Menanti Fitur Leica di Kamera Xiaomi 17: Evolusi Fotografi Mobile “Co-Creation”

goodside
3 Min Read

Menjelang pembukaan Mobile World Congress (MWC) 2026, perhatian dunia teknologi tertuju pada kolaborasi terbaru antara Xiaomi dan produsen kamera legendaris asal Jerman, Leica. Memasuki tahun keempat kemitraan mereka, fitur Leica di kamera Xiaomi 17 series—khususnya pada varian Ultra—resmi berevolusi dari sekadar pengembangan bersama (Joint R&D) menjadi era “Strategic Co-creation” yang lebih mendalam.

Lompatan terbesar pada Xiaomi 17 Ultra terletak pada implementasi sensor Light Fusion 1050L berukuran 1 inci yang dilengkapi teknologi LOFIC HDR. Sensor ini diklaim mampu menangkap detail highlight dan shadow 6,3 kali lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, bintang utamanya adalah lensa periskop 200MP Leica APO yang menawarkan optical zoom berkelanjutan antara 75mm hingga 100mm tanpa kehilangan resolusi asli.

“Kami tidak lagi hanya memasang lensa di atas ponsel; kami membangun sistem optik dari hulu ke hilir bersama Leica,” ujar perwakilan Xiaomi dalam sesi pre-launch di Barcelona. Desain optik APO (Apochromatic) yang disematkan berfungsi meminimalkan aberasi kromatik secara hardware, memastikan warna yang ditangkap tetap akurat bahkan dalam kondisi cahaya ekstrem.

Di sisi perangkat lunak, Xiaomi memperkenalkan Leica Instant Mode melalui pembaruan HyperOS 3.0. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan 1x Tap Zoom instan untuk menangkap momen street photography dengan presisi kecepatan tinggi. Selain itu, hadir pula mode Leica Essential yang membawa simulasi film legendaris Leica M3 (MONOPAN 50) dan karakteristik warna sensor CCD dari Leica M9. Fitur ini memberikan tekstur grain dan kontras sinematik yang terasa lebih organik ketimbang sekadar filter digital biasa.

Keunikan lain yang mencuri perhatian jurnalis adalah kehadiran Mechanical Zoom Ring pada modul kamera belakang varian Leica Edition. Cincin fisik ini berfungsi layaknya lensa kamera DSLR/Mirrorless, memberikan kontrol taktil yang presisi bagi fotografer saat mengatur fokus atau focal length. Xiaomi juga menyediakan paket Camera Kit tambahan yang mencakup tombol rana fisik dan baterai eksternal 2.000 mAh untuk menunjang sesi pemotretan panjang.

Kemitraan yang dimulai sejak 2022 ini telah membuktikan bahwa Xiaomi serius mengincar pasar premium. Dengan Xiaomi 17, perusahaan tidak hanya menjual megapixel yang besar, tetapi juga “jiwa” dari fotografi klasik Leica. Strategi ini terbukti efektif; data pasar menunjukkan peningkatan minat konsumen terhadap ponsel yang menawarkan karakter gambar unik dibandingkan sekadar pemrosesan AI yang agresif.

Xiaomi 17 Series dijadwalkan meluncur secara global pada 28 Februari 2026. Meski harga resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan, diperkirakan varian Ultra dengan segala kecanggihan Leica ini akan bersaing ketat di segmen ultra-flagship melawan Samsung Galaxy S26 Ultra dan iPhone 17 Pro Max. Bagi para pencinta visual, fitur-fitur baru ini menandai babak baru di mana batas antara ponsel pintar dan kamera profesional semakin pudar.

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment