Dengan menjaga kehormatan suatu bangsa maka persatuan dan kesatuan akan tetap kokoh. Apabila persatuan dan kesatuan telah kokoh beberapa pengaruh budaya luar yang masuk dalam bangsa Indonesia akan dapat teratasi dengan mudah. Lain halnya apabila suatu bangsa tidak memiliki nasionalisme yang tinggi, maka dengan mudahnya pengaruh tersebut mengancam suatu bangsa.

 

Referensi: Wawancara