Infinix resmi memperkenalkan generasi terbaru antarmuka miliknya, XOS 16, yang menandai lompatan besar dalam integrasi kecerdasan buatan (AI) pada ekosistem Android. Berbasis sistem operasi Android 16, pembaruan ini tidak hanya sekadar penyegaran visual, tetapi juga membawa perombakan arsitektur yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi daya hingga 25% dibandingkan pendahulunya.
Pilar utama dari spesifikasi Infinix XOS 16 terletak pada bahasa desain baru bertajuk “Glow Space”. Desain ini mengedepankan estetika imersif dengan animasi liquid motion yang lebih halus. Infinix menyematkan depth effect pada area lock screen dan home screen, menciptakan transisi visual yang terasa hidup saat pengguna berinteraksi dengan ponsel. Tak hanya itu, fitur AI Theme Generator kini memungkinkan pengguna menciptakan tema unik hanya dengan memasukkan perintah teks atau gambar.
Di sisi produktivitas, XOS 16 memposisikan AI sebagai jantung operasional. Salah satu fitur unggulannya adalah “FlashMemo”, sebuah sistem penangkapan informasi satu ketukan yang mampu merangkum konten layar, memberikan tag otomatis, dan menyimpannya ke dalam “Mind Hub”. Fitur ini bekerja selaras dengan “Ask Folax”, asisten virtual yang kini lebih pintar dalam mengelola jadwal, menerjemahkan panggilan secara real-time, hingga membantu pelajar menyelesaikan soal-soal kompleks melalui AI Studio.
Kejutan terbesar datang dari sektor konektivitas. Untuk pertama kalinya, Infinix memperkenalkan fitur “Instant Transfer for iPhone”. Melalui integrasi NFC, pengguna Infinix kini dapat mengirimkan foto, termasuk Live Photos, langsung ke perangkat iOS tanpa memerlukan koneksi internet. Langkah ini menunjukkan ambisi Infinix untuk meruntuhkan sekat antar-ekosistem yang selama ini menjadi kendala bagi pengguna lintas platform.
Bagi para pemain game, XOS 16 membawa pembaruan pada “XBoost Game Mode” dengan tiga profil performa: Performance, Balanced, dan Power Saving. Teknologi frame interpolation disematkan untuk menjamin visual yang lebih mulus pada judul-judul game berat. Selain itu, fitur “Bypass Charging” kini dioptimalkan untuk mengurangi panas berlebih (overheat) dengan mengalirkan daya langsung ke motherboard saat perangkat digunakan sambil mengisi daya.
Menutup spesifikasi teknisnya, Infinix juga memperkenalkan “Battery Self-Repair”. Teknologi ini merupakan sistem manajemen baterai cerdas yang mampu memperlambat degradasi sel baterai, sehingga kesehatan baterai diklaim tetap terjaga di atas 80% bahkan setelah enam tahun penggunaan. Fitur “Video Battery Saver” juga hadir untuk menghemat konsumsi daya secara drastis saat pengguna melakukan streaming video di YouTube atau platform lainnya.
Pembaruan XOS 16 akan hadir secara pra-instal pada perangkat terbaru seperti Infinix Note Edge 5G dan seri Hot 60 Pro. Sementara itu, untuk perangkat lama yang memenuhi syarat, Infinix berjanji akan melakukan pengguliran (rollout) secara bertahap mulai kuartal pertama 2026. Dengan kombinasi fitur AI kreatif dan stabilitas Android 16, XOS 16 menjadi standar baru bagi Infinix dalam menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih personal dan cerdas.
