Teka-teki mengenai kehadiran ponsel flagship paling ambisius dari Vivo tahun ini, Vivo X300 Ultra, mulai menemui titik terang. Setelah debut globalnya yang memukau di ajang MWC 2026 Barcelona awal Maret ini, perangkat dengan kode model V2562 terpantau telah mengantongi sertifikasi SDPPI (Sumber Daya dan Perangkat Pos serta Informatika) dari Kominfo. Hal ini memastikan bahwa Vivo X300 Ultra akan segera hadir secara resmi untuk konsumen di Indonesia dalam waktu dekat.
Pertanyaan terbesar yang muncul di benak para antusias gadget tentu saja adalah mengenai banderol harganya. Mengingat posisi “Ultra” yang berada di atas varian Pro, Vivo X300 Ultra diprediksi akan menjadi salah satu ponsel termahal yang pernah dirilis Vivo di tanah air. Berdasarkan skema harga seri X sebelumnya dan penyesuaian pajak impor, harga Vivo X300 Ultra di Indonesia diperkirakan akan menyentuh angka Rp19.999.000 hingga Rp22.999.000 tergantung pada varian memori yang ditawarkan.
Estimasi Harga Berdasarkan Varian
Merujuk pada peluncuran Vivo X300 Pro pada November 2025 lalu yang dibanderol Rp18.999.000, kenaikan harga pada varian Ultra dianggap wajar mengingat peningkatan drastis pada sensor kamera dan kapasitas baterai. Berikut adalah estimasi rincian harga untuk pasar Indonesia:
| Varian Memori | Estimasi Harga (IDR) |
| RAM 12GB / ROM 256GB | Rp19.999.000 |
| RAM 16GB / ROM 512GB | Rp21.499.000 |
| RAM 16GB / ROM 1TB | Rp23.499.000 |
Angka tersebut menempatkan Vivo X300 Ultra bersaing langsung di segmen premium dengan kompetitor utama. Namun, Vivo biasanya memberikan nilai tambah melalui paket pre-order yang mencakup layanan perlindungan layar, TWS premium, hingga skema trade-in dengan cashback yang menggiurkan.
Spesifikasi yang Menjustifikasi Harga
Mengapa harganya melambung tinggi? Jawaban utamanya terletak pada teknologi “Zeiss Master Lens Trinity” dan penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang sangat mahal. Berbeda dengan seri Pro, varian Ultra membawa sensor periskop 200MP Samsung HPB dengan kemampuan zoom optik hingga 17x saat dipadukan dengan aksesori extender.
Selain itu, penggunaan baterai Silikon Karbon (Si/C) generasi keempat berkapasitas 7.000 mAh menjadi daya tarik tersendiri. Teknologi baterai dengan kepadatan energi tinggi ini memungkinkan ponsel tetap ramping meski memiliki daya tahan yang jauh melampaui standar flagship saat ini. Belum lagi dukungan perekaman video LOG 10-bit di ketiga lensanya, menjadikannya perangkat produksi video profesional yang ringkas.
Jadwal Rilis dan Ketersediaan
Meskipun sertifikasi SDPPI sudah terbit, Vivo Indonesia biasanya memerlukan waktu sekitar 3 hingga 4 minggu untuk menyiapkan acara peluncuran resmi. Diperkirakan sesi pre-order akan dibuka pada akhir Maret atau awal April 2026. Penjualan perdana kemungkinan besar akan dilakukan secara serentak di toko fisik Vivo Store, Erafone, serta mitra e-commerce resmi.
Bagi Anda yang berencana melakukan upgrade, disarankan untuk mulai memantau pengumuman resmi di media sosial Vivo Indonesia. Dengan kombinasi performa brutal dan inovasi kamera Zeiss yang tak tertandingi, Vivo X300 Ultra siap menetapkan standar baru harga dan kualitas untuk ponsel flagship di tahun 2026.
