Melihat Ragam Tradisi Minum Teh Unik dari Seluruh Dunia
Illustrasi tradisi minum teh | Foto: Unsplash

Minum teh menjadi salah satu aktivitas yang biasa orang lakukan tiap hari. Meski demikian, minum teh juga ada tradisinya dan berbeda-beda seluruh dunia. Perbedaan ini terjadi akibat adanya budaya dan tradisi yang beragam dari tiap negara.

Pada dasarnya, minum teh bertujuan untuk melepaskan dahaga. Akan tetapi, seiring perkembangan waktu, banyak orang minum teh untuk mencari ketenangan dan kesegaran. Bahkan, bagi sebagian orang, teh cocok untuk suasana kebersamaan.

Aktivitas minum teh sejatinya adalah tradisi kuno. Menurut legenda, Kaisar Tiongkok Shennong melihat bahwa air panas tampak lebih menarik saat ada daun jatuh dari tanaman ke air tersebut. Sejak saat itu, minum teh menyebar ke seluruh dunia.

Orang Indonesia biasanya menikmati teh dengan mencampurkan gula atau madu. Ada juga yang menambahkan susu hingga lemon. Akan tetapi, di seluruh dunia memiliki tradisi minum teh yang unik dan berbeda.

1. Tradisi Minum Teh di Argentina

Illustrasi gambaran tradisi minum teh di Argentina | Foto: Unsplash

Negara Argentina memiliki tradisi minum teh unik yang mereka namai yerba mate atau “minuman para dewa”. Warga Argentina wajib untuk meminum teh ini setiap hari dengan mereka sajikan pada pot kecil atau labu calabaza kering.

Baca juga: Belajar Jaga Sikap Saling Menghargai dari Kasus Will Smith dan Chris Rock

Minuman ini juga selalu ada pada saat pertemuan atau perjamuan. Pastikan untuk tidak mengaduk teh yang mereka sajikan padamu. Bagi mereka, mengaduk teh yang sudah tersaji sama saja dengan meragukan kemampuan sang pembuat teh atau tuan rumah.

2. Tradisi Minum Teh di Tiongkok

Illustrasi gambaran tradisi minum teh di China | Foto: Unsplash

Selanjut, ada tradisi minum teh di Tiongkok bernama gongfu tea. Tradisi ini sangat detail dalam proses pelaksanaannya. Dalam tradisi ini, seseorang memerlukan sebuah mangkok sup, saringan, penjepit, cangkir, nampan pembuat bir, dan serbet.

Awalnya, para tamu akan mencium daun sebelum mereka seduh. Kemudian, akan masuk dalam prosesi minum. Teh akan mereka tuang pada cangkir yang sudah tersusun melingkar, dari atas dengan satu gerakan terus menerus secara berputar hingga cangkir penuh.

Tamu akan memegang cangkir dengan dua tangan, meminum teh secara perlahan, menikmati rasanya, dan menghirup aromanya.

3. Tradisi Minum Teh di Pakistan

Illustrasi gambaran tradisi minum teh di Pakistan | Foto: gyawun.com

Di Pakistan, ada tradisi minum teh bernama noon chai. Hal itu merupakan unsur budaya Kashmir, Pakistan. Teh ini berasal dari perpaduan teh dengan pistachio, almond, garam, susu, dan rempah, seperti kapulaga, kayu manis, adas, dan soda kue. Warna merah mudanya menjadi ciri khas tersendiri.

Baca juga: Uang Pas-Pasan? Begini Cara Liburan dengan Cara Bujet Minim

Noon chai biasanya ada pada acara-acara khusus, bersamaan dengan kue-kue, seperti sheermaal, kandir tchot, kulcha, dan bakarkhani. Adapun teh yang biasa mereka minum setiap hari bernama doodh pati.

4. Tradisi Minum Teh di India

Illustrasi gambaran tradisi minum teh di India | Foto: Unsplash

India sendiri merupakan salah satu negara dengan konsumen teh terbesar di dunia. Oleh karena itu, tak heran ada tradisi minum teh tersendiri di negara ini. Teh ini bernama masala chai atau teh masala, menggabungkan beberapa rempah, seperti kapulaga, cengkeh, lada hitam, kayu manis, jahe bubuk, gula, dan susu.

Jika secara tradisional, susu yang mereka gunakan pada teh masala adalah susu kerbau. Saat berkunjung ke India, kamu bisa menemukan teh masala di berbagai tempat, mulai dari restoran hingga pedagang pinggir jalan.

Mereka biasanya menyajikan teh masala pada cangkir kecil berbahan tanah liat. Sebagian orang percaya debu pada cangkir memberi cita rasa sendiri pada teh.

5. Tradisi Minum Teh di Thailand

Illustrasi gambaran tradisi minum teh di Thailand | Foto: Unsplash

Munculnya tradisi minum teh di Thailand tidak terlepas dari masuknya pengungsi Tiongkok, usai terjadinya perang saudara pada 1949. Tradisi minum teh di Thailand terbilang unik karena terbuat dari perpaduan berbagai bahan.

Mulai dari campuran teh ceylon atau assam, susu kental manis, gula, hingga beberapa rempah seperti asam, adas, hingga bunga jeruk. Cha yen atau teh Thailand ini memiliki ciri khas berwarna kuning-oranye pekat.

Baca juga: Daftar 5 Hotel di Indonesia yang Terapkan Konsep Ramah Lingkungan

Saat ini, cha yen begitu terkenal di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di sini, orang-orang menyebut cha yen sebagai “thai tea”

Ternyata, teh di seluruh dunia memiliki tradisi dengan bahan hingga cara menghidangkan yang unik dan berbeda-beda sesuai tradisi masyarakat setempat. Mana tradisi minum teh yang ingin Goodmates coba?

Referensi: IDN Times | CNN Indonesia