Apakah Aluminum OS Akan Gantikan Chrome OS di Masa Depan?

goodside
3 Min Read

Lanskap sistem operasi desktop sedang berada di ambang revolusi besar. Google dilaporkan tengah menyiapkan “Aluminium OS” (ALOS), sebuah sistem operasi baru berbasis Android yang diproyeksikan untuk menggantikan ChromeOS secara bertahap. Langkah ambisius ini menandai upaya paling serius Google dalam menyatukan ekosistem mobile dan desktop di bawah satu payung yang lebih bertenaga.

Peleburan Dua Raksasa: Android di Jantung PC

Berbeda dengan ChromeOS yang selama ini dikenal sebagai sistem operasi ringan berbasis browser, Aluminium OS dibangun di atas fondasi Android 16. Bocoran terbaru menunjukkan bahwa Google tidak lagi sekadar “menempelkan” aplikasi Android di atas ChromeOS, melainkan mendesain ulang framework Android agar memiliki kemampuan window management, multitasking, dan manajemen file layaknya Windows 11 atau macOS.

Keputusan ini diambil untuk menyelesaikan masalah klasik Google: ketimpangan pengalaman pengguna antara tablet dan laptop. Dengan Aluminium OS, pengembang aplikasi hanya perlu mengoptimalkan satu basis kode agar aplikasi mereka berjalan sempurna di ponsel, tablet, hingga perangkat Chromebook masa depan.

AI dan Efisiensi Ekosistem

Dalam ajang Snapdragon Summit baru-baru ini, eksekutif Google mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang membangun fondasi teknis bersama untuk platform PC dan smartphone. Aluminium OS dirancang sebagai sistem operasi “AI-First”. Dengan integrasi mendalam model Gemini AI ke dalam inti sistem, pengguna akan mendapatkan fitur asisten produktivitas yang jauh lebih cerdas dibandingkan apa yang ditawarkan ChromeOS saat ini.

Strategi ini juga menjadi jawaban Google terhadap tantangan Microsoft yang kian agresif dengan Copilot+ PC dan Apple dengan integrasi iPadOS yang semakin mendekati Mac. Google ingin memastikan bahwa jutaan aplikasi yang tersedia di Play Store dapat berjalan secara native dan performan di layar besar tanpa hambatan kompatibilitas.

Nasib ChromeOS dan Jadwal Transisi

Bagi para pengguna Chromebook saat ini, tidak perlu panik. Meski Aluminium OS diposisikan sebagai masa depan, ChromeOS tidak akan menghilang dalam semalam. Berdasarkan laporan internal yang bocor, Google kemungkinan akan memberikan masa transisi panjang dengan dukungan untuk “ChromeOS Classic” hingga tahun 2034.

Perangkat pertama yang menjalankan Aluminium OS diprediksi akan muncul pada akhir 2025 atau awal 2026. Beberapa perangkat flagship seperti Chromebook seri premium kemungkinan akan menjadi yang pertama mendapatkan opsi migrasi ke sistem operasi baru ini.

Evolusi yang Tak Terhindarkan

“Aluminum OS akan gantikan ChromeOS?” Jawabannya adalah ya, namun dalam bentuk evolusi, bukan penghapusan total. Google sedang bertaruh besar pada keseragaman pengalaman pengguna. Jika proyek ini berhasil, batas antara “ponsel pintar” dan “komputer produktivitas” akan benar-benar sirna, meninggalkan ChromeOS sebagai catatan sejarah tentang bagaimana Google memulai perjalanan cloud-nya.

Share This Article
Leave a Comment