Pertanyaan mengenai kapan Sony Xperia 10 VIII tersedia di Indonesia secara resmi masih terus bergema di komunitas pecinta teknologi tanah air hingga awal 2026. Sayangnya, bagi Anda yang mengharapkan kehadiran unit dengan garansi resmi PT Sony Indonesia, jawabannya tetap sama: Sony Mobile belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali ke pasar ponsel pintar domestik secara formal. Kendati demikian, perangkat ini tetap beredar luas di pasar Indonesia melalui jalur impor mandiri dan distributor non-resmi yang kini menguasai segmen pasar niche Sony.
Status Distribusi: Antara Harapan dan Realitas Pasar
Hingga saat ini, status ketersediaan Sony Xperia 10 VIII di Indonesia masih terbatas pada unit Global Version atau unit Ex-Japan (seperti varian Docomo atau AU). Sejak Sony Mobile memutuskan untuk “angkat kaki” dari pasar ponsel Indonesia pada tahun 2016, tidak ada satu pun lini Xperia, termasuk seri 10 VIII, yang mendapatkan restu distribusi resmi di bawah naungan distributor lokal seperti Erajaya atau peritel besar lainnya.
Bagi konsumen yang mencari perangkat ini di tahun 2026, unit yang tersedia di marketplace umumnya adalah barang New Old Stock (NOS) atau unit bekas berkualitas. Absennya jalur resmi ini berarti konsumen tidak akan mendapatkan kartu garansi resmi lokal, melainkan garansi toko atau internasional yang klaimnya seringkali rumit.
Kendala Utama: Regulasi IMEI dan Sinyal
Meskipun ketersediaan fisik barang cukup melimpah di toko-toko daring, hambatan terbesar bagi pembeli di Indonesia bukanlah stok, melainkan regulasi IMEI (International Mobile Equipment Identity). Karena Sony Xperia 10 VIII tidak dirilis secara resmi, setiap unit yang masuk ke Indonesia harus melewati proses pendaftaran IMEI di Bea Cukai agar sinyal operator seluler lokal dapat digunakan.
Banyak calon pembeli terjebak dengan harga murah namun mendapati perangkat mereka hanya bisa menggunakan Wi-Fi (Wi-Fi Only). Oleh karena itu, jurnalisme teknologi menyarankan agar konsumen memastikan unit yang dibeli adalah unit yang IMEI-nya telah terdaftar secara permanen di database Kemenperin atau Bea Cukai untuk menghindari pemblokiran jaringan yang semakin ketat di tahun 2026 ini.
Mengapa Sony Xperia 10 VIII Tetap Dicari?
Walaupun ketersediaannya “abu-abu”, pencarian terhadap perangkat ini tidak pernah surut. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor kunci yang membuat Xperia 10 III tetap relevan sebagai perangkat sekunder atau koleksi:
- Form Factor Kompak: Di tahun 2026, hampir semua ponsel kelas menengah memiliki layar raksasa. Desain ramping 21:9 milik Sony tetap menjadi idola bagi pengguna bertangan kecil.
- Ketahanan Air IP68: Fitur ini masih jarang ditemukan pada ponsel harga 1-2 jutaan terbaru, menjadikan Sony pilihan tangguh.
- Kualitas Audio: Kehadiran jack audio 3.5mm dan fitur DSEE Ultimate tetap menjadi daya tarik bagi kaum audiophile.
Catatan Redaksi: Membeli Sony Xperia 10 VIII di Indonesia saat ini membutuhkan ketelitian ekstra. Pastikan Anda bertransaksi dengan penjual bereputasi tinggi yang memberikan jaminan sinyal seumur hidup.
