Tips Menuntaskan Skripsi dari Lulusan Berpengalaman
Ilustrasi | Foto: Pixabay

Skripsi merupakan tugas akhir dari rangkaian proses menuntaskan kuliah Strata (1). Menurut KBBI, skripsi adalah karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya.

Dalam proses mengerjakannya, mungkin kita kerap mendengar bahwa mahasiswa akan mendapatkan banyak permasalahan. Entah dari dalam diri sendiri seperti fase demotivasi atau faktor dari luar, seperti sulit menghubungi dosen.

Lalu, apakah ada tips untuk mengerjakannya? Ya, ada. GoodSide mendapatkan tips ini dari yang sudah berpengalaman menuntaskannya, yakni Riri Mukhariroh, S.Pd. salah seorang alumni angkatan 2018 yang sudah wisuda pada Mei 2022, jurusan Tadris Bahasa Indonesia kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Ia menyatakan bahwa skripsi itu sebenarnya mudah, bisa mahasiswa kerjakan paling lama seminggu pada setiap babnya. Dalam skripsinya, Riri memberikan berbagai tips yang akan memudahkan pengerjaannya, sebagai berikut:

  1. Buat kaum mager, kalian boleh membaca skripsi yang relevan terlebih dahulu sambil rebahan. Namun, dengan catatan harus mencatat hal yang penting di referensi skripsi tersebut. Waktunya bebas bisa kapan saja dan durasinya pun bebas. Kalian mau persiapan skripsi berminggu-minggu pun tak masalah.
  2. Jika kalian sudah paham, pilih tempat untuk mengerjakan skripsi. Buat kaum mager garis keras, tolong jauhi area dekat tempat tidur atau kasur. Pilih tempat yang nyaman dan mendukung, seperti perpustakaan atau kamar tidur, tetapi tidak berada di atas kasur.
  3. Atur waktu atau jadwal untuk mengerjakan skripsi, pastikan hari itu kalian me-time dengan skripsi. Namun, jika kalian benar menjalani poin 1, saya jamin kalian akan merasa ingin menyelesaikan hal yang kalian pahami detik itu pula. Jadi, sangat memungkinkan sekali kalian fokus, setidaknya 3 hari full berkutik dengan skripsi, paling lama seminggu. Saya jamin itu.
  4. Jika di tengah mengerjakan skripsi kalian sudah jenuh dan pusing, boleh mengerjakan skripsi sambil mendengarkan musik (khusus untuk kalian yang memiliki kemampuan belajar audiovisual). Namun, hindari bermain HP dengan mindset “rebahan ah, sambil istirahat sebentar”. Kalian boleh bermain HP, tetapi tidak dengan mendekati kasur apalagi rebahan.
  5. Kunci utamanya, jangan takut kunci. Kalian jangan takut salah, jangan takut bertanya, jangan takut dimarahi, jangan takut bertemu orang baru, dan jangan takut tertinggal. Karena, kabar baiknya adalah dosen pembimbing akan luluh kalau kalian rajin bimbingan. Sekiller apapun dosen pembimbing, pasti akan memiliki simpati pada mahasiswanya yang tetap rajin bimbingan walaupun dimarahi terus.

Tips selanjutnya yaitu dari Musyarofah, S.Pd., yang berkuliah di kampus yang sama dengan Riri, baik dari angkatan dan jurusannya pula. Musyarofah atau biasa dipanggil Ofa dalam kesehariannya, memberikan beberapa tips dalam proses menuntaskan skripsi. Kini, Saudari Ofa sedang menunggu wisuda yang kemungkinan tiba pada Oktober. Berikut beberapa tips yang GoodSide dapatkan ketika mewawancarai Ofa:

  1. Usahakan setiap hari membuka laptop, tidak melakukan apaun? Tidak apa, paling penting adalah buka file skripsi. Dengan sendirinya kamu akan tergerak, misal membuat halaman atau membaca kalimat yang typo.
  2. Pahami yang menurut kamu mudah, memang mengerjakan skripsi tidak mudah, tapi setidaknya ada beberapa yang mudah.
  3. Usahakan selalu membaca ulang latar belakang, tidak apa-apa jika tidak ingin menambahkan, seiring berjalannya waktu pasti latar belakang akan kamu perbaiki tanpa kamu sadari. Selain itu, kamu akan paham dengan jalannya skripsi atau penelitianmu.
  4. Usahakan seminggu dua kali bimbingan dengan dosen pembimbing.
  5. Bangun motivasi untuk mengerjakan skripsi dengan melihatvideo skripsi atau video bertemakan sedih, misal perjuangan suatu keluarga yang sederhana tapi mampu lulus sidang skripsi.
  6. Buat target waktu selesaikan skripsi agar ada progres setiap harinya.
  7. Apresiasi diri sendiri kalau sudah mengerjakan skripsi, tidak perlu yang mewah atau sulit. Cukup dengan membeli makanan yang kamu sukai.
  8. Setelah bimbingan, jangan lupa mengobrol lima menit bersama dosen untuk mengatakan “Bu/Pak doakan ya semoga saya cepat lulus."
  9. Kalau diri ini merasa malas, tidak apa-apa ikuti saja malasnya sampai kapan. Tapi ingat, harus tegas dengan diri sendiri. Jangan sampai terlena dengan kemalasan. Kita wajar kok malas, capek, dan pusing, semua ada waktunya. Hanya, kembali lagi kepada diri kita yang mengatur, masa iya malas terus?
  10. Intinya dari skripsi yang penting memiliki progress, biarpun sedikit tapi rutin. Misalnya, pagi mengerjakan satu jam, lalu malam dua jam. Tapi kalau aku, sekalinya mengerjakan skripsi bisa sampai empat jam. Kalau sudah menyentuh laptop, jadi enjoy, tetapi kalau tidak menyentuh, ya malas terus.

Tips selanjutnya yaitu dari Rahayu Nengsih, S.Pd.. Sama dengan Riri dan Ofa, yaitu angkatannya, jurusannya, dan kampusnya. Rahayu memberikan beberapa tips dalam proses menuntaskan skripsi, yaitu menguatkan niat, mengingat target yang ingin dikejar, dan mengurangi bermain HP, terutama menonton. Setiap hari targetkan harus mengerjakan minimal satu jam. Tak lupa, membuat alarm untuk menugas agar selalu ingat.

Nah, GoodMates itulah beberapa tips dari mahasiswa dan wisudawan yang sudah berpengalaman menuntaskan skripsi. Semoga bermanfaat untuk GoodMates yang dalam tahap skripsian maupun yang akan skripsian, ya!

 

Referensi: Wawancara