Nothing secara resmi menggebrak panggung Mobile World Congress (MWC) 2026 dengan meluncurkan lini terbarunya, Nothing Phone (4a) dan Nothing Phone (4a) Pro. Kejutan terbesar datang dari varian Pro yang dibekali kamera zoom 140x, sebuah lompatan teknologi yang sebelumnya hanya mendominasi kelas ultra-flagship.
Kehadiran duo Nothing Phone (4a) series ini menandai ambisi Carl Pei untuk mendemokrasikan fitur premium ke segmen menengah. Dengan harga mulai dari Rp5,9 juta untuk model reguler dan Rp7,4 juta untuk model Pro, Nothing siap menantang dominasi pemain besar di pasar smartphone global tahun ini.
Spesifikasi Kamera: Sensor 50MP dan Zoom Periskop 140x
Pusat perhatian utama tertuju pada modul kamera belakang yang kini berbentuk persegi dengan sudut melengkung. Nothing Phone (4a) Pro mengusung sensor utama Sony LYT700C 50MP yang sudah tersertifikasi Pantone Validation untuk reproduksi warna kulit yang akurat.
Keunggulan mutlaknya terletak pada lensa telefoto periskop 50MP yang mendukung zoom optis 3,5x dan zoom digital hingga 140x. Sementara itu, varian standar Nothing Phone (4a) tetap menawarkan kemampuan fotografi yang solid dengan sensor Samsung GN9 50MP, namun dengan batas zoom digital hingga 70x. Kedua model ini juga dilengkapi lensa ultrawide 8MP dan kamera depan 32MP untuk kebutuhan swafoto yang tajam.
Performa Snapdragon 7 Gen 4 dan Desain Glyph Baru
Di balik kap mesinnya, Nothing beralih sepenuhnya ke arsitektur Qualcomm. Nothing Phone (4a) Pro ditenagai oleh chipset Snapdragon 7 Gen 4, sedangkan varian reguler menggunakan Snapdragon 7s Gen 4. Performa ini didukung oleh RAM LPDDR5X hingga 12GB dan sistem pendingin vapor chamber luas untuk menjaga stabilitas saat pemrosesan gambar berat pada level zoom maksimal.
Secara desain, Nothing memperkenalkan evolusi pada sistem lampu ikoniknya:
- Glyph Matrix (Model Pro): Terdiri dari 137 mini-LED dengan area yang lebih luas, mendukung widget interaktif seperti indikator baterai, solar path, hingga Glyph Mirror.
- Glyph Bar (Model Reguler): Desain lebih minimalis berbentuk persegi panjang dengan 63 mini-LED yang tetap fungsional untuk notifikasi dan timer.
Layar Super Cerah dan Ketahanan Baterai
Visual pengguna dimanjakan dengan panel AMOLED 1,5K. Model Pro memiliki layar 6,83 inci dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 5.000 nits. Varian reguler sedikit lebih kecil di angka 6,78 inci dengan 120Hz dan kecerahan 4.500 nits. Keduanya telah dilindungi oleh Gorilla Glass 7i.
Untuk urusan daya, kedua perangkat dibekali baterai 5.080 mAh dengan pengisian cepat 50W PD. Nothing mengklaim pengisian daya hingga 60% hanya membutuhkan waktu 30 menit. Selain itu, perangkat ini sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka Nothing OS 4.1 yang menjanjikan dukungan pembaruan keamanan hingga 6 tahun.
Harga dan Ketersediaan
Nothing Phone (4a) series hadir dengan pilihan warna yang lebih berani seperti Pink, Blue, White, dan Black. Di pasar internasional, harga yang ditawarkan adalah sebagai berikut:
- Nothing Phone (4a): Mulai dari 31.999 Rupee (Sekitar Rp5,9 Juta)
- Nothing Phone (4a) Pro: Mulai dari 39.999 Rupee (Sekitar Rp7,4 Juta)
Dengan kombinasi harga kompetitif dan kamera zoom 140x, Nothing Phone 4a Pro diprediksi akan menjadi standar baru bagi smartphone kelas menengah di tahun 2026, menggeser fokus konsumen dari sekadar spesifikasi mentah menuju fungsionalitas kreatif yang lebih luas.

