Gelaran Mobile World Congress (MWC) 2026 dipastikan akan menjadi panggung utama bagi Xiaomi untuk memamerkan taringnya di pasar ultra-flagship. Setelah sukses mencuri perhatian saat peluncuran domestik di China akhir tahun lalu, detail mengenai spesifikasi Xiaomi 17 Ultra versi global akhirnya terungkap sepenuhnya menjelang peluncuran resminya yang dijadwalkan pada 28 Februari mendatang.
Xiaomi 17 Ultra diposisikan sebagai puncak inovasi pencitraan mobile hasil kolaborasi berkelanjutan dengan Leica. Fokus utama tahun ini bukan lagi pada jumlah lensa, melainkan pada kualitas sensor dan kemampuan zoom optik yang kini mencapai standar baru di industri smartphone.
Performa Tanpa Kompromi: Snapdragon 8 Elite Gen 5
Dapur pacu Xiaomi 17 Ultra ditenagai oleh chipset terbaru dari Qualcomm, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset dengan arsitektur 3nm ini diklaim memberikan peningkatan performa CPU sebesar 30% dan efisiensi daya 25% lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Untuk mendukung performa “buas” tersebut, Xiaomi menyematkan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan internal berbasis UFS 4.1 hingga 1TB.
Sistem pendingin IceLoop generasi terbaru juga hadir untuk memastikan suhu perangkat tetap stabil saat digunakan untuk perekaman video 8K berdurasi panjang atau bermain gim berat dengan pengaturan grafis rata kanan.
Revolusi Kamera: Sensor 200MP dan Lensa Leica
Berbicara mengenai spesifikasi Xiaomi 17 Ultra, sektor kamera adalah primadonanya. Xiaomi mengambil langkah berani dengan beralih ke konfigurasi tiga kamera belakang yang lebih ringkas namun jauh lebih bertenaga. Sensor utamanya menggunakan sensor 1 inci Omnivision OV50X 50MP yang mendukung teknologi LOFIC untuk rentang dinamis (HDR) yang luar biasa.
Namun, bintang utamanya adalah kamera telefoto periskop 200MP menggunakan sensor ISOCELL S5KHPE. Lensa ini mendukung continuous optical zoom yang memungkinkan transisi fokus yang halus tanpa kehilangan detail. Kolaborasi dengan Leica juga menghadirkan lapisan lensa T* terbaru yang mampu mereduksi ghosting dan flare secara signifikan saat memotret dalam kondisi cahaya ekstrem.
Layar dan Daya Tahan Baterai
Di sisi depan, Xiaomi 17 Ultra mengusung panel layar LTPO AMOLED 6,9 inci dengan resolusi QHD+. Layar ini mendukung refresh rate adaptif 1-120Hz dan memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 4.500 nits, menjadikannya salah satu layar paling terang di pasar saat ini. Panel ini juga sudah terlindungi oleh Xiaomi Shield Glass 2.0 yang lebih tahan benturan.
Untuk urusan daya, terdapat sedikit perbedaan antara versi China dan Global. Versi global Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan mengusung baterai berkapasitas 6.000 mAh—sedikit lebih kecil dari versi China yang 6.800 mAh—namun tetap didukung pengisian daya cepat kabel 100W dan nirkabel 80W. Pengurangan kapasitas ini disinyalir untuk memenuhi regulasi keamanan penerbangan internasional dan menjaga profil perangkat agar tetap ergonomis.
HyperOS 3 dan Konektivitas Satelit
Perangkat ini akan langsung menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 (dengan janji pembaruan hingga Android 20). Salah satu fitur unggulan yang dibawa adalah dukungan komunikasi satelit dua arah untuk pesan darurat, sebuah fitur yang kini mulai menjadi standar pada ponsel premium di tahun 2026.
Xiaomi 17 Ultra diprediksi akan dibanderol dengan harga mulai dari €1.499 (sekitar Rp25 jutaan) untuk pasar Eropa. Kehadirannya di Indonesia sangat dinantikan, mengingat seri Ultra tahun lalu sukses membangun basis penggemar fotografi mobile yang loyal. Dengan spesifikasi yang dibawa, Xiaomi tampaknya siap menantang dominasi pemain besar di liga flagship tahun ini.
