Menanti Debut iOS 27: Bocoran Fitur, Jadwal Rilis, dan Ambisi Apple Menciptakan “Sutradara Digital” di Genggaman Anda

goodside
3 Min Read

Apple dilaporkan tengah mematangkan fase pengembangan sistem operasi terbaru mereka, iOS 27, yang diprediksi akan menjadi babak baru dalam integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan perangkat lipat. Berdasarkan pola tahunan, raksasa teknologi ini dijadwalkan akan memperkenalkan iOS 27 pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) di Juni 2026, sebelum akhirnya dilepas ke publik pada September mendatang bersamaan dengan peluncuran lini iPhone terbaru.

Berbeda dengan versi sebelumnya yang fokus pada perombakan estetika “Liquid Glass”, iOS 27 dikabarkan akan mengambil pendekatan “Snow Leopard”—sebuah istilah industri untuk pembaruan yang memprioritaskan stabilitas sistem, pengurangan baris kode secara masif, dan efisiensi performa. Langkah ini diambil Apple untuk memastikan fondasi yang kokoh bagi fitur-fitur masa depan yang lebih imersif.

Salah satu sorotan utama tentang iOS 27 adalah optimasi khusus untuk perangkat yang selama ini menjadi rumor panjang: iPhone Fold. Bocoran internal menunjukkan bahwa iOS 27 akan menyertakan kerangka kerja (framework) multitasking baru yang memungkinkan transisi mulus antara layar luar 5,5 inci ke layar dalam 7,8 inci. Fitur ini diprediksi akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi produktivitas, layaknya sebuah storyboard dinamis yang bisa diperluas secara instan.

Siri dan “World Knowledge Answers”

Di sektor kecerdasan buatan, Apple Intelligence akan berevolusi lebih jauh. Siri tidak lagi sekadar asisten suara, melainkan asisten proaktif yang mampu memahami konteks lintas aplikasi tanpa instruksi manual. Integrasi dengan mesin pencari berbasis AI yang dinamakan “World Knowledge Answers” akan memungkinkan iPhone memberikan jawaban naratif yang kaya, mirip dengan riset mendalam seorang jurnalis, ketimbang hanya menyodorkan daftar tautan web.

Laporan dari Bloomberg juga menyebutkan adanya kolaborasi lebih erat dengan Google Gemini untuk menangani kueri kompleks yang membutuhkan pemrosesan cloud, sementara tugas-tugas personal tetap diproses secara on-device demi menjaga privasi pengguna.

Daftar Dukungan Perangkat

Namun, pembaruan besar ini membawa kabar kurang menyenangkan bagi pemilik perangkat lama. iOS 27 diprediksi akan mengakhiri dukungan untuk seri iPhone 11 karena keterbatasan chip A13 Bionic dalam menjalankan model bahasa besar (LLM) secara lokal. Dukungan minimum diperkirakan akan bergeser ke iPhone 12 ke atas, yang memiliki mesin neural lebih tangkas.

Sebagai penutup, bagi para pencinta sinematografi digital, iOS 27 juga dirumorkan membawa pembaruan pada aplikasi Photos dengan fitur “AI Director”. Fitur ini mampu mengedit rekaman video mentah secara otomatis menjadi film pendek dengan komposisi warna dan transisi profesional hanya dengan satu perintah teks.

Secara keseluruhan, iOS 27 bukan sekadar pembaruan rutin. Ia adalah upaya Apple untuk tetap relevan di tengah gempuran ponsel AI generatif, memastikan bahwa iPhone tetap menjadi “panggung” utama bagi kehidupan digital penggunanya di tahun 2026 dan seterusnya.

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment