Dalam kejutan besar di ajang State of Play Februari 2026, Konami merilis game Rev Noir RPG di PS5 sebagai IP orisinal terbaru mereka. Bekerja sama dengan pengembang ILCA, Konami menghadirkan sebuah J-RPG ambisius yang memadukan estetika noir klasik dengan narasi fantasi gelap yang mendalam. Pengumuman ini menandai kembalinya sang raksasa Jepang ke akar naratif RPG yang telah lama dinantikan para penggemar global.
Rev Noir (atau secara resmi ditulis Rev. NOiR) menempatkan pemain di sebuah dunia yang tengah sekarat akibat fenomena supernatural mematikan yang disebut sebagai “Lightfall”. Dalam gim ini, cahaya bukanlah simbol harapan, melainkan ancaman global yang membunuh siapa pun yang menyentuhnya. Narasi berpusat pada seorang pemuda pengidap amnesia yang bertemu dengan seorang gadis misterius dalam perjalanan mereka untuk mengungkap “Mandat Langit” dan menghentikan kehancuran dunia.
Sebagai jurnalis yang terbiasa membedah film-film hard-boiled detektif, saya melihat Rev Noir bukan sekadar gim, melainkan sebuah pernyataan artistik. Penggunaan judul “Noir” di tengah tema “Lightfall” menciptakan kontradiksi semantik yang menarik. Secara visual, gim ini memanfaatkan kemampuan Ray Tracing pada PlayStation 5 untuk menciptakan kontras tajam antara bayangan yang pekat dan cahaya yang mengancam—sebuah teknik chiaroscuro digital yang membawa atmosfer film-film neo-noir ke dalam format interaktif.
Sutradara gim ini tampaknya sangat mementingkan aspek sinematografi. Trailer perdana menunjukkan transisi mulus antara adegan potongan (cutscenes) dan eksplorasi lingkungan yang penuh detail. Fokus pada tema nasib melawan kehendak manusia memberikan kedalaman filosofis yang jarang ditemukan dalam J-RPG arus utama belakangan ini.
Keterlibatan ILCA—yang sebelumnya sukses mengerjakan One Piece Odyssey dan proyek Pokémon—memberikan jaminan teknis bahwa sistem RPG dalam Rev Noir akan memiliki kedalaman mekanik yang solid. Bagi Konami, proyek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kembali portofolio gim naratif mereka setelah sukses dengan remake beberapa judul legendaris lainnya.
Para kritikus melihat ini sebagai upaya Konami untuk merebut kembali takhta yang dulu mereka duduki lewat seri Suikoden. Meski detail gameplay berbasis giliran (turn-based) atau aksi belum dibedah sepenuhnya, fokus pada pembangunan dunia (world-building) yang unik telah berhasil memicu diskusi luas di media sosial.
Saat ini, Game Rev Noir RPG di PS5 telah masuk dalam daftar wishlist di PlayStation Store. Meskipun Konami belum mengumumkan tanggal rilis resmi secara spesifik, optimisme industri cukup tinggi mengingat gim ini dikembangkan secara eksklusif untuk platform generasi terbaru Sony, yang berarti tidak akan terhambat oleh keterbatasan teknis konsol generasi lama.
Dengan narasi yang berani dan visual yang mencekam, Rev Noir berpotensi menjadi salah satu judul paling berpengaruh di tahun 2026. Bagi para kolektor dan penikmat cerita dewasa, gim ini adalah pengingat bahwa di tangan yang tepat, video gim bisa menjadi medium bercerita yang setara dengan mahakarya sinema.
