Para penggemar genre action-thriller militer akan disuguhkan tontonan intens lewat film All the Devil’s Men yang dijadwalkan tayang di Bioskop Trans TV. Film ini menonjolkan atmosfer perburuan teroris yang kelam dengan koreografi taktis yang realistis, dibintangi oleh putra aktor legendaris Mel Gibson, yakni Milo Gibson, bersama aktor watak William Fichtner.
Disutradarai oleh Matthew Hope dan dirilis pertama kali pada tahun 2018, All the Devil’s Men membawa penonton menyelami sisi gelap dunia spionase dan tentara bayaran. Film ini kembali populer di platform digital dan televisi berkat pendekatannya yang lebih membumi dibandingkan film aksi “superhero” pada umumnya.
Sinopsis All the Devil’s Men: Misi Berdarah di Jantung London
Jack Collins (Milo Gibson) adalah seorang mantan Navy SEAL yang kini bekerja sebagai pemburu bayaran untuk CIA. Collins menderita trauma perang yang mendalam, menjadikannya sosok yang dingin dan hanya hidup untuk misi berikutnya. Ia ditarik kembali oleh pengendali misinya, Leigh (Sylvia Hoeks), untuk sebuah tugas tingkat tinggi di London.
Target utamanya adalah Terry McKnight, seorang mantan agen CIA yang membelot dan berencana menjual hulu ledak nuklir (WMD) kepada kelompok teroris. Namun, misi ini tidak sesederhana kelihatannya. Collins harus bekerja sama dengan tim yang terdiri dari agen senior berpengalaman, Brennan (William Fichtner), dan Samuelson (Gbenga Akinnagbe).
Konflik memuncak ketika tim ini menyadari bahwa mereka bukan satu-satunya yang memburu McKnight. Jack Collins harus berhadapan dengan mantan rekannya sendiri, Tony Deighton, yang kini bekerja sebagai pelindung target. Pengkhianatan di dalam lingkaran intelijen memaksa Collins untuk menggunakan segala kemampuan taktisnya guna bertahan hidup di tengah pertempuran urban yang brutal di jalanan London.
Daftar Pemain All the Devil’s Men
Keberhasilan film ini dalam membangun ketegangan tidak lepas dari performa solid para pemerannya. Berikut adalah daftar pemain All the Devil’s Men yang memegang peran sentral:
- Milo Gibson sebagai Jack Collins: Karakter utama yang digambarkan sebagai “mesin pembunuh” dengan beban psikologis berat.
- Sylvia Hoeks sebagai Leigh: Agen CIA yang ambisius dan menjadi otak di balik operasi perburuan McKnight.
- William Fichtner sebagai Brennan: Rekan senior Collins yang memberikan perspektif moral di tengah kekacauan misi.
- Gbenga Akinnagbe sebagai Samuelson: Anggota tim yang handal dalam pertempuran jarak dekat.
- Elliot Cowan sebagai Terry McKnight: Antagonis utama sekaligus mantan agen yang membelot.
Review Film All the Devil’s Men: Realisme Taktis vs Plot Klasik
Berdasarkan review film All the Devil’s Men, karya Matthew Hope ini mendapatkan respons yang beragam. Di situs Rotten Tomatoes, film ini mengantongi skor kritikus sebesar 23%. Banyak kritikus beranggapan bahwa plot yang ditawarkan cenderung klise dan mengikuti formula film thriller spionase standar.
Namun, bagi penggemar fanatik genre militer, film ini memiliki nilai lebih. Keunggulan utamanya terletak pada detail taktis. Penggunaan senjata, pergerakan tim saat penyergapan, dan koreografi pertarungan terasa sangat autentik. Milo Gibson berhasil memberikan performa yang intens, membuktikan bahwa ia mewarisi karisma layar lebar dari sang ayah. Jika Anda menyukai film seperti Sicario atau serial The Terminal List, film ini layak masuk dalam daftar tontonan Anda.
Fakta Menarik Film All the Devil’s Men
Ada beberapa hal menarik yang membuat film ini layak disimak saat tayang di All the Devil’s Men Bioskop Trans TV:
- Warisan Keluarga Gibson: Ini merupakan salah satu peran utama perdana Milo Gibson dalam film aksi berskala internasional, menunjukkan transformasinya sebagai aktor laga.
- Pendekatan Mil-Spec: Sutradara Matthew Hope dikenal sangat detail terhadap aspek teknis militer, sehingga senjata dan perlengkapan yang digunakan di film ini sesuai dengan standar asli pasukan khusus.
- Latar London yang Kelam: Berbeda dengan film aksi yang menampilkan kemegahan London, film ini justru mengambil sudut-sudut kota yang terkesan dingin dan berbahaya.
