Film pendek Laut Bercerita terus menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sinema dan sastra, meski telah dirilis beberapa tahun lalu. Diadaptasi dari novel fenomenal karya Leila S. Chudori, kekuatan utama film ini terletak pada jajaran aktor kelas atas yang berhasil menghidupkan luka sejarah tahun 1998. Bagi Anda yang sedang mencari daftar pemain film Laut Bercerita, berikut adalah rincian karakter dan aktor yang memerankannya dengan penuh penjiwaan.
Jajaran Pemeran Utama yang Ikonik
Film yang disutradarai oleh Pritagita Arianegara ini memilih aktor-aktor yang tidak hanya populer secara komersial, tetapi juga memiliki kedalaman rasa dalam berakting. Berikut adalah daftar pemain utamanya:
- Reza Rahadian sebagai Biru Laut: Sang protagonis, seorang aktivis mahasiswa yang menjadi korban penghilangan paksa. Reza berhasil menampilkan sisi rapuh sekaligus teguh dari seorang Biru Laut.
- Dian Sastrowardoyo sebagai Aratih: Kekasih Biru Laut yang merepresentasikan ketegaran perempuan yang ditinggalkan tanpa kepastian.
- Ayushita Nugraha sebagai Asmara Jati: Adik Biru Laut yang gigih mencari keadilan dan menjadi simbol harapan bagi keluarga korban.
- Tio Pakusadewo sebagai Arya Wibisono (Ayah): Menampilkan duka mendalam seorang ayah yang selalu menyediakan piring kosong di meja makan untuk anaknya yang tak kunjung pulang.
- Aryani Willems sebagai Ibu: Sosok ibu yang terus merawat ingatan lewat ritual makan malam bersama.
Menghidupkan Karakter Pendukung
Selain keluarga dan kekasih, film ini juga didukung oleh jajaran aktor yang memerankan rekan-rekan aktivis Biru Laut di organisasi Winastra dan Wirasena:
- Haydar Salishz sebagai Sunu Dyantoro.
- Ade Firman Hakim sebagai Alex Perazon.
- Lukman Sardi sebagai karakter yang memberikan dimensi tekanan politik dalam narasi.
Teknik Adaptasi dan Visualisasi Emosi
Pemilihan daftar pemain film Laut Bercerita ini bukan tanpa alasan. Produser Dian Sastrowardoyo bersama Cinesurya bertujuan untuk menciptakan medium pengingat bagi generasi muda mengenai pelanggaran HAM berat di masa lalu. Dengan durasi sekitar 30 menit, film ini fokus pada bab terakhir novel yang menggambarkan duka keluarga dan ritual makan malam yang menyesakkan dada.
Secara teknis, sinematografi yang kelam namun estetis berpadu sempurna dengan akting method dari Reza Rahadian. Chemistry antara Reza dan Dian Sastro kembali teruji, namun kali ini bukan dalam koridor romansa manis, melainkan melankolia yang tragis.
Mengetahui siapa saja yang terlibat dalam film ini membantu penonton memahami bobot dari proyek ini. Laut Bercerita bukanlah sekadar hiburan, melainkan sebuah pernyataan politik dan kemanusiaan. Kehadiran aktor kaliber Oscar (dalam konteks lokal) seperti Reza dan Tio Pakusadewo memberikan validasi bahwa isu yang diangkat sangatlah krusial.
Film ini biasanya diputar secara terbatas dalam acara diskusi buku atau peringatan hari sejarah, namun potongan-potongan akting para pemainnya sering kali viral di media sosial, memicu rasa penasaran publik terhadap literatur aslinya.
