5 Upaya untuk Menjaga Kelestarian Bahasa Daerah
Illustrasi cinta budaya Indonesia | Foto: Unsplash

Menjaga budaya daerah adalah satu bentuk dari implementasi cinta tanah air. Budaya daerah menunjukan bagaimana gambaran keadaan dan sifat di setiap daerah. Oleh karena itu, menjaga kelestarian budaya daerah adalah mutlak.

Pelestarian budaya juga berarti bentuk upaya untuk menjaga dan melindungi dari kepunahan atau kerusakan warisan budaya. Pelestarian budaya dilakukan agar nilai-nilai budaya luhur tetap lestari, meskipun tergerus oleh waktu.

Ada beragam jenis budaya daerah, termasuk bahasa daerah. Hampir seluruh masyarakat Indonesia tentu fasih dalam berbahasa Indonesia, tetapi tidak semua sadar dan mengerti akan bahasa daerah.

Minimnya pengetahuan dan penggunaan bahasa daerah oleh masyarakat lokal bisa menjadi penyebab punahnya bahasa daerah sebagai salah satu budaya luhur Indonesia. Terlebih bahasa daerah kini mulai asing digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, perlu sebuah gerakan untuk mendorong masyarakat agar tetap melestarikan bahasa daerah. Ada beragam langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kepunahan bahasa daerah.

1. Mempelajari bahasa daerah secara mandiri

Illustrasi belajar mandiri | Foto: Unsplash

Melestarikan bahasa daerah tidak perlu dengan langkah besar, cukup mulai dengan langkah kecil yakni mempelajari bahasa daerah secara mandiri. Ini menjadi tindakan nyata yang bisa kamu lakukan sekarang, tidak perlu menunggu waktu.

Kamu bisa menggunakan beberapa cara untuk mempelajari bahasa daerah seperti menonton video di YouTube, hingga membaca buku berbahasa daerah. Hal ini akan membantu kamu untuk mempelajari bahasa daerah secara mandiri.

Jika dipraktekkan, tentu tidak akan semudah apa yang dipikirkan. Perlu tekad dan konsistensi dari diri sendiri untuk tekun dalam mempelajari bahasa daerah. Terlebih, adanya kesadaran ancaman tergerusnya bahasa daerah ditengah arus globalisasi bisa menjadi motivasi tambahan untuk belajar.

2. Membuat karya atau tulisan berbahasa daerah

Illustrasi membuat karya bahasa daerah | Foto: Unsplash

Banyak orang saat ini memiliki hobi menulis. Entah itu diunggah pada platform blog pribadi, atau media sosial. Jika kamu suka menulis, cobalah sempatkan membuat karya berbahasa daerah.

Ini akan sangat membantu, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi orang-orang yang membaca karyamu juga akan mulai sadar akan pentingnya menjaga kelestarian bahasa daerah.

Perlu adanya keseimbangan antara bahasa populer dan bahasa daerah dalam karya-karya seperti tulisan. Maka, nilai-nilai budaya luhur dalam bahasa daerah tidak tertutup dengan budaya populer banyak digandrungi saat ini.

3. Membuat event atau edukasi tentang bahasa daerah

Illustrasi event bahasa daerah | Foto: Unsplash

Jika kamu tergabung dalam sebuah organisasi atau komunitas, coba sempatkan membuat event yang mengangkat tentang bahasa daerah. Kamu bisa menyisipkan satu program kerja tahunan untuk membuat event tersebut.

Bayangkan, dari keseluruhan orang terlibat, baik itu panitia maupun audiens dari event yang kamu buat, perlahan akan mulai memahami dan sadar akan pentingnya melestarikan budaya daerah.

Kamu juga bisa memanfaatkan platform media sosial, baik itu Instagram, TikTok, atau YouTube untuk membuat video edukasi tentang bahasa daerah. Edukasi yang dimaksud seperti informasi menarik, pentingnya melestarikan bahasa daerah, hingga tutorial. Dengan cara-cara tersebut serta diimbangi dengan konsistensi, maka niscaya pelestarian bahasa daerah bisa dimaksimalkan.

4. Membentuk komunitas belajar bahasa daerah

Illutrasi komunitas bahasa daerah | Foto: Unsplash

Ada banyak bahasa daerah di Indonesia. Berdasarkan data riset Badan Bahasa dan Perbukuan, terdapat sekitar 718 bahasa daerah di Indonesia. Angka tersebut bukanlah angka stabil, melainkan bisa berubah-ubah.

Anak-anak muda yang memiliki ketertarikan dengan bahasa daerah dan memiliki kemampuan bahasa daerah bisa menggaet orang-orang dengan ketertarikan dan kemampuan yang sama untuk membentuk sebuah komunitas.

Komunitas akan sangat membantu sebagai wadah belajar bersama sebagai wujud pelestarian budaya. Selain itu, kamu akan memiliki partner untuk memperjuangkan pelestarian budaya daerah.

Terlebih, komunitas berbasis budaya kini banyak diminati anak muda. Sayangnya, tidak berbanding lurus dengan jumlah komunitas-komunitas tentang kebudayaan daerah, seperti bahasa.

5. Membiasakan diri berbahasa daerah dalam pergaulan

Illustrasi berbicara bahasa daerah | Foto: Unsplash

Upaya selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan membiasakan diri menggunakan bahasa daerah dalam pergaulan sehari-hari. Meskipun kamu tinggal di kota, pasti daerah itu memiliki bahasa daerah sendiri.

Jika kamu pergi nongkrong bersama teman, belajar bersama, atau kegiatan lainnya, sempatkan berbicara menggunakan bahasa daerah. Melestarikan bahasa daerah agar dikenal masyarakat luas memanglah tindakan yang sangat baik.

Tetapi hal yang paling penting adalah bagaimana bisa membiasakan diri sendiri untuk menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Budaya daerah adalah aset berharga milik Indonesia yang harus kita jaga seutuhnya, termasuk bahasa daerah.

Saat ini, perlu gerakan yang dilakukan oleh semua orang, khususnya anak muda untuk menjaga kelestarian bahasa daerah. Mulai dari diri sendiri, membiasakan berbicara dengan bahasa daerah dan mempelajarinya. Dengan begitu, cita-cita menjaga keutuhan bahasa daerah bisa tercapai.

Referensi: Kompas | IDN Times