Marvel Studios akhirnya mengungkap cetak biru naratif yang akan menyatukan tiga pilar pahlawan super terbesarnya. Pertanyaan mengenai bagaimana film Avengers: Doomsday menghubungkan aliansi masif antara Avengers, Fantastic Four, dan X-Men terjawab melalui pengenalan konsep “Incursion Global” yang dipicu oleh ambisi Victor von Doom (Robert Downey Jr.). Film ini bukan sekadar sekuel, melainkan titik lebur bagi seluruh karakter yang pernah menghiasi layar lebar Marvel selama dua dekade terakhir.
Incursion: Jembatan Antar Semesta yang Menyatukan Faksi
Mekanisme utama yang menyatukan ketiga tim ini adalah fenomena Incursion—sebuah peristiwa di mana dua semesta bertabrakan dan salah satunya harus dihancurkan agar yang lain selamat. Dalam Avengers: Doomsday, Doctor Doom menggunakan teknologi dari Earth-616 dan pengetahuan mistis dari dimensinya sendiri untuk mempercepat proses ini, menciptakan ancaman yang tidak bisa dihadapi oleh satu tim sendirian.
Fantastic Four, yang dipimpin oleh Reed Richards (Pedro Pascal), dikonfirmasi menjadi “tim pendahulu” yang pertama kali menyadari pola serangan Doom. Karena berasal dari semesta alternatif bergaya retro-futuristik, mereka menjadi kunci bagi Avengers di Earth-616 untuk memahami bahwa ancaman Doom bersifat lintas dimensi.
Peran X-Men: Pengendali Stabilitas Garis Waktu
Jika Avengers fokus pada pertahanan fisik dan Fantastic Four pada solusi saintifik, X-Men masuk ke dalam aliansi ini melalui pintu “stabilitas mutan”. Mengikuti jejak peristiwa di Deadpool & Wolverine, faksi mutan yang kini dipimpin oleh sosok-sosok veteran seperti Charles Xavier menyadari bahwa keberadaan Doom mengancam eksistensi seluruh garis waktu mutan.
Hubungan ini diperkuat dengan kehadiran karakter yang memiliki kaitan emosional lintas tim, seperti Logan (Wolverine) yang memiliki sejarah panjang dengan Captain America. Aliansi ini terbentuk bukan karena kesepakatan formal, melainkan karena kebutuhan mendesak untuk mencegah penghapusan realitas secara total yang dikomandoi oleh Doom dari singgasananya di Latveria.
Strategi Russo Brothers: Narasi Multi-Perspektif
Sutradara Joe dan Anthony Russo menggunakan teknik penceritaan multi-perspektif untuk memastikan setiap kelompok memiliki bobot yang seimbang. Avengers akan menangani konflik di permukaan bumi, sementara Fantastic Four dan X-Men bergerak di ranah kuantum dan ruang antar-dimensi.
“Ini adalah orkestrasi karakter paling rumit yang pernah kami kerjakan. Kami tidak hanya menyatukan pahlawan, tapi juga filosofi yang berbeda: idealisme Avengers, rasa ingin tahu ilmiah Fantastic Four, dan perjuangan eksistensial X-Men,” ungkap Joe Russo dalam konferensi pers baru-baru ini.
Menuju Secret Wars: Pembentukan Battleworld
Titik puncak dari aliansi masif ini diprediksi akan berakhir pada kegagalan heroik yang disengaja secara naratif. Koneksi antara ketiga tim ini akan mencapai puncaknya ketika mereka semua terdampar di Battleworld, sebuah planet gabungan yang diciptakan oleh Doom. Di sinilah aliansi Avengers, Fantastic Four, dan X-Men akan benar-benar diuji secara total sebelum berlanjut ke Avengers: Secret Wars.
Dengan durasi yang diperkirakan mencapai 180 menit, Avengers: Doomsday dipastikan menjadi fondasi baru bagi masa depan MCU yang lebih luas, di mana mutan, keluarga pahlawan, dan para Avengers kini resmi berbagi satu narasi besar yang tak terpisahkan.
