Apple secara resmi memperbarui lini tablet kelas menengah-premiumnya dengan meluncurkan iPad Air bertenaga chip M4 pada awal Maret 2026. Membawa lonjakan performa hingga 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya, iPad Air M4 kini hadir dengan standar RAM 12GB dan dukungan konektivitas Wi-Fi 7, namun tetap mempertahankan harga mulai dari 599 dolar AS.
Langkah Apple menyematkan chip M4 ke lini Air menegaskan ambisi perusahaan untuk mendemokratisasi performa tinggi bagi pelajar, kreator, dan profesional tanpa harus beralih ke lini Pro yang lebih mahal. Selain peningkatan silicon, iPad Air terbaru ini menjadi perangkat pertama di kelasnya yang menggunakan chip konektivitas mandiri besutan Apple, yakni N1 dan modem C1X.
Performa Chip M4 dan RAM 12GB yang Masif
Inti dari spesifikasi iPad Air M4 terletak pada konfigurasi CPU 8-core dan GPU 9-core. Arsitektur ini memungkinkan performa multicore 1,3 kali lebih cepat dibandingkan iPad Air M3, dan mencapai 2,3 kali lebih kencang daripada model berbasis M1 yang populer. Peningkatan paling signifikan terlihat pada kemampuan grafis; berkat teknologi hardware-accelerated ray tracing, kemampuan rendering 3D pada perangkat ini diklaim empat kali lebih cepat dibanding generasi M1.
Apple juga memberikan kejutan pada sektor memori. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang tertahan di 8GB, kini seluruh varian iPad Air M4 dibekali unified memory sebesar 12GB dengan bandwidth mencapai 120GB/s. Peningkatan kapasitas RAM ini krusial untuk menjalankan fitur-fitur kecerdasan buatan (AI on-device) pada iPadOS 26, seperti pemrosesan video di Final Cut Pro dan fitur multitasking Liquid Glass yang lebih mulus.
Layar Liquid Retina dan Konektivitas Masa Depan
Secara fisik, iPad Air M4 tetap menawarkan dua opsi ukuran: 11 inci dan 13 inci. Keduanya menggunakan panel Liquid Retina IPS LCD dengan tingkat kecerahan masing-masing 500 nits dan 600 nits. Meski belum beralih ke teknologi OLED seperti lini Pro, layar ini tetap mendukung rentang warna luas P3 dan True Tone yang menjadi standar industri untuk akurasi warna.
Sektor konektivitas menjadi sorotan utama berkat integrasi chip N1. Teknologi ini membawa dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 ke iPad Air untuk pertama kalinya, menjanjikan latensi lebih rendah dan kecepatan transfer data nirkabel yang lebih stabil. Untuk varian seluler, modem C1X Apple memberikan efisiensi daya yang lebih baik serta kecepatan 5G yang 50 persen lebih gegas dibandingkan modem generasi sebelumnya.
Dukungan Aksesori dan Ketersediaan
iPad Air M4 mempertahankan kompatibilitas dengan Apple Pencil Pro yang mendukung fitur squeeze dan barrel roll, serta Magic Keyboard yang kini dilengkapi baris tombol fungsi. Kamera depan 12MP ultrawide tetap diposisikan di sisi lanskap untuk pengalaman video call yang lebih natural dengan fitur Center Stage.
Perangkat ini hadir dalam empat pilihan warna: Blue, Purple, Starlight, dan Space Gray. Di pasar global, harga iPad Air M4 11 inci dibanderol mulai 599 dolar AS (sekitar Rp9,5 juta) untuk varian 128GB, sementara model 13 inci mulai 799 dolar AS (sekitar Rp12,7 juta). Pemesanan telah dibuka di beberapa negara per 4 Maret 2026, dengan ketersediaan unit mulai 11 Maret mendatang.
Dengan kombinasi chip M4 dan RAM yang lebih besar, iPad Air 2026 bukan lagi sekadar alternatif “murah” dari seri Pro, melainkan mesin produktivitas mandiri yang siap menangani beban kerja berat di masa depan.
