Tips Asah Critical Thinking Supaya Lebih Percaya Diri
Ilustrasi│Pexels/Pixabay

Sebagai anak muda, penting bagi kita untuk menguasai critical thinking atau berpikir kritis. Critical thinking kini menjadi salah satu soft skill yang penting untuk dikuasai. Critical thinking akan berguna sekali dalam kehidupan sehari-hari, kuliah, dan bahkan dalam pekerjaan.

Berpikir kritis memudahkan kita dalam menemukan solusi untuk menyelesaikan sebuah permasalahan. Selain itu, berpikir kritis juga membantu dalam memilah informasi yang benar, apalagi di masa sekarang yang banyak sekali informasi bisa dengan mudah didapatkan. Dengan berpikir kritis, kita bisa memilah informasi yang benar dan salah sebelum kita cerna.

Disini, kita akan belajar bersama-sama, apa saja tips untuk mengasah critical thinking. Selengkapnya, simak beberapa tips di bawah ini!

Selalu Penasaran dan Skeptis

Selalu penasaran dan skeptis sangat penting dalam menerima sebuah informasi baru. Maksudnya, kita tidak boleh menerima mentah-mentah suatu informasi yang belum pasti benar. Kita harus selalu mempertanyakan kebenaran suatu informasi sebelum menerimanya.

Contohnya, ada suatu berita di internet yang disebarkan oleh seseorang melalui media sosialnya. Kita tidak bisa langsung mempercayai berita tersebut, kita harus selalu penasaran dan mempertanyakan kebenaran berita tersebut. Lebih baik liga jika kita telusuri lebih dalam mengenai berita tersebut dari sumber-sumber lain di internet.

Begitu juga jika sedang berdiskusi dengan seseorang. Jangan langsung menerima opini yang dilontarkan oleh lawan bicara kita. Kita harus selalu penasaran dan mempertanyakan kebenarannya. Seperti mempertanyakan kenapa dia berpikiran seperti itu, darimana dia mendapatkan informasi itu, dan sebagainya.

Dengan membiasakan hal ini, seiring berjalannya waktu kita akan terbiasa dengan pola pikir ini. Dengan begitu, lama-kelamaan kita akan menjadi orang yang kritis

Biasakan Membaca Buku

Ilustrasi│StockSnap/Pixabay

Bukan hal yang asing lagi, bahwa membaca buku adalah kegiatan yang sangat bermanfaat untuk menambah wawasan kita. Membaca buku, secara tidak langsung juga akan membiasakan kita berpikir kritis. 

Buku, terutama buku non fiksi, berisi susunan argumen kritis seorang penulis buku. Dengan membaca buku ini, kita akan terlatih untuk memahami argumen kritis yang disampaikan pada buku tersebut. Secara tidak langsung, kita akan terbiasa dengan pola pikir kritis seiring dengan seringnya kita membaca buku.

Karena itulah, membaca buku bisa membentuk pikiran kritis dalam diri kita. Tidak perlu takut untuk membaca buku dengan topik yang berat, justru dengan belajar memahami topik yang berat inilah pikiran kritis kita bisa terasah.

Mendengarkan Orang dengan Baik

Mendengarkan orang dengan baik penting untuk memahami opini yang disampaikan orang lain. Dengan begitu, kita bisa menerima pernyataan lawan bicara kita dengan utuh tanpa ada yang terlewat. Hal ini juga membantu kita untuk terhindar dari kesalahpahaman atau miskonsepsi dalam memahami persepsi lawan bicara.

Mirip seperti membaca buku, mendengarkan argumen kritis seseorang juga akan membentuk pemikiran kritis pada diri kita. 

Sering Berdiskusi dengan Teman

Ilustrasi│naassomz1/Pixabay

Berdiskusi adalah cara yang tepat untuk mempraktekkan beberapa poin diatas. Berdiskusi dengan teman tentang suatu isu sosial atau politik, adalah salah satu cara untuk mengembangkan pola berpikir kritis. Disini kita bisa mengaplikasikan teori dan data yang kita dapat dari membaca buku, mempertanyakan kebenaran opini, dan latihan mendengarkan argumen lawan bicara kita.

Berdiskusi juga membuat kita mengetahui beberapa hal baru dari perspektif teman kita. Perspektif yang mungkin berbeda ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi kita untuk melihat suatu hal. Dengan begitu, kita akan terbiasa untuk berpikir kritis dengan mempertimbangkan kebenaran opini orang lain.

Nah, itu dia beberapa tips mengasah critical thinking yang bisa mulai kamu latih dari sekarang!

Referensi: GlintsLuar SekolahCollege Info Geek