Tips Agar Puasa dan Aktivitas Kamu berjalan Lancar
Buka puasa bersama | Foto: Mentatdgt

#FutureSkillsGNFI

Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Ramadan 1443 jatuh pada pada 3 April 2022 lalu. Pola makan seimbang merupakan kunci utama agar tubuh sehat dan kuat selama menjalani ibadah puasa.

Sayangnya, banyak orang yang justru memutuskan mengonsumsi makanan yang berlebihan saat sahur agar saat menjalani puasa nanti bisa kuat. Padahal, hal itu justru membuat berat badan naik, lo.

Bulan ramadan bukan hanya untuk menahan diri saja, penting untuk perhatikan asupan kalori untuk mengendalikan diri dalam mengonsumsi makanan agar secukupnya. Dalam artikel ini, penulis akan membagikan tips agar puasa dan aktivitas kamu berjalan dengan lancar.

1. Makan Secukupnya

Ilustrasi sedang makan bersama | Foto: Pixabay

Pada saat waktu sahur sangatlah penting untuk kita memilih porsi yang tidak berlebihan. Maka, perlu untuk memilih makanan yang mempunyai kadar karbohidrat tinggi.

Sebagian orang tidak aware dengan apa yang mereka konsumsi. Hanya asal mengenyangkan saja. Padahal, jika makan berlebihan, hormon leptin yang mengatur otak bisa terganggu dan membuat rasa lapar terus menerus.

Baca juga: Hindari Kebanyakan Tidur Saat Puasa, Berikut Alasannya!

2. Konsumsi Buah dan Sayur

Buah dan sayuran | Foto: Pixabay

Mengonsumsi buah selain menyegarkan dan membuat tahan haus ketika berpuasa juga tak kalah pentingnya dengan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Salah satu buah pisang yang kaya kandungan vitamin A, B1, B2, dan C untuk mengurangi asam lambung.

Selain itu, pilihlah buat yang kayak akan serat dan kandungan air. Gunanya untuk bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh supaya tidak mudah haus saat puasa.

3. Minum 8 Gelas Air

Air putih | Foto: Pixabay

Saat sahur biasakan untuk minum setidaknya dua gelas air putih. Kamu bisa membaginya dengan teknik 2-2-2-2.

Teknik tersebut ialah 2 gelas saat buka puasa, 2 gelas saat sahur, 2 gelas sebelum salat tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.

Mengingat pentingnya mengkonsumsi minimal dua gelas air putih setiap sebelum menjalani ibadah puasa, tujuannya agar memberikan energi tubuh selama menjalani puasa.

Baca juga: Cara Mengontrol GERD Saat Sedang Berpuasa

4. Hindari Tidur Setelah Sahur

Ilustrasi tidur | Foto: Pexels

Sahur merupakan sunah untuk menjalani ibadah puasa. Selama Ramadan, jam tidur kita pun berubah. Jika tadinya bangun pagi pukul 5 untuk salat subuh, saat menjalani ibadah puasa kita perlu bangun pukul 3 dihi hari.

Kalau hal itu belum terbiasa, pasti akan merasakan kantuk yang berat. Sebenarnya, tidur setelah sahur ada dampak negatifnya yang akan kita terima kalau kita langsung tidur setelah makan sahur.

Adapun risiko yang akan kamu terima, seperti mengalami perut buncit, berat badan naik, mengalami kenaikan asam lambung, hingga berisiko terkena stroke. Namun, jangan khawatir karena ada solusinya.

Baca juga: Tradisi Unik Selama Bulan Ramadan di Seluruh Dunia

Kalau memang rasa kantung itu tidak bisa tertahan setelah sahur, usahakan untuk tidur paling tidak 2 jam setelah sahur. Beri jeda waktu yang cukup untuk memberikan kesempatan tubuhmu untuk mencerna makanan.

Sebelumnya, bisa tidur lebih awal atau dalam kurun waktu 2 jam tersebut bisa kita gunakan untuk mengisi waktu. Hal itu juga termasuk dalam menunggu berkumandangnya azan subuh.

Niatkanlah puasa untuk ibadah dan menjaga pola hidup serta pola makan dengan seimbang. Maka, bukanlah hal yang mustahil kalau bulan suci kali ini akan memberikan banyak berkah. Semoga tips ini bisa memberikan manfaat bagi Goodmates, ya.

Referensi: Suara | Sehatq | Kompas