Intip 5 Tempat Pembuangan Akhir "Mewah" di Seluruh Dunia
Ilustrasi tempat pembuangan akhir | Foto: Evan Demicoli/Unsplash

Sampah merupakan hal yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari sisa makanan, buah, sayuran, sampai sisa plastik menjadi sampah yang selalu ada. Umumnya, sederet sampah tersebut akan terkumpul menuju tempat pembuangan akhir alias TPA.

Tempat pembuangan sendiri terkenal akan baunya yang tidak sedap dan kondisi yang cenderung kotor. Meskipun begitu, agaknya stereotipe tersebut tidak berlaku bagi beberapa TPA di dunia.

Sebab, tempat-tempat berikut berisikan barang-barang 'mewah' yang tidak umum, seperti mobil sport, roket, sampai kapal kargo. Di manakah itu? Berikut daftarnya.

1. Supercar Graveyard Sharjah

Supercar Graveyard Sharjah | Foto: Liputan 6

Sesuai namanya, tempat ini merupakan kuburan alias tempat pembuangan akhir bagi mobil-mobil mewah. Supercar yang berada di gurun Sharjah, Dubai juga tidak sembarangan. Lamborghini, Ferrari, Maserati, Rolls-Royce serta brand papan atas kelas atas lainnya juga bisa kamu temui.

TPA Sharjah rupanya menjadi salah satu cara pemerintah Dubai untuk memungut ‘sampah’ mobil, yang berserakan di jalan tanpa ada orang yang mengurusi. Para pemilik kabur dan meninggalkan kendaraan mereka karena alasan finansial seperti bangkrut atau tidak ingin membayar pajak.

Tidak heran, banyak supercar yang sebenarnya cuma mengalami kerusakan ringan, bahkan ada masih yang layak pakai. Mengutip dari SINDOnews, sekitar dua sampai tiga ribu mobil mewah terangkut menuju Sharjah setiap tahunnya.

Baca juga: Momen Haru Ramadan, Salah Tarawih di Times Square dan Hagia Sophia Turki

2. Davis Monthan-Tucson Air Force Base

Davis Monthan-Tucson | Foto: Peapix

TPA yang menjadi kuburan pesawat terbang terbesar di dunia ini mempunyai nama asli AMARC (Aerospace Maintenance And Regeneration Center). Lokasinya berada tepat di Pangkalan Udara Davis-Monthan, Tucson, Arizona.

Tempat ini menjadi pilihan bukan cuma karena wilayahnya yang sangat luas, melainkan juga berkat kondisi yang lumayan mendukung. Davis-Monthan mempunyai kelembapan rendah dengan rentang 10--20 persen, struktur tanah keras di atas ketinggian 770 meter di atas permukaan laut, serta curah hujan yang rendah.

Ribuan bangkai pesawat dari tempo dulu sampai zaman modern dapat kamu temukan. Beberapa di antaranya bahkan mengalami renovasi dan pengawetan apabila sewaktu-waktu ada bagian yang ingin ambil dan manfaatkan kembali.

3. Point Nemo

Point Nemo | Foto: Phinemo

Badan antariksa dunia mempunyai ‘kuburan’ puing roket dan satelit di sebuah tempat bernama Point Nemo di kawasan Samudra Pasifik. TPA yang satu ini berbatasan dengan Australia, Selandia Baru, serta Amerika selatan.

Nama Point Nemo sendiri berasal dari Bahasa Latin yang berarti 'tidak seorang pun'. Dengan kedalaman lebih kurang 4.000 meter, tidak ada makhluk hidup yang tinggal di sekitarnya. Maka, titik ini menjadi spot paling sempurna untuk pembuangan sampah luar angkasa.

Penjatuhan sederet benda luar angkasa di sini bertujuan supaya barang antariksa yang jatuh dan masuk ke Bumi, tidak menimbulkan bahaya terhadap wilayah berpenduduk.

Adapun berdasarkan data, objek paling besar yang pernah turun dari langit dan mendarat di Point Nemo adalah laboratorium ruang angkasa MIR milik Rusia. Saat itu, beratnya mencapai 120 ton pada 2001.

Baca juga: Unik! Intip Ide Hampers Lebarang yang Ramah Lingkungan

4. Nouadhibou

Noudahibou | Foto: Sometimes Interesting

Beralih ke transportasi laut, sebuah negara kecil di Benua Afrika yakni Mauritania memiliki TPA kapal paling besar sedunia. Namanya Bay of Nouadhibou Ship Graveyard atau Makam Kapal Teluk Nouadhibou yang kemunculannya tidak lepas akibat kacaunya korupsi di negara tersebut.

Dari kejauhan, Nouadhibou terlihat dengan bangkai kapal berkarat yang memenuhi segala sisinya. Prosedur pembongkaran kapal besar yang sangat mahal menjadi penyebab utama mengapa banyak sekali raksasa laut yang tertinggal di kawasan ini.

Kapal kargo, angkatan laut, sampai pukat ikan hanyalah sepersekian dari 300 lebih kapal berkarat yang sudah terbengkalai selama bertahun-tahun seperti karang.

Meskipun sempat muncul proposal untuk membersihkan Nouadhibou, tidak ada yang terealisasi sepenuhnya. Justru di sisi lain, terdapat banyak efek samping positif dari fenomena semacam ini.

Kumpulan kapal yang terbengkalai menghasilkan terumbu karang buatan bagi ikan dan hewan liar lainnya. Masyarakat setempat pun mendapat lapangan kerja sebagai pekerja yang bertugas menyelamatkan apapun barang berharga dari sana.

Baca juga: Terjebak Friendzone! Intip Drama Terbaru Park Hyunsik dan Han So Hee

5. Bandara Phoenix-Goodyear

Bandara Phoenix-Goodyear | Foto: Air Team Images

Berada di Goodyear, Arizona, TPA yang satu ini sudah eksis sejak meletusnya Perang Dunia II yang pada masanya berperan sebagai fasilitas udara angkatan laut, NAF Litchfield Park.

Phoenix-Goodyear kemudian beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan, sekaligus pelestarian berbagai pesawat usang milik Angkatan Laut AS (US Navy) setelah perang berakhir.

Selanjutnya pada tahun 1968, Departemen Pertahanan setempat akhirnya melakukan konsolidasi dalam rangka memindahkan lokasi penyimpanan pesawat ke Davis-Monthan Air Force Base (AFB) di Tucson, Arizona. 

Pemerintah kota Phoenix lantas membeli bandara tersebut untuk mereka gunakan sebagai bandara komersial sampai sekarang. Walaupun begitu, kamu masih bisa menjumpai sejumlah sisa pesawat bekas yang masih terparkir rapi di bandara Phoenix-Goodyear.

Referensi: Sekolah News Boombastis | CNN Indonesia