Kupas Tuntas Kelebihan dan Kelemahan Tecno Camon 50 Series: Flagship-Killer Sejati di 2026?

goodside
4 Min Read

Tecno kembali menggebrak pasar smartphone kelas menengah Indonesia melalui peluncuran Tecno Camon 50 Series. Setelah sukses dengan pendahulunya, seri terbaru ini membawa lompatan teknologi yang cukup ambisius, mulai dari baterai “monster” hingga sensor kamera kelas atas. Namun, seperti perangkat elektronik lainnya, seri ini tidak luput dari beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan calon pembeli.

Berdasarkan pengujian teknis dan impresi awal, Tecno Camon 50 Series—khususnya varian Ultra dan Pro—menawarkan paket performa yang sangat kompetitif dengan harga yang diprediksi tetap berada di kisaran Rp4 jutaan hingga Rp5 jutaan. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai kelebihan dan kelemahan Tecno Camon 50 Series.

Kelebihan: Sensor Premium dan Durabilitas Ekstrem

Salah satu aspek yang paling menonjol dari Tecno Camon 50 Series adalah sektor fotografi. Penggunaan sensor Sony LYTIA 700C pada kamera utamanya memberikan hasil foto dengan detail tinggi dan dynamic range yang luas, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Varian Ultra melangkah lebih jauh dengan menyertakan lensa periskop yang mendukung 3.5x optical zoom, sebuah fitur yang sangat langka ditemukan pada ponsel di bawah harga Rp6 juta.

Dari sisi ketahanan daya, Tecno berhasil membenamkan baterai masif berkapasitas 7.000 mAh pada varian tertingginya. Berkat efisiensi chipset MediaTek Dimensity 8500 (4nm), ponsel ini mampu bertahan hingga dua hari dalam penggunaan normal. Tak hanya itu, Tecno juga memberikan proteksi IP69K, yang berarti ponsel ini tidak hanya tahan air dan debu, tetapi juga tahan terhadap semprotan air tekanan tinggi dan suhu ekstrem.

Layar LTPO 144Hz yang Memanjakan Mata

Visual menjadi keunggulan lain yang sulit diabaikan. Layar AMOLED LTPO beresolusi 1.5K dengan refresh rate adaptif 144Hz memberikan pengalaman navigasi yang sangat mulus. Dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nits, layar tetap terlihat sangat jelas meski dioperasikan di bawah terik matahari langsung, menjadikannya salah satu panel layar terbaik di kelasnya pada tahun 2026.

Kelemahan: Bloatware dan Ketiadaan Port Klasik

Meski memiliki perangkat keras yang impresif, sisi perangkat lunak masih menjadi catatan klasik bagi Tecno. Antarmuka HiOS 16 (berbasis Android 16) masih menyertakan sejumlah bloatware atau aplikasi prainstal yang cukup banyak. Meskipun beberapa di antaranya dapat dihapus, notifikasi dari aplikasi bawaan seringkali dianggap mengganggu bagi pengguna yang menyukai pengalaman Android yang lebih “bersih”.

Selain itu, demi mengejar desain bodi yang tetap tipis (sekitar 7mm) meski membawa baterai besar, Tecno harus mengorbankan jack audio 3.5mm. Pengguna varian Pro dan Ultra terpaksa harus menggunakan adapter atau beralih ke TWS. Kelemahan lainnya adalah ketiadaan slot kartu memori eksternal (MicroSD) pada varian tertinggi, sehingga pengguna harus puas dengan kapasitas internal 256GB atau 512GB yang disediakan.

Tabel Ringkasan Kelebihan dan Kelemahan

Kelebihan UtamaKelemahan Utama
Sensor kamera Sony LYTIA dengan OIS & PeriskopMasih ada bloatware pada sistem HiOS
Baterai masif 7.000 mAh + Bypass ChargingTidak ada port audio jack 3.5mm (Pro/Ultra)
Durabilitas tinggi dengan sertifikasi IP69KTidak ada slot MicroSD untuk ekspansi memori
Layar LTPO 144Hz dengan kecerahan 3000 nitsKecepatan pengisian 80W terasa lama untuk 7000mAh
Share This Article
Leave a Comment