Fast Forever Jadi Sekuel Terakhir Film Fast & Furious: Akhir Perjalanan Dominic Toretto?

goodside
3 Min Read

Spekulasi mengenai masa depan saga balap jalanan paling ikonik di dunia akhirnya menemui titik terang. Judul bertajuk Fast Forever jadi sekuel terakhir film Fast & Furious, menandai berakhirnya perjalanan panjang Dominic Toretto (Vin Diesel) dan kru “The Family” yang telah menghiasi layar lebar selama lebih dari dua dekade.

Setelah kesuksesan Fast X pada 2023, Universal Pictures dikabarkan tengah mempersiapkan Fast X: Part 2 yang kini santer disebut dengan judul resmi Fast Forever. Film ini diproyeksikan menjadi surat cinta terakhir bagi para penggemar setianya. Vin Diesel, melalui unggahan media sosial pribadinya, sempat memberikan bocoran bahwa penutup ini bukan sekadar film aksi biasa, melainkan sebuah konklusi emosional yang kembali ke akar balap jalanan.

Berbeda dengan beberapa film sebelumnya yang semakin ambisius dengan aksi di luar angkasa, Fast Forever dikabarkan akan mengadopsi pendekatan “kembali ke dasar”. Kabar yang beredar di industri menyebutkan bahwa anggaran film terakhir ini akan lebih efisien dibandingkan pendahulunya, dengan fokus cerita yang lebih personal dan linear.

Sutradara Louis Leterrier dipastikan kembali menahkodai proyek ini. Dalam beberapa wawancara, Leterrier mengisyaratkan bahwa film penutup ini akan menutup semua plot hole yang menggantung sejak film pertama tahun 2001. “Kami ingin membawa cerita ini kembali ke garis finis dengan cara yang paling terhormat,” ungkapnya.

Perjalanan menuju Fast Forever tidaklah mulus. Adanya aksi mogok kerja penulis dan aktor di Hollywood beberapa waktu lalu sempat menggeser jadwal produksi. Namun, sumber internal studio menyebutkan bahwa target rilis utama masih berada di kisaran tahun 2026.

Selain Vin Diesel, jajaran pemain lama seperti Michelle Rodriguez, Tyrese Gibson, dan Ludacris dipastikan akan kembali. Salah satu yang paling dinanti adalah bagaimana peran Jason Momoa sebagai Dante Reyes akan diselesaikan, mengingat karakter tersebut menjadi antagonis paling berbahaya yang pernah dihadapi Toretto.

Meskipun Fast Forever jadi sekuel terakhir film Fast & Furious dalam garis waktu utama (main saga), bukan berarti semesta ini akan mati total. Universal Pictures dilaporkan tetap membuka peluang untuk berbagai film spin-off.

Keberhasilan Hobbs & Shaw (2019) membuktikan bahwa audiens masih memiliki minat besar terhadap karakter sampingan di luar Toretto. Namun, bagi para penggemar inti, Fast Forever akan menjadi momen emosional untuk melepas karakter Dominic Toretto yang telah menjadi ikon aksi global selama 25 tahun terakhir.

Dengan janji aksi yang lebih membumi dan penyelesaian konflik keluarga yang mendalam, film ini diharapkan tidak hanya menjadi box office hits, tetapi juga memberikan penutupan yang memuaskan bagi warisan Fast & Furious di sejarah sinema.

Share This Article
Leave a Comment