Game My Hero Academia: All’s Justice Resmi Meluncur, Simak Review dan Fitur “Final War” Terbaru!

goodside
3 Min Read

Era baru bagi para pahlawan dan penjahat telah tiba. Bandai Namco Entertainment secara resmi merilis game My Hero Academia: All’s Justice untuk pasar global pada 6 Februari 2026. Sebagai penutup dari trilogi arena pahlawan, game ini tidak hanya sekadar sekuel, melainkan sebuah surat cinta sinematik bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan Izuku Midoriya dari awal hingga akhir hayat arc “Final War”.

Tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam, game My Hero Academia: All’s Justice langsung memuncaki tangga penjualan digital berkat antisipasi tinggi terhadap adaptasi cerita finalnya. Berbeda dengan pendahulunya, All’s Justice berfokus sepenuhnya pada klimaks pertempuran antara One For All dan All For One dengan visual yang lebih tajam dan sistem pertarungan yang telah dirombak total.

Fitur Unggulan: Mekanik “Rising” dan Roster Terbesar

Salah satu nilai jual utama yang menjadi sorotan adalah diperkenalkannya mekanik “Rising”. Fitur ini memungkinkan pemain untuk memicu peningkatan kekuatan, kecepatan, dan efek visual Quirk yang luar biasa saat kesehatan karakter berada di titik kritis, memberikan nuansa dramatis layaknya adegan ikonik di versi anime.

Selain itu, Byking Inc. selaku pengembang menghadirkan lebih dari 50 karakter yang dapat dimainkan. Mulai dari wujud terbaru Izuku Midoriya (Rising) hingga Tomura Shigaraki dalam bentuk dewa kehancurannya. Mode “Team Up Mission” juga menjadi favorit baru, di mana pemain bisa membentuk tim impian dari Kelas 1-A untuk menyelesaikan skenario orisinal di dalam ruang virtual UA.

Pengalaman Sinematik yang Mendalam

Dari sisi narasi, mode cerita dalam game My Hero Academia: All’s Justice menggunakan teknik penceritaan dua perspektif. Pemain dapat memilih untuk melihat kehancuran dari sudut pandang para Villain atau perjuangan penuh harapan dari sisi para pahlawan. Cutscene yang dihadirkan kini menggunakan mesin grafis real-time yang mampu menyajikan transisi mulus antara dialog dan pertarungan, memberikan pengalaman yang jauh lebih imersif dibandingkan seri One’s Justice 2.

Untuk para pemain kompetitif, Bandai Namco juga telah menyiapkan netcode berbasis rollback guna memastikan pertarungan daring (PvP) berjalan tanpa hambatan. Hal ini merupakan jawaban atas masukan komunitas pada entri-entri sebelumnya yang sering mengeluhkan masalah latensi.

Ketersediaan dan Edisi Spesial

Saat ini, game ini tersedia dalam tiga varian: Standard Edition, Deluxe Edition yang mencakup Season Pass dengan 5 karakter tambahan di masa depan, serta Ultimate Edition yang menyertakan kostum eksklusif dan item kustomisasi HUD. Bagi pemain yang melakukan prapesan (pre-order), mereka mendapatkan akses instan untuk membuka karakter All For One (Rewind) dan Izuku Midoriya (Rising) lebih awal.

Dengan berakhirnya serial manga dan animenya baru-baru ini, game My Hero Academia: All’s Justice menjadi media terbaik bagi para penggemar untuk merayakan warisan Kohei Horikoshi. Pertanyaannya sekarang bukan lagi tentang siapa yang terkuat, melainkan seberapa jauh Anda akan melangkah demi keadilan. Plus Ultra!

Share This Article
Leave a Comment