Kabar gembira bagi para penghuni The Ton. Musim perjodohan kali ini terbukti masih menjadi magnet kuat bagi penonton dunia. Netflix secara resmi merilis jumlah penonton Bridgerton Season 4 Part 2 yang berhasil mengamankan posisi puncak di daftar Global Top 10 English TV hanya dalam waktu beberapa hari setelah perilisannya pada akhir Februari 2026.
Berdasarkan data terbaru mingguan yang dirilis Netflix, Bridgerton Season 4 Part 2 mencatatkan angka fenomenal dengan 28 juta penayangan (views) pada minggu pertama peluncurannya (periode 23 Februari hingga 1 Maret 2026). Secara akumulatif, musim yang memfokuskan pada kisah cinta Benedict Bridgerton dan Sophie Baek ini telah mengumpulkan lebih dari 248,8 juta jam tayang, sebuah angka yang menegaskan dominasi genre drama sejarah romantis di pasar streaming global.
Pencapaian ini membawa Bridgerton Season 4 kembali bertengger di peringkat pertama, menggeser pesaing beratnya, The Night Agent Season 3, yang harus puas di posisi kedua dengan 9,9 juta penayangan. Meskipun angka debut Part 2 ini mengalami penurunan sekitar 29% jika dibandingkan dengan peluncuran Part 1 pada Januari lalu yang mencapai 39,7 juta penayangan, para analis industri menilai tren ini sebagai hal yang wajar untuk model perilisan terpisah (split release).
“Angka ini menunjukkan loyalitas penonton yang sangat stabil. Meski musim keempat mengalami jeda hampir dua tahun dari musim sebelumnya, basis penggemar tetap kembali untuk melihat akhir perjalanan cinta Benedict dan ‘Gadis Bergaun Perak’ di Part 2,” ungkap salah satu pengamat media digital.
Daya tarik utama dari Part 2 ini tidak lepas dari eksekusi dramatis pertemuan kembali Benedict Bridgerton (Luke Thompson) dengan Sophie Baek (Yerin Ha). Penonton tampak sangat antusias dengan transisi cerita dari skema “Cinderella” di Part 1 menuju konflik kelas sosial yang lebih intens di empat episode terakhir. Selain itu, kehadiran kembali pasangan favorit penggemar, Anthony dan Kate (Jonathan Bailey dan Simone Ashley), turut memberikan dorongan signifikan pada jam tayang karena banyaknya penonton yang melakukan rewatch pada adegan-adegan mereka.
Secara semantik, kesuksesan Bridgerton kali ini juga didorong oleh strategi pemasaran Netflix yang masif. Sebelum Part 2 tayang, Netflix mengadakan acara Premiere Masquerade di Paris yang disiarkan secara global, memicu ribuan pencarian organik terkait “ending Benedict dan Sophie” serta “nasib Lady Whistledown”. Hal ini menciptakan efek domino yang menjaga momentum serial tetap tinggi di mesin pencari.
Dengan total penayangan yang sudah menembus angka 100 juta secara keseluruhan untuk Musim 4, serial ini diprediksi akan segera masuk ke dalam daftar Most Popular TV (English) sepanjang masa di Netflix, bersaing ketat dengan Musim 1 dan Musim 3 yang sudah lebih dulu bercokol di sana. Saat ini, fokus beralih pada kemungkinan pengumuman pemeran utama untuk Musim 5 yang diperkirakan akan menyoroti kisah Eloise atau Francesca Bridgerton.
Hingga berita ini diturunkan, tagar terkait jumlah penonton Bridgerton Season 4 Part 2 masih menjadi tren di berbagai media sosial, membuktikan bahwa drama garapan Shondaland ini belum kehilangan taringnya di tengah gempuran judul-judul baru.
